Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
  • visibility 369
  • comment 0 komentar
Proses pengulitan oleh pengurus dan santri PSAA Darul Hadlanah

MARGOYOSO-Senyum lebar mekar di bibir anak-anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso, Pati. Pasalnya Selasa (20/7) pihak pengasuh menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. 

Binatang qurban tersebut merupakan sumbangan dari beberapa donatur. R. Andi Irawan, pengasuh PSAA menyebutkan bahwa pihaknya memang menerima sumbangan hewan qurban untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sertna anak-anak panti. 
Menurutnya, pelaksanaan qurban di panti asuhan ini bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan tujuan utama yang hendak dicapainya dalam menjalankan kegiatan ini.
“Ada dua dimensi di sini, (yaitu) dimensi sosial dan spiritual,” tuturnya. 
Pada dimensi sosial, lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif NU Jateng ini, dimensi spiritual yang ia tegaskan di awal adalah untuk melatih keikhlasan hati dalam beribadah kepada Allah. 
“Anak-anak memperhatikan, orang rela mengeluarkan uang berjuta-juta, membeli binatang qurba, semua demi apa? Demi mengabdi kepada Allah,” jelasnya. 
Andi memaparkan bahwa untuk menjalankan aktifitas mengabdi kepada Allah, seorang hamba harus mau merelakan apa yang mereka sayangi. Harta, jabatan dan hal-hal dunia lain. 
“Itu yang ingin kami tancapkan di hati anak-anak,” lanjut dia.
Selain itu, nilai-nilai sosial juga menjadi tujuan kedua setelah nilai spiritual. Andi menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan binatang qurban banyak ditemukan aspek-aspek sosial yang sangat bermanfaat bagi anakan-anak. 
Menurutnya, dalam hal ini, setidaknya ada tiga kerangka sosial yang hendak ia tanamkan. Yaitu nilai kerja sama, saling berbagi dan berlatih bermasyarakat. 
“Setelah disembelih, itu kan memerlukan kerja sama. Proses menguliti, memotong-motong daging, membaginya itu melatih kerjasama,” papar Andi. 
Seluruh proses yang disebutkan tersebut, dilaksanakan oleh para santri PSAA Darul Hadlanah. Para pebgasuh hanya mengarahkan saja. 
Kerangka sosial kedua, lanjut Andi, dalam pelaksanaan qurban ini adalah nilai saling berbagi. Setelah binatang qurban dimasukkan ke dalam plastik-plastik kecil, lalu anak-anak diminta untuk membagikan daging tersebut. 
Pada tahap ini, andi menuturkan bahwa anak-anak melakukan dua hal sekaligus, yaitu semangat berbagi dan belajar bermasyarakat.
Sementara itu, Sholikul, salah satu santri PPSA Darul Hadlanah mengatakan vahwa dia b
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, apa hukumnya sholatnya orang yang ketika sujud dia tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

  • PCNU-PATI Photo by Kateryna Hliznitsova

    Love Is Stupid Part 6

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin (Aku pamit. Sampai jumpa lagi di pelaminan, Shanaya. Hahaha) Sebuah pesan menyapa Shanaya pagi itu. Ia menatap layar berpendar itu dengan mata memicing. Lalu mengedarkan pandang sebentar ke setiap sudut kamar sambil mengumpulkan kesadaran. Tita sudah tak ada di kamar, mungkin gadis itu sudah duluan melakukan ritual di kamar mandi.  Shanaya […]

  • Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama'ah

    Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama’ah

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI-Gebyar perayaan Satu Abad Nahdlatul Ulama PCNU Pati banjir pengunjung. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Pati Rabu (22/2) malam tersebut dipadati para pecinta Sholawat. Pasalnya, dalam agenda tersebut, dihadiri oleh Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Zulfa Musthofa, Wakil Ketua PBNU. Bahkan, 3000 cup kopi yang dibagikan secara gratis oleh Lazisnu dan LPNU, habis […]

  • PCNU - PATI

    Buku Pintar Aswaja

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Didalam “Buku Pintar Aswaja” ini, Penulis membahas 21 pertanyaan terkait Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWAJA) yang masih banyak dipertanyakan dikalangan umat islam indonesia. Islam yang masuk ke wilayah nusantara adalah islam yang menganut paham Aswaja. Sampai hari ini, paham Aswaja masih bertahan dengan kokoh yang bersikap tengah-tengah di kalangan umat islam tanpa bermaksud menyalahkan paham […]

  • NU 'Wali Nikah' Budaya - Agama. Photo by Agung Raharja on Unsplash.

    NU ‘Wali Nikah’ Budaya – Agama

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Perkawinan adalah langkah membangun beradaban. Mengawinkan dua sijoli yang berbeda genre hingga latar belakang lingkungan akan menghasilkan generasi melalui proses romantisme dalam naungan gerimis malam-malam yang penuh kenikmatan. Semua karena di dasari cinta. Maka, cinta adalah prinsip nomor dua. Sebab, prinsip pertamanya adalah perbedaan. Kita dilarang menikah dengan sesama jenis, meski […]

expand_less