Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Rencana Allah Selalu Indah

Rencana Allah Selalu Indah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini.
Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh Tuhan, saat itu pula di tuliskannya sebuah garis jalan kehidupan, demikian pula dalam hal berpasangan hidup. Dalam perkembangan zaman yang serba canggih (modern) ini tanpa harus bertemu langsung antara laki-laki dengan perempuan. Bermacam-macam caralah untuk hal saling kenal-mengenal bisa lewat medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM dan lainnya.
Di dalam diri manusia kalau sudah ada ketertarikan rasa antara laki-laki dengan perempuan (suka sama suka), maka langkah yang akan diambil selanjutnya adalah bagaimana cara memiliki si Doi seutuhnya. Mereka berdua dalam segi lahir-batin sudah cocok untuk berpasangan dalam ikatan rumah tangga, tetapi dalam posisi hal lain sebelum menjalani semua itu harus ada sosok namanya orang tua untuk memberikan restu terhadap keduanya.
Dalam benak antara laki-laki dengan perempuan dilihat dan dirasa sudah cocok dalam hatinya berkata pasti direstui. Itu kalau direstui kalau sebaliknya? Bagaimana perasaan mereka yang sudah mengidam-idamkan sudah mengimpikannya jauh-jauh hari sesuatu ikatan halal dan sah.  Hancur, sedih, galau, sakit hati, kecewa, putus asa, itulah rasanya. Tetapi apakah kita semua akan meratapinya setiap waktu, sesuatu yang sudah di rencanakan oleh Allah untuk hambanya.
Selalu ada hikmah di balik peristiwa yg kita jalani. Dan ketika kita dijauhkan dari sesuatu, yang hendaknya terpikir, “Berarti dia bukan yg terbaik buatku.” Selesai. Bersyukurlah dan yakin bahwa Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik sebagai balasan.
Meski begitu, Allah tak melarang umatnya untuk menangis dan bersedih. Rasulullah saja pernah bersedih ketika orang-orang yg beliau cintai dipanggil oleh Allah Swt.
“Perbanyaklah doa. Makin banyak mengetuk, kian mungkin dibuka pintunya.”– Abu Al-Darda
Dalam sebuah karyanya yang bertajuk “Ya Allah Dia Bukan Jodohku” oleh penulis Ahmad Rifa’i  Rif’an ini, mengajak kita semua untuk  selalu mengintropeksi diri dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita semua. Setiap keputusan yang dikehendikanya adalah keputusan yang terbaik untuk kita.
“Salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan dalam hidup adalah ketika engkau takut kehilangan sesuatu, padahal itu bukan milikmu” salah satu deskripsi buku untuk menggugah kita semua yang tertidur pulas (mimpi) dalam hal mencari pasangan hidup.
Di dalam diskripsi buku ini menawarkan solusi kepada kita semua, cara mengobati rasa sakit hati, sedih, gundah, dan kecewa karena tak bisa bersama orang yag sangat kita cintai.  Beberapa tema menarik yang ditawarkan oleh penulis dalam buku ini, di antaranya :
          Ya Allah, Mengapa Engkau Pisahkan Aku dengannya?
          Bersyukur Ketika Mencintai  Tak Bisa Menikahi
          Memaknai Perpisahan
          Untuk itulah Allah Menciptakan Air Mata
          Tak Rugi Meninggalkannya
          Masih Banyak yang Mencintaimu
          Al-Qur’an Penawar Sakit Hati dan lain-lain
Menurut penulis, buku yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’’an ini tak lain untuk menyadarkan kita semua. Buku yang sangat apik, cerita-cerita yang diangkat pun tak terlepas yang terjadi disekitar kehidupan kita, dalam penulisannya pun dipoles dengan kata-kata indah penuh religi yang dapat menyejukkan hati.
Sangat dianjurkan sekali untuk membacanya, baik yang sudah menikah, yang belum memiliki pasangan hidup, dan yang masih di bangku pendidikan sekolahan, maupun perguruan tinggi dan sederajatnya. Karena dalam isi buku ini tak lain untuk menggobati orang-orang yang sakit hati, kecewa, sedih, sampai galau (gelisah antara lanjutan atau udahan). Dalam buku ini juga, pembaca akan diajak untuk memaknai perpisahan serta mengingatkan manusia bahwa masih banyak yang mencintai kita. Semoga bermanfaat []
Judul buku   : Ya Allah Dia Bukan Jodohku
Penulis             : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 153 halaman
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-56-1
Peresensi         : Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Prodi PMI-IPMAFA
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut 10 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2025

    Berikut 10 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2025

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), berikut adalah daftar 10 PTKIN terbaik di Indonesia versi Webometrics edisi Januari 2025. Adapun metode pemeringkatan Webometrics edisi Januari 2025 mencakup hampir 32.000 institusi pendidikan tinggi dari seluruh dunia. Model pemeringkatan ini berdasarkan pada indikator Webometrics dan bibliometrik […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.007
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

      H. Mustain Ahmad, Kakanwil Krmenag Jateng memberikan pembinaan dan monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen PATI – Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pembinaan dan Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen, dengan di dampingi oleh Kepala Kemenag, Kasubag TU dan Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Pati, Selasa (14/12).  Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi […]

  • MWCNU Winong, Arak Mobil Layanan Umat Keliling Kecamatan

    MWCNU Winong, Arak Mobil Layanan Umat Keliling Kecamatan

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

      MLU MWCNU Winong yang diarak keliling kecamatan menggunakan truk towwing WINONG – MWCNU Kecamatan Winong mengarak Mobil Layanan Umat (MLU) keliling kecamatan, Ahad, 24/10/2021. Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Kecamatan Winong Tahun 2021 ini sekaligus untuk melaunching dan memperkenalkan kepada warga NU terkait keberadaan Mobil Layanan Umat yang telah […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: antara Pati, Semarang, Blora, Temanggung, dan Jogja

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Setiap tempat menyimpan enigma, rasa, karsa, budaya, dan juga kata-kata. Terutama saat Ramadan seperti ini. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmat, merupakan salah satu momen yang paling dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Jika mengingat tempat-tempat tertentu saat Ramadan, yang paling saya ingat tentu Pati, Semarang, Blora, Temanggung, dan […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

expand_less