Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
  • visibility 389
  • comment 0 komentar
Proses pengulitan oleh pengurus dan santri PSAA Darul Hadlanah

MARGOYOSO-Senyum lebar mekar di bibir anak-anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso, Pati. Pasalnya Selasa (20/7) pihak pengasuh menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. 

Binatang qurban tersebut merupakan sumbangan dari beberapa donatur. R. Andi Irawan, pengasuh PSAA menyebutkan bahwa pihaknya memang menerima sumbangan hewan qurban untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sertna anak-anak panti. 
Menurutnya, pelaksanaan qurban di panti asuhan ini bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan tujuan utama yang hendak dicapainya dalam menjalankan kegiatan ini.
“Ada dua dimensi di sini, (yaitu) dimensi sosial dan spiritual,” tuturnya. 
Pada dimensi sosial, lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif NU Jateng ini, dimensi spiritual yang ia tegaskan di awal adalah untuk melatih keikhlasan hati dalam beribadah kepada Allah. 
“Anak-anak memperhatikan, orang rela mengeluarkan uang berjuta-juta, membeli binatang qurba, semua demi apa? Demi mengabdi kepada Allah,” jelasnya. 
Andi memaparkan bahwa untuk menjalankan aktifitas mengabdi kepada Allah, seorang hamba harus mau merelakan apa yang mereka sayangi. Harta, jabatan dan hal-hal dunia lain. 
“Itu yang ingin kami tancapkan di hati anak-anak,” lanjut dia.
Selain itu, nilai-nilai sosial juga menjadi tujuan kedua setelah nilai spiritual. Andi menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan binatang qurban banyak ditemukan aspek-aspek sosial yang sangat bermanfaat bagi anakan-anak. 
Menurutnya, dalam hal ini, setidaknya ada tiga kerangka sosial yang hendak ia tanamkan. Yaitu nilai kerja sama, saling berbagi dan berlatih bermasyarakat. 
“Setelah disembelih, itu kan memerlukan kerja sama. Proses menguliti, memotong-motong daging, membaginya itu melatih kerjasama,” papar Andi. 
Seluruh proses yang disebutkan tersebut, dilaksanakan oleh para santri PSAA Darul Hadlanah. Para pebgasuh hanya mengarahkan saja. 
Kerangka sosial kedua, lanjut Andi, dalam pelaksanaan qurban ini adalah nilai saling berbagi. Setelah binatang qurban dimasukkan ke dalam plastik-plastik kecil, lalu anak-anak diminta untuk membagikan daging tersebut. 
Pada tahap ini, andi menuturkan bahwa anak-anak melakukan dua hal sekaligus, yaitu semangat berbagi dan belajar bermasyarakat.
Sementara itu, Sholikul, salah satu santri PPSA Darul Hadlanah mengatakan vahwa dia b
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Assalamu alaikum Saya Yazid di sukolilo, Mau tanya ustad, tentang masalah kuwalat, semisal saat kita ziaroh ke maqom para wali kita dianjurkan untuk menjaga sikap, kalau tidak maka dikawatirkan kuwalat, sebenarnya apa memang ada istilah kuwalat dalam pandangan agama. Sekian terima kasih. Waalaikum salam Terima kasih atas pertanyaanya Wali adalah sosok mukmin yang ahli taqwa […]

  • PCNU-PATI

    Gelar Musik dan Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Sel, 19 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Senin, 18 Desember 2023,- Gelar musik dan parade baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya karya Nuyang Jaimee, akan berlangsung Selasa, 19 Desember 2023 mulai pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB. Bertempat di Pasar Gembrong Jln.Besuki Rahmat , Prumpung, Cipinang Besar, Jakarta Timur. Road Show Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya akan disemarakkan dengan […]

  • Hadapi Covid 19, Menag : Tingkatkan Kedermawanan Sosial

    Hadapi Covid 19, Menag : Tingkatkan Kedermawanan Sosial

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas JAKARTA-Acara pray from home yang dihelat oleh Kementerian Agama RI Minggu (11/7) berjalan lancar. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut merupakan langkah spiritual untuk mengurangi penyebaran Covid 19. Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama RI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini, belum ada yang mengetahui […]

  • Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Pati; Para Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Pati, ikut serta dalam Istighosah dan Apel Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara pada 15-16 April 2017 di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Apel  tersebut  di ikuti sekitar 10 ribu Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah. Ketua Kordinator Pati, Maskan, mengatakan kader-kader NU di Pati […]

  • PCNU - PATI

    Benturan NU- PKI

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Benturan NU-PKI 1948-1965” langsung ada rasa ketertarikan untuk segera membacanya. Namun pada akhirnya banyak rasa kekecewaan pada buku tersebut. Kekecewaan pertama yang muncul adalah buku tersebut hanya setebal 200-an halaman. Saya sebenarnya mengharapkan isi buku lebih tebal sehingga dapat saya baca lebih lama dari ‘menikmati secangkir kopi’. Bukan tanpa alasan, karena untuk peristiwa serumit itu […]

  • Mencari Hutang untuk Tahlilan

    Mencari Hutang untuk Tahlilan

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sudah menjadi tradisi masyarakat, kalau ada keluarganya yang meninggal dunia, ahli warisnya mengumpulkan orang untuk bersama-sama membaca fatihah, surat ikhlas, tahlil dan lain-lain. Tepat pada satu hari, dua hari dan seterusnya.Dan semua itu tidak terlepas dari biaya, padahal ahli mayyit termasuk orang-orang yang tidak mampu dan mayyit sendiri tidak meninggalkan tirkah (harta peninggalan).   Pertanyaan […]

expand_less