Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Rencana Allah Selalu Indah

Rencana Allah Selalu Indah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini.
Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh Tuhan, saat itu pula di tuliskannya sebuah garis jalan kehidupan, demikian pula dalam hal berpasangan hidup. Dalam perkembangan zaman yang serba canggih (modern) ini tanpa harus bertemu langsung antara laki-laki dengan perempuan. Bermacam-macam caralah untuk hal saling kenal-mengenal bisa lewat medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM dan lainnya.
Di dalam diri manusia kalau sudah ada ketertarikan rasa antara laki-laki dengan perempuan (suka sama suka), maka langkah yang akan diambil selanjutnya adalah bagaimana cara memiliki si Doi seutuhnya. Mereka berdua dalam segi lahir-batin sudah cocok untuk berpasangan dalam ikatan rumah tangga, tetapi dalam posisi hal lain sebelum menjalani semua itu harus ada sosok namanya orang tua untuk memberikan restu terhadap keduanya.
Dalam benak antara laki-laki dengan perempuan dilihat dan dirasa sudah cocok dalam hatinya berkata pasti direstui. Itu kalau direstui kalau sebaliknya? Bagaimana perasaan mereka yang sudah mengidam-idamkan sudah mengimpikannya jauh-jauh hari sesuatu ikatan halal dan sah.  Hancur, sedih, galau, sakit hati, kecewa, putus asa, itulah rasanya. Tetapi apakah kita semua akan meratapinya setiap waktu, sesuatu yang sudah di rencanakan oleh Allah untuk hambanya.
Selalu ada hikmah di balik peristiwa yg kita jalani. Dan ketika kita dijauhkan dari sesuatu, yang hendaknya terpikir, “Berarti dia bukan yg terbaik buatku.” Selesai. Bersyukurlah dan yakin bahwa Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik sebagai balasan.
Meski begitu, Allah tak melarang umatnya untuk menangis dan bersedih. Rasulullah saja pernah bersedih ketika orang-orang yg beliau cintai dipanggil oleh Allah Swt.
“Perbanyaklah doa. Makin banyak mengetuk, kian mungkin dibuka pintunya.”– Abu Al-Darda
Dalam sebuah karyanya yang bertajuk “Ya Allah Dia Bukan Jodohku” oleh penulis Ahmad Rifa’i  Rif’an ini, mengajak kita semua untuk  selalu mengintropeksi diri dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita semua. Setiap keputusan yang dikehendikanya adalah keputusan yang terbaik untuk kita.
“Salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan dalam hidup adalah ketika engkau takut kehilangan sesuatu, padahal itu bukan milikmu” salah satu deskripsi buku untuk menggugah kita semua yang tertidur pulas (mimpi) dalam hal mencari pasangan hidup.
Di dalam diskripsi buku ini menawarkan solusi kepada kita semua, cara mengobati rasa sakit hati, sedih, gundah, dan kecewa karena tak bisa bersama orang yag sangat kita cintai.  Beberapa tema menarik yang ditawarkan oleh penulis dalam buku ini, di antaranya :
          Ya Allah, Mengapa Engkau Pisahkan Aku dengannya?
          Bersyukur Ketika Mencintai  Tak Bisa Menikahi
          Memaknai Perpisahan
          Untuk itulah Allah Menciptakan Air Mata
          Tak Rugi Meninggalkannya
          Masih Banyak yang Mencintaimu
          Al-Qur’an Penawar Sakit Hati dan lain-lain
Menurut penulis, buku yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’’an ini tak lain untuk menyadarkan kita semua. Buku yang sangat apik, cerita-cerita yang diangkat pun tak terlepas yang terjadi disekitar kehidupan kita, dalam penulisannya pun dipoles dengan kata-kata indah penuh religi yang dapat menyejukkan hati.
Sangat dianjurkan sekali untuk membacanya, baik yang sudah menikah, yang belum memiliki pasangan hidup, dan yang masih di bangku pendidikan sekolahan, maupun perguruan tinggi dan sederajatnya. Karena dalam isi buku ini tak lain untuk menggobati orang-orang yang sakit hati, kecewa, sedih, sampai galau (gelisah antara lanjutan atau udahan). Dalam buku ini juga, pembaca akan diajak untuk memaknai perpisahan serta mengingatkan manusia bahwa masih banyak yang mencintai kita. Semoga bermanfaat []
Judul buku   : Ya Allah Dia Bukan Jodohku
Penulis             : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 153 halaman
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-56-1
Peresensi         : Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Prodi PMI-IPMAFA
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • PCNU-PATI

    Luka yang Kau Tinggal Senja Tadi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kembali lagi dengan review wattpad. Tarik nafas dulu..authornya sama seperti Rembulan di Pinggang Bukit, kak Susan. Saya harus peringatkan kalau mau baca karya-karya beliau harus siap mental buat nggak jatuh hati sama tokoh utamanya. Bener deh! Sejak Diary Jingga kalo ga salah, trus Tsani & Athaya, Ranjang yang Ternoda, sampe ini yang juga masih berlanjut […]

  • PCNU-PATI

    Situation Report Kejadian Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pati berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pati SITUATION REPORT KEJADIAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH JAWA TENGAH 30 November 2022 Dilaporkan kejadian Banjir, Angin Kencang dan Longsor di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada 2 Desember 2022 sebagai berikut: 1.   BANJIR KABUPATEN PATI UPDATE PER 2 Desember 2022 PUKUL 10.00 WIB 30 November […]

  • Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    WINONG (1/09/2019). Mengawali kegiatan konferensi MWCNU dan Muslimat NU Kecamatan Winong menyelenggarakan kegiatan Terapi Qur’ani atau Ruqyah Massal bekerja sama dengan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro Cabang Pati pada hari Ahad bertepatan juga dengan Tahun Baru 1441 H, bertempat di Aula MWCNU Kec. Winong. Acara yang baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Winong ini mendapat […]

  • Sempat Vakum, PAC IPNU Kayen Kembali Gelar Rutinan Majelis Sholawat

    Sempat Vakum, PAC IPNU Kayen Kembali Gelar Rutinan Majelis Sholawat

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

      Suasana majelis sholawat yang digagas oleh pelajar NU Kayen setelah sekian lama terhenti KAYEN – PAC IPNU Kecamatan Kayen melalui Departemen Olahraga Seni dan Budaya (OSB) kembali menggelar rutinan majelis sholawat di Gedung MWC NU Kayen, Selasa (5/10/2021). Setelah beberapa bulan vakum, karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pati. Kegiatan […]

  • PCNU- PATI Photo by flutie8211

    Me (Manfaat) kan

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Tahun telah berganti, akan tetapi banjir tetap tak terganti. Di setiap tahunnya di penghujung tahun atau pun awal tahun; banjir tetap sama, siklus tahunan yang menjadi sirkus hiburan. Sebuah ironi  memilukan. Para relawan yang tak pernah lelah, para penyaji makanan di setiap dapur umum tak mempunyai kepenting apa-apa. Mereka bergerak […]

expand_less