Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
Proses pengulitan oleh pengurus dan santri PSAA Darul Hadlanah

MARGOYOSO-Senyum lebar mekar di bibir anak-anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso, Pati. Pasalnya Selasa (20/7) pihak pengasuh menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. 

Binatang qurban tersebut merupakan sumbangan dari beberapa donatur. R. Andi Irawan, pengasuh PSAA menyebutkan bahwa pihaknya memang menerima sumbangan hewan qurban untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sertna anak-anak panti. 
Menurutnya, pelaksanaan qurban di panti asuhan ini bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan tujuan utama yang hendak dicapainya dalam menjalankan kegiatan ini.
“Ada dua dimensi di sini, (yaitu) dimensi sosial dan spiritual,” tuturnya. 
Pada dimensi sosial, lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif NU Jateng ini, dimensi spiritual yang ia tegaskan di awal adalah untuk melatih keikhlasan hati dalam beribadah kepada Allah. 
“Anak-anak memperhatikan, orang rela mengeluarkan uang berjuta-juta, membeli binatang qurba, semua demi apa? Demi mengabdi kepada Allah,” jelasnya. 
Andi memaparkan bahwa untuk menjalankan aktifitas mengabdi kepada Allah, seorang hamba harus mau merelakan apa yang mereka sayangi. Harta, jabatan dan hal-hal dunia lain. 
“Itu yang ingin kami tancapkan di hati anak-anak,” lanjut dia.
Selain itu, nilai-nilai sosial juga menjadi tujuan kedua setelah nilai spiritual. Andi menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan binatang qurban banyak ditemukan aspek-aspek sosial yang sangat bermanfaat bagi anakan-anak. 
Menurutnya, dalam hal ini, setidaknya ada tiga kerangka sosial yang hendak ia tanamkan. Yaitu nilai kerja sama, saling berbagi dan berlatih bermasyarakat. 
“Setelah disembelih, itu kan memerlukan kerja sama. Proses menguliti, memotong-motong daging, membaginya itu melatih kerjasama,” papar Andi. 
Seluruh proses yang disebutkan tersebut, dilaksanakan oleh para santri PSAA Darul Hadlanah. Para pebgasuh hanya mengarahkan saja. 
Kerangka sosial kedua, lanjut Andi, dalam pelaksanaan qurban ini adalah nilai saling berbagi. Setelah binatang qurban dimasukkan ke dalam plastik-plastik kecil, lalu anak-anak diminta untuk membagikan daging tersebut. 
Pada tahap ini, andi menuturkan bahwa anak-anak melakukan dua hal sekaligus, yaitu semangat berbagi dan belajar bermasyarakat.
Sementara itu, Sholikul, salah satu santri PPSA Darul Hadlanah mengatakan vahwa dia b
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Shalat Istisqo’

    Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Shalat Istisqo’

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    GEMBONG-Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Indonesia membuat banyak elemen masyarakat prihatin. Keprihatinan ini karena banyak daerah yang mengalami kesulitan air bahkan hingga ke level kekeringan. Belum lagi kasus kebakaran hutan yang sangat membutuhkan air hujan untuk memadamkannya. Ratusan orang yang terdiri peserta didik, guru, karyawan dan pengurus Yayasan Al Ma’arif Gembong melakukan shalat Istisqo’ […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa: Pasword Menuju Allah

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.947
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Kita pastinya punya banyak password alias kata sandi untuk mengakses sistem tertentu. Dari kata sandi gawai, email, akun medsos (Facebook, Instagram, Tiktok), laptop, m-bangking, dan segala teknologi digital yang Anda punya. Nah, apakah hanya kata kunci di dunia? Ya ora to!   Untuk mengakses sistem Allah Swt, kita juga butuh […]

  • Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif.  JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan […]

  • PCNU - PATI

    KH. Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Buku ini menyajikan informasi tentang pemikiran dan perjuangan Kyai Haji Hasyim Asy’ari, termasuk informasi yang selama ini hanya diketahui dan dipahami oleh kalangan santri. Diharapkan pengabdian Kyai Haji Hasyim Asy’ari untuk negeri itu dapat dijadikan teladan dan menginspirasi generasi muda kita untuk lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

      KH. Ahmad Yazid, Syuriyah MWC NU Margorejo memberikan wejangan kepada para kader Ansor dalam pembukaan Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Margorejo MARGOREJO – PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati melaksanakan konferensi pada Minggu (12/12) malam. Pelaksanaan hajat dua tahunan ini diadakan di MI Terpadu Al Madani Margorejo.  M. Burhan, ketua sebelumnya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

expand_less