Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id – Ratusan kepala sekolah dan madrasah di Kabupaten Pati berkumpul dalam kegiatan rembug pendidikan dan penyerapan aspirasi di Aula Hotel Gitrary Pati, Jumat (16/11/2023) siang. Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Muh Zen.
Pada kesempatan itu, Muh Zen mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meminta kepada pemerintah agar menjadikan 20 persen dari APBN sesuai amanat UU 45 untuk kependidikan, bukan fungsi kependidikan. Menurut dia, jika itu untuk fungsi kependidikan, maka kementerian lainnya akan ikut mengambil.
“Seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Karena yang mengurusi sekolah dasar, menengah  sampai tinggi di dua institusi ini,” kata dia.
Ia menyebut, persoalan pendidikan saat ini adalah belum tercapainya delapan standar pendidikan. Yakni mulai dari standar sarana dan prasarana yang saat ini masih banyak kerusakan.
“60 persen banyak yang rusak. Dari ringan hingga berat. Ketika kita bicara tentang ketuntasan belajar itu kan harus didukung dengan sarpras yang representatif,” ujar dia.
Selain hal tersebut, lanjut Muh Zen, masih terdapat dikotomi terkait tenaga pendidik di sekolah negeri dan swasta. Ia menilai, tenaga pendidik di sekolah negeri saat ini dipusingkan dengan operasional pendidikan yang naik, namun anggaran BOS masih stagnan. Padahal, dengan anggaran tersebut, bisa untuk menunjang operasional pendidikan tanpa mengambil pungutan.
“Tidak dibolehkan memungut, tapi dituntut untuk prestasi dan seterusnya. Sedangkan untuk sekolah swasta lebih ironis, karena tidak ada BOS yang seharusnya mampu sedikit membantu operasional sekolah. Akhirnya terpaksa memungut dari masyarakat, itu pun bagi sekolah swasta yang mampu sedangkan yang tidak mampu, ya sudah berarti hanya sebatas itu kemampuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” ucap dia.
Sedangkan berkaitan dengan kesejahteraan guru, ia menjelaskan jika di Jawa Tengah ini masih banyak guru yang bulum bersertifikasi. Dari total 130 ribu guru madrasah, baru 49 persen yang bersertifikasi.
“Ini kewajiban pemerintah, seharusnya sudah selesai tapi ini belum. Komitmen (pemerintah) harus hadir dengan anggaran. Rp600 Triliun-an untuk pendidikan. Saya yakin bila hal itu bisa, guru-guru tidak ada lagi yang tidak sejahtera. Tidak ada gaji guru Rp300-400 ribu, itu sama dengan seminggu tukang parkir. Kalau mereka baikot tak mengajar, hancur bangsa ini,” ungkap Muh Zen.
Sementara, Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Banin Kecamatan Winong Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim mengatakan, sejauh ini lembaga pendidikan yang paling banyak memberikan kontribusi untuk Kabupaten Pati adalah dari sekolah swasta. Dengan itu, dirinya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah.
“Kalau kita hitung dari data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati maupun dari pemerintah daerah, 64 persen lembaga pendidikan di Pati adalah swasta. Maka saya kira hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah khususnya di bidang pendampingan anggaran, tenaga pendidikan untuk peningkatan SDM serta peningkatan kualitas SDM secara umum di Kabupaten Pati,” kata pria yang juga selaku Ketua PCNU Pati ini. (Angga/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Pati Antar FKUB Raih Peringkat III Harmony Award 2025

    FKUB Pati Raih Penganugerahan Harmony Award 2025, PCNU Angkat Topi

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.837
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Harmony Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (28/11) berbuah manis bagi Kabupaten Pati. Pasalnya, pada ajang yang dihelat di Hotel DoubleTree Kemayoran, Jakarta tersebut, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB Pati) berhasil menorehkan salah satu penghargaan. “Alhamdulillah kami masuk nominasi kinerja terbaik ke-tiga,” terang KH. Manhajussidad, Ketua FKUB Kabupaten Pati. […]

  • Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.206
    • 0Komentar

    PATI – Upaya mengawal keadilan bagi korban kembali ditegaskan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pati. Bersama sejumlah badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama lainnya, Fatayat melakukan kunjungan ke Kepolisian Resor (Polres) Pati pada Senin (4/5/2026). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris PC Fatayat NU Pati, serta Ketua LKP3A (Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan, dan […]

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.480
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      PCNUPati, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati tidak mau para petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu kembali menjadi korban aksi premanisme. Mereka pun ikut mengawal kasus sengketa lahan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan keluhan dan aspirasi dari petani Pundenrejo Pati usai aksi premanisme terjadi yang […]

  • spda-jpg-2

    Bagaimana Hukum Penarikan Sepeda Motor ?

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

        Jawaban :Jika aqad bai`nya (jual belinya) dianggap sah, maka syarat-syarat yang telah disepakati kedua belah fihak, menurut Imam Taqiyaddin Assubki, wajib untuk memenuhinya. Sehingga penarikan sepeda motor hukumnya adalah boleh. Dan Jika aqad bai`nya dianggap tidak sah, maka syarat-syarat yang telah disepakati kedua belah fihakpun dianggap fasid (tidak sah).Sehingga penarikan sepeda motor tersebut, […]

expand_less