Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi Ahmad Amiruddin

Puisi Ahmad Amiruddin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Hijrah Burung

Burung [kutilang] yang dulu hanya ada didesa ini, sempat menjadi makanan pelor-pelor anak desa ini, kini mulai bertelur diperbatasan desa, anak-anak itu tak sadar bahwa burung yang biasa melompat menerobos cahaya melewati carang-carang daun tiba-tiba hilang.

Burung itu merajut sarangnya diantara carang-carang yang belukar, agar kelak anak yang ada dalam telur ini bisa bereksodus dari pekarangan ini ke dunia yang asing, untuk mereka lepaskan kicau-kicau yang liar.

Jepara, 17 Februari 2014

Tanyaku Untuk Burung

Paruh burung yang sempat kunikmati ledakan kicau kala senja dilengan-lengan pohon cemara itu mulai bermigrasi. Mata maupun telingaku mulai kosong dengan lengan-lengan pohon yang mulai kehilangan basahnya.

Kali ini aku mencoba bertanya dengan tupai yang biasa berkeliaran diperut dan kaki pohon ini, menanyakan tentang ledakan kicau burung yang hinggap dilengan pohon itu, namun tupai itu pun tak sempat menjaring tanyaku, karena sibuk mencari perbekalan makan malam untuk keluargannya.

Kucari lagi teman yang sempat tahu kicau burung itu, tenyata kutemui rumput, dia berkata padaku “tak usah lagi kau cari burung itu karena bulu lembutnya kini mulai jatuh, akulah yang menyapu dan mengumpulkannya di pekarangan ini”.

Semarang, April 2014

Jari-Jariku Mengetuk Pintu Rumah

sesekali ingin ku lepaskan jari-jari ini

agar bisa menerbangkan batu-batu

melepaskan langit-langit dari pandangan,

dan menjadikan seserpih kaca memantulkan cahaya.

jari-jari itupun terus mengembara,

perlahan menuruni bukit,

mengucapkan salam,

mengetuk jendela,

setelahnya ku buka pintu belakang,

ku sambut datangnya,

ku belongsong

dan ku sarangkan.

ku siapkan sepetak nasi dalam piring,

lalu melumatnya dengan lahap.

lapar itu hilang, tapi kini berganti dahaga.

Jepara, 24 Mei 2013

Ranting Yang Bersemi

Ia teramat ramah melakukan perbincangan-perbincangan kental bahkan bercinta dengan cahaya yang menegang, ia ceritakan bagaimana memanifestasikan bagian tubuhnya dari bunga menjadi buah, bagaimana daun-daunnya yang matang tiba-tiba rontok lalu terurai oleh bentala,

Tapi ia tetap percaya apa yang terlepas darinya hanyalah bentuk persembahannya. Itu adalah bagiannya yang esok akan kadaluwarsa. Esok akan lahir para pemagang baru yang akan melengkapi tubuhnya.

Semarang, 2 Februari 2013

Tangan-Tangan Berucap Saat Senja

dipekarangan rumah terlihat senja mulai tergelincir

ia pelan-pelan mulai terkelupas oleh mega

sajian-sajian yang sengaja mereka taruh dipersempangan jalan

mulai tergesa meninggalkan tuannya

klepon, onde-onde ataupun takjil yang biasa menghiasi

pelan-pelan pun mulai terbungkus untuk disantap dimeja rumah

saat laung seruan mulai talun

bersama tangan-tangan kita mengucapkan hafalan

Semarang, 13 Mei 2013

*Puisi-puisi tersebut pernah di muat di antologi Puisi Mata Angin Mata Gelombang (Fire Publiser, 2016)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumat Berkah Yayasan Wahid Hasyim Santuni Yatama

    Jumat Berkah Yayasan Wahid Hasyim Santuni Yatama

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Agus Sukari (tengah), ketua Yayadan Wahid Hasyim Pati didampingi Hj. Hartami (kanan), kepala MTs Wahid Hasyim bersama para Santri yatim Wahid Hasyim usai penyerahan paket bantuan dalam acara ‘Jumat Berkah’ (10/9) PATI – ‘Jumat Berkah’, program rintisan Yayasan Wahid Hasyim Pati ini kembali melakukan kegiatan bhakti sosial, Jumat (10/9). Hal ini dinyatakan oleh Agus Sukari, […]

  • PCNU-PATI

    Menulis Artikel Scopus Boleh Pakai AI, Tapi Cek Syaratnya

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Salatiga – Bertempat di Auditorium Lt.3 Gd. K.H. Ahmad Dahlan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK UIN Salatiga menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah Bereputasi pada Rabu (3/7/2024) dari pukul 08.00 – 15.00 WIB. Narasumber kegiatan tersebut adalah dosen PGMI FTK INISNU Temanggung […]

  • Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bertawassul dengan Orang-Orang Shalih Yang dimaksud dengan bertawassul dengan para nabi dan wali adalah memohon kepada Allah SWT dengan menempatkan mereka sebagai sebab dan sarana mencapai tujuan dan Allahlah yang mewujudkannya. Demikian itu karena Allah memberi kemulyaan pada mereka, bukan karena mereka yang melakukan. Keyakinan yang benar seperti inilah yang berlaku pada semua perbuatan dan […]

  • PCNU- PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam.  Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap.  Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan […]

  • Photo by Ankit Rathore

    Membaca Sekitar

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Millatul A. Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus […]

  • Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan seorang kiayi sekaligus intelektual kontemporer yang pemikirannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang disalah pahami sebagian kalangan. Padahal jika dikaji secara mendalam, kerangka pemikiran Gus Dur yang kritis dan komprehensif dalam memandang realitas agama, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan kenegaraan tak lepas dari argumen-argumen dan kaidah […]

expand_less