Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Rencana Allah Selalu Indah

Rencana Allah Selalu Indah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini.
Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh Tuhan, saat itu pula di tuliskannya sebuah garis jalan kehidupan, demikian pula dalam hal berpasangan hidup. Dalam perkembangan zaman yang serba canggih (modern) ini tanpa harus bertemu langsung antara laki-laki dengan perempuan. Bermacam-macam caralah untuk hal saling kenal-mengenal bisa lewat medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM dan lainnya.
Di dalam diri manusia kalau sudah ada ketertarikan rasa antara laki-laki dengan perempuan (suka sama suka), maka langkah yang akan diambil selanjutnya adalah bagaimana cara memiliki si Doi seutuhnya. Mereka berdua dalam segi lahir-batin sudah cocok untuk berpasangan dalam ikatan rumah tangga, tetapi dalam posisi hal lain sebelum menjalani semua itu harus ada sosok namanya orang tua untuk memberikan restu terhadap keduanya.
Dalam benak antara laki-laki dengan perempuan dilihat dan dirasa sudah cocok dalam hatinya berkata pasti direstui. Itu kalau direstui kalau sebaliknya? Bagaimana perasaan mereka yang sudah mengidam-idamkan sudah mengimpikannya jauh-jauh hari sesuatu ikatan halal dan sah.  Hancur, sedih, galau, sakit hati, kecewa, putus asa, itulah rasanya. Tetapi apakah kita semua akan meratapinya setiap waktu, sesuatu yang sudah di rencanakan oleh Allah untuk hambanya.
Selalu ada hikmah di balik peristiwa yg kita jalani. Dan ketika kita dijauhkan dari sesuatu, yang hendaknya terpikir, “Berarti dia bukan yg terbaik buatku.” Selesai. Bersyukurlah dan yakin bahwa Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik sebagai balasan.
Meski begitu, Allah tak melarang umatnya untuk menangis dan bersedih. Rasulullah saja pernah bersedih ketika orang-orang yg beliau cintai dipanggil oleh Allah Swt.
“Perbanyaklah doa. Makin banyak mengetuk, kian mungkin dibuka pintunya.”– Abu Al-Darda
Dalam sebuah karyanya yang bertajuk “Ya Allah Dia Bukan Jodohku” oleh penulis Ahmad Rifa’i  Rif’an ini, mengajak kita semua untuk  selalu mengintropeksi diri dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita semua. Setiap keputusan yang dikehendikanya adalah keputusan yang terbaik untuk kita.
“Salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan dalam hidup adalah ketika engkau takut kehilangan sesuatu, padahal itu bukan milikmu” salah satu deskripsi buku untuk menggugah kita semua yang tertidur pulas (mimpi) dalam hal mencari pasangan hidup.
Di dalam diskripsi buku ini menawarkan solusi kepada kita semua, cara mengobati rasa sakit hati, sedih, gundah, dan kecewa karena tak bisa bersama orang yag sangat kita cintai.  Beberapa tema menarik yang ditawarkan oleh penulis dalam buku ini, di antaranya :
          Ya Allah, Mengapa Engkau Pisahkan Aku dengannya?
          Bersyukur Ketika Mencintai  Tak Bisa Menikahi
          Memaknai Perpisahan
          Untuk itulah Allah Menciptakan Air Mata
          Tak Rugi Meninggalkannya
          Masih Banyak yang Mencintaimu
          Al-Qur’an Penawar Sakit Hati dan lain-lain
Menurut penulis, buku yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’’an ini tak lain untuk menyadarkan kita semua. Buku yang sangat apik, cerita-cerita yang diangkat pun tak terlepas yang terjadi disekitar kehidupan kita, dalam penulisannya pun dipoles dengan kata-kata indah penuh religi yang dapat menyejukkan hati.
Sangat dianjurkan sekali untuk membacanya, baik yang sudah menikah, yang belum memiliki pasangan hidup, dan yang masih di bangku pendidikan sekolahan, maupun perguruan tinggi dan sederajatnya. Karena dalam isi buku ini tak lain untuk menggobati orang-orang yang sakit hati, kecewa, sedih, sampai galau (gelisah antara lanjutan atau udahan). Dalam buku ini juga, pembaca akan diajak untuk memaknai perpisahan serta mengingatkan manusia bahwa masih banyak yang mencintai kita. Semoga bermanfaat []
Judul buku   : Ya Allah Dia Bukan Jodohku
Penulis             : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 153 halaman
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-56-1
Peresensi         : Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Prodi PMI-IPMAFA
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantrean Al Roudloh menyelenggarkan kajian ilmiah, yang mana kegiatan tersebut di adakan dalam satu tahun tiga kali. Pada kesempatan ini mendatangkan KH. Taufiq Ismail, Penulis buku Amsilati dan Pengasuh Pon Pes Darul Falah Bangsri Jepara. Kegiatan tersebut di pusatkan di gedung serbaguna Margoyoso, 10/12 kemarin. “Mejaga lisan sangat harus dilakukan oleh […]

  • Zarkasi, Yayasan RF Gunakan 30 Bus

    Zarkasi, Yayasan RF Gunakan 30 Bus

    • calendar_month Kam, 12 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    GEMBONG-Yayasan Raudlatul Falah (RF) Bermi, Gembong yang diasuh oleh KH. Ahmad Djaelani Al Hafidz melakukan tour DKI-Jabar. Pemberangkatan dilaksanakan Rabu (11/12) kemarin dan diperkirakan akan tiba di Bermi Jumat (13/12) esok. Sedikitnya, 1462 santri mengikuti acara ini. Jumlah tersebut masih ditambah dengan pendidik serta dewan pengurus Yayasan Raudlatul Falah. Tour bertajuk Zarkasi (Ziarah dan Rekreasi) […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

  • LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Mahasiswa (Terma), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati, meluncurkan majalah edisi ke-7 yang membahas tentang kekerasan seksual. Peluncuran Majalah Terma ini digelar bersamaan dengan seminar antikekerasan seksual yang berlangsung di Gedung A STAI Pati, Minggu (29/12/24). Turut hadir dalam acara tersebut, Waka II STAI Pati, Abd Aziz, Pembina […]

  • PCNU-PATI

    Situation Report Kejadian Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pati berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pati SITUATION REPORT KEJADIAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH JAWA TENGAH 30 November 2022 Dilaporkan kejadian Banjir, Angin Kencang dan Longsor di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada 2 Desember 2022 sebagai berikut: 1.   BANJIR KABUPATEN PATI UPDATE PER 2 Desember 2022 PUKUL 10.00 WIB 30 November […]

  • Puasa Sunnah yang Sebaiknya Dikerjakan di Bulan Muharram

    Puasa Sunnah yang Sebaiknya Dikerjakan di Bulan Muharram

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Bulan Muharram menjadi bulan yang penuh keutamaan yang salah satunya adalah ibadah puasa sunnah. Bahkan di bulan Muharram ini terdapat beberapa amalan puasa sunnah yang dapat dikerjakan. Hal ini wajar, mengingat bulan Muharram merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT sehingga disebut sebagai syahrullah (bulan Allah). Keutamaan melaksanakan puasa sunnah pada bulan Muharram didasarkan pada hadits […]

expand_less