Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Salah Pilih Susah Pulih

Salah Pilih Susah Pulih

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Ketika saya menulis ini setelah menggunakan hak pilih yang katanya untuk kemajuan Indonesia ke depan. Mulai dari Presiden DPD, DPR RI, Jateng dan Kabupaten saya telah menggunakan hak secara benar sesuai dengan ketentuan dari Bawaslu dan KPU. Sepulang dari kegiatan tersebut dan jali kelingking saya terkena tinta. Saya mencari ide dengan scrol sana sini baik Twitter Facebook dan Instragram untuk mencari tema dan judul yang tepat untuk menulis parodi hari ini.

Setelah berselancar kesana kemari, pada akhirnya saya menemukan sebuah postingan yang ada di akun Greenpeace yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat dan menyebutnya Greenpeace hadir karena ada karena bumi yang rapuh ini layak mendapatkan suara. Itu butuh solusi. Itu butuh perubahan. Itu butuh aksi. Dan saya mengambil salah satu postingan tulisan yaitu Salah Pilih Susah Pulih dan kalimat tersebut saya pergunakan untuk judul utama dalam parodi kali ini.

Sejujurnya, kalimat tersebut tentu akan berbeda cara penafsiran. Bagi siapa saja yang membacanya. Karena yang dimaksud dan dituju Geenpeace dengan saya pun berbeda. Maka dari itu, saya hanya mengurai tentang pemahaman saya perihal Salah Pilih Susah Pulih. Pada dasarnya setiap pilihan tentu akan mempunyai dampak positif dan negatifnya; Yin dan Yang. Akan tetapi, pada pemilihan tahun 2024 berbeda dan sangat berbeda sekali. Karena apa? sebab saya dan teman saya, masyarakat sekeliling saya suaranya hanya di pungut saja, sedangkan kedepannya suaranya tak di dengar.

“Habis manis sepah di daur ulang”

Begitulah teman saya sering mengatakan. Meskipun di pungut suaranya; tentu tak sedikit yang salah. Ada yang masyarakat hak suaranya diberikan pada setiap orang yang memberikan Paperline dan Merpati.

“Saya dikasih lima Paperline ya nantinya saya coblos lima”

Saya mendengar celoteh tersebut ketika sedang mengantri menunggu panggilan. Dari kejadian tersebut, ternyata banyak yang lupa apabila masyarakat kita itu minim membaca dengan tuntas. Seperti halnya kemarin ketika saya berstatus di Whatsapp tentang musibah banjir, banyak yang berkomentar bertanya; tanpa sabar menunggu status selanjutnya. Dari kejadian tersebut saya mengambil sebuah kesimpulan apabila kita, saya dan Anda masih suka langsung berkomentar tanpa berfikir sebentar.

Ketika ada kejadian tersebut, tentu yang salah adalah tim bawah yang hanya menyebarkan Paperline dan Merpati tanpa memberikan pendidikan  tepat dan akurat. Sehingga masyarakat yang diberikan pun bisa merima dari siapa saja, calon mana saja. Dan pada akhirnya dipilih semua.

Maka dari itu, tentang Salah Pilih Susah Pulih benar adanya; yang susah pulihnya adalah bagi calon calon legislatif yang sudah tebar gambar dan bagi bagi Paperline dan Merpati dengan harapan untuk memilih dirinya malahan salah sehingga untuk kembali pulih pun rada susah.

“Mas…kok sepertinya tulisan kali ini kok rada njlimet dan loncat loncat kesana kemari?”

Ya begitulah mas

Seperti pemilu?

xiiixiiiiixiiix

 

 

 

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Javas rabni

    Sekolah; Membosankan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saban malam tiap habis maghrib, rumah saya selalu didatangi anak-anak kecil yang ingin belajar bersama. Awalnya cuma satu anak. Tetapi semakin kesini, ia telah beranak pinak menjadi empat orang anak. Mereka semua saat ini tengah menginjak bangku kelas lima. Beragam mata pelajaran mereka tanyakan kepada saya. Rasanya hampir semua. Namun saya […]

  • MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala […]

  • Misteri Sumur Tua

    Misteri Sumur Tua

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

      Sumur  adalah cerita pendek karya Eka Kurniawan yang mendapatkan nomine Man Booker International Priza pada tahun 2016 dan peraih Prince claus laureate pada tahun 2018. Cerita pendek ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris di antologi Tales of Two Planetsdengan judul “The Well”, diterbitkan oleh Penguin Books pada tahun 2020. Buku ini menceritakan tentang […]

  • ASWAJA FEST 2025: Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah MTs/SMP LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung Sukses Digelar

    ASWAJA FEST 2025: Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah MTs/SMP LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung Sukses Digelar

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

      Temanggung – MTs Integrasi Al Hudlori Kebonsari Temanggung menjadi tuan rumah Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah tingkat MTs dan SMP di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan semangat keagamaan serta melestarikan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah di kalangan pelajar. Acara berlangsung pada Kamis, 19 Juni […]

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

expand_less