Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
Proses pengulitan oleh pengurus dan santri PSAA Darul Hadlanah

MARGOYOSO-Senyum lebar mekar di bibir anak-anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso, Pati. Pasalnya Selasa (20/7) pihak pengasuh menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. 

Binatang qurban tersebut merupakan sumbangan dari beberapa donatur. R. Andi Irawan, pengasuh PSAA menyebutkan bahwa pihaknya memang menerima sumbangan hewan qurban untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sertna anak-anak panti. 
Menurutnya, pelaksanaan qurban di panti asuhan ini bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan tujuan utama yang hendak dicapainya dalam menjalankan kegiatan ini.
“Ada dua dimensi di sini, (yaitu) dimensi sosial dan spiritual,” tuturnya. 
Pada dimensi sosial, lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif NU Jateng ini, dimensi spiritual yang ia tegaskan di awal adalah untuk melatih keikhlasan hati dalam beribadah kepada Allah. 
“Anak-anak memperhatikan, orang rela mengeluarkan uang berjuta-juta, membeli binatang qurba, semua demi apa? Demi mengabdi kepada Allah,” jelasnya. 
Andi memaparkan bahwa untuk menjalankan aktifitas mengabdi kepada Allah, seorang hamba harus mau merelakan apa yang mereka sayangi. Harta, jabatan dan hal-hal dunia lain. 
“Itu yang ingin kami tancapkan di hati anak-anak,” lanjut dia.
Selain itu, nilai-nilai sosial juga menjadi tujuan kedua setelah nilai spiritual. Andi menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan binatang qurban banyak ditemukan aspek-aspek sosial yang sangat bermanfaat bagi anakan-anak. 
Menurutnya, dalam hal ini, setidaknya ada tiga kerangka sosial yang hendak ia tanamkan. Yaitu nilai kerja sama, saling berbagi dan berlatih bermasyarakat. 
“Setelah disembelih, itu kan memerlukan kerja sama. Proses menguliti, memotong-motong daging, membaginya itu melatih kerjasama,” papar Andi. 
Seluruh proses yang disebutkan tersebut, dilaksanakan oleh para santri PSAA Darul Hadlanah. Para pebgasuh hanya mengarahkan saja. 
Kerangka sosial kedua, lanjut Andi, dalam pelaksanaan qurban ini adalah nilai saling berbagi. Setelah binatang qurban dimasukkan ke dalam plastik-plastik kecil, lalu anak-anak diminta untuk membagikan daging tersebut. 
Pada tahap ini, andi menuturkan bahwa anak-anak melakukan dua hal sekaligus, yaitu semangat berbagi dan belajar bermasyarakat.
Sementara itu, Sholikul, salah satu santri PPSA Darul Hadlanah mengatakan vahwa dia b
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Banjarmasin – Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda berhasil mendapatkan Juara 3 dalam Call for Papers yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu terungkap dalam kegiatan penutupan Call For Papers Seminar Nasional dan Lokakarya, dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Penegakan Hukum […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

  • PCNU Pati Masa Khidmat 2024-2029 Resmi Dilantik

    PCNU Pati Masa Khidmat 2024-2029 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PCNU Pati Masa Khidmat 2024-2029 Resmi Dilantik Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati masa khidmat 2024-2029 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di pendapa kabupaten, Ahad (27/10/2024) pagi. Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan KH. Yusuf Hasyim sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pati, serta KH. Minanurrohman sebagai Rois Syuriyahnya. “Kami memohon doa restu dan dukungan […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah ke-49, MTs Walisongo Gelar Lomba Antar SD/MI Se-Jepara

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke 49 MTs Walisongo Pecangaan Jepara menggelar lomba antar SD/MI se Jepara yang berlangsung di kompleks madrasah pada Kamis (4/1/2024). Kegiatan diikuti 25 SD/MI se Jepara dengan jumlah 150 peserta. Adapun cabang yang dilombakan Tilawah, Tahfidh, Tartil, Badminton, Tenis Meja, Khitabah, Lagu Religi, Poster, Kaligrafi, dan Catur. […]

  • PCNU PATI - Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan.

    Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul […]

  • Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Doa jelang peletakan batu pertama bedah rumah di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu, Minggu (7/6) pagi TAYU-Minggu (7/6) kemarin Lazisnu Pati bersama Baznas melakukan bedah rumah. Dalam pelaksanaanya, dua lembaga amil zakat ini juga menggandeng PC LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama) Cabang Pati. Sebuah rumah yang dibedah merupakan tempat tinggal Sholihin, warga […]

expand_less