Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Rencana Allah Selalu Indah

Rencana Allah Selalu Indah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini.
Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh Tuhan, saat itu pula di tuliskannya sebuah garis jalan kehidupan, demikian pula dalam hal berpasangan hidup. Dalam perkembangan zaman yang serba canggih (modern) ini tanpa harus bertemu langsung antara laki-laki dengan perempuan. Bermacam-macam caralah untuk hal saling kenal-mengenal bisa lewat medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM dan lainnya.
Di dalam diri manusia kalau sudah ada ketertarikan rasa antara laki-laki dengan perempuan (suka sama suka), maka langkah yang akan diambil selanjutnya adalah bagaimana cara memiliki si Doi seutuhnya. Mereka berdua dalam segi lahir-batin sudah cocok untuk berpasangan dalam ikatan rumah tangga, tetapi dalam posisi hal lain sebelum menjalani semua itu harus ada sosok namanya orang tua untuk memberikan restu terhadap keduanya.
Dalam benak antara laki-laki dengan perempuan dilihat dan dirasa sudah cocok dalam hatinya berkata pasti direstui. Itu kalau direstui kalau sebaliknya? Bagaimana perasaan mereka yang sudah mengidam-idamkan sudah mengimpikannya jauh-jauh hari sesuatu ikatan halal dan sah.  Hancur, sedih, galau, sakit hati, kecewa, putus asa, itulah rasanya. Tetapi apakah kita semua akan meratapinya setiap waktu, sesuatu yang sudah di rencanakan oleh Allah untuk hambanya.
Selalu ada hikmah di balik peristiwa yg kita jalani. Dan ketika kita dijauhkan dari sesuatu, yang hendaknya terpikir, “Berarti dia bukan yg terbaik buatku.” Selesai. Bersyukurlah dan yakin bahwa Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik sebagai balasan.
Meski begitu, Allah tak melarang umatnya untuk menangis dan bersedih. Rasulullah saja pernah bersedih ketika orang-orang yg beliau cintai dipanggil oleh Allah Swt.
“Perbanyaklah doa. Makin banyak mengetuk, kian mungkin dibuka pintunya.”– Abu Al-Darda
Dalam sebuah karyanya yang bertajuk “Ya Allah Dia Bukan Jodohku” oleh penulis Ahmad Rifa’i  Rif’an ini, mengajak kita semua untuk  selalu mengintropeksi diri dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita semua. Setiap keputusan yang dikehendikanya adalah keputusan yang terbaik untuk kita.
“Salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan dalam hidup adalah ketika engkau takut kehilangan sesuatu, padahal itu bukan milikmu” salah satu deskripsi buku untuk menggugah kita semua yang tertidur pulas (mimpi) dalam hal mencari pasangan hidup.
Di dalam diskripsi buku ini menawarkan solusi kepada kita semua, cara mengobati rasa sakit hati, sedih, gundah, dan kecewa karena tak bisa bersama orang yag sangat kita cintai.  Beberapa tema menarik yang ditawarkan oleh penulis dalam buku ini, di antaranya :
          Ya Allah, Mengapa Engkau Pisahkan Aku dengannya?
          Bersyukur Ketika Mencintai  Tak Bisa Menikahi
          Memaknai Perpisahan
          Untuk itulah Allah Menciptakan Air Mata
          Tak Rugi Meninggalkannya
          Masih Banyak yang Mencintaimu
          Al-Qur’an Penawar Sakit Hati dan lain-lain
Menurut penulis, buku yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’’an ini tak lain untuk menyadarkan kita semua. Buku yang sangat apik, cerita-cerita yang diangkat pun tak terlepas yang terjadi disekitar kehidupan kita, dalam penulisannya pun dipoles dengan kata-kata indah penuh religi yang dapat menyejukkan hati.
Sangat dianjurkan sekali untuk membacanya, baik yang sudah menikah, yang belum memiliki pasangan hidup, dan yang masih di bangku pendidikan sekolahan, maupun perguruan tinggi dan sederajatnya. Karena dalam isi buku ini tak lain untuk menggobati orang-orang yang sakit hati, kecewa, sedih, sampai galau (gelisah antara lanjutan atau udahan). Dalam buku ini juga, pembaca akan diajak untuk memaknai perpisahan serta mengingatkan manusia bahwa masih banyak yang mencintai kita. Semoga bermanfaat []
Judul buku   : Ya Allah Dia Bukan Jodohku
Penulis             : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 153 halaman
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-56-1
Peresensi         : Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Prodi PMI-IPMAFA
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Ayo Berdonasi Lewat LAZISNU Pati

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pati- NU Care Lazisnu Pati terhitung mulai hari ini Kamis (14/7) melakukan penggalangan donasi untuk para korban banjir yang ada di beberapa wilayah kabupaten Pati. Intensitas hujan yang begitu deras membuat beberapa wilayah di kabupaten Pati terendam banjir. Banyak kerugian materiil maupun non materiil akibat banjir ini. Akses jalan tertutup dan bahkan ada beberapa rumah […]

  • Photo by Boglárka Salamon

    Dampingi Anak-Anak

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Satu bulan belakangan ini banyak sekali berita tentang anak-anak yang mengalami kejadian buruk. Melansir banyak berita mengabarkan bahwa seorang siswa salah satu Madrasah Aliyah kota Demak membacok gurunya. Sedangkan di Kabupaten Cilacap dua orang siswa SMP menjadi tersangka kasus penganiayaan kepada sesama temannya sendiri yang sempat viral di jagat maya. Dan […]

  • PKD PMII, Mabincab : Selalu Bergerak!

    PKD PMII, Mabincab : Selalu Bergerak!

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Drs. H. Ahmad Farid, M.Ag saat memberikan sambutan secara virtual atas nama Mabincab PC PMII Pati dalam acara Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Launching Kepengurusan PC PMII Pati Masa Khidmat 2021-2022 pada hari Kamis (22/07). PATI-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Pati melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Launching Kepengurusan PC PMII Pati […]

  • Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Salah satu sesi pelatihan Public Speaking yang diadakan oleh Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Kadilangu, Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Kadilangu menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking di Aula Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum pada Jum’at (17/12). Kegiatan dimulai pada pukul 18.30 WIB.  Setidaknya ada 18 peserta dari anggota IPNU IPPNU Desa Kadilangu yang mengikuti agenda ini. […]

  • MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala. Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9) Menyikapi hal ini, banyak organisasi […]

  • Cerita Aku dan Kau

    Cerita Aku dan Kau

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

      27 Juli 2011 Wisudawan berkumpul dan berbaris memasuki sidang senat terbuka. Hari itu dia kan menyandang gelar sarjana S1 nya. Genap 8 semester dia tempuh pendidikan. Dan aku tak bisa berbuat apa – apa melihatnya akan pergi. Seperti semuanya yang memiliki keinginan dan kemauan. Mencari yang terbaik untuk masa depan dirinya. Entah mengapa egoku […]

expand_less