Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi Ahmad Amiruddin

Puisi Ahmad Amiruddin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
  • visibility 459
  • comment 0 komentar

Hijrah Burung

Burung [kutilang] yang dulu hanya ada didesa ini, sempat menjadi makanan pelor-pelor anak desa ini, kini mulai bertelur diperbatasan desa, anak-anak itu tak sadar bahwa burung yang biasa melompat menerobos cahaya melewati carang-carang daun tiba-tiba hilang.

Burung itu merajut sarangnya diantara carang-carang yang belukar, agar kelak anak yang ada dalam telur ini bisa bereksodus dari pekarangan ini ke dunia yang asing, untuk mereka lepaskan kicau-kicau yang liar.

Jepara, 17 Februari 2014

Tanyaku Untuk Burung

Paruh burung yang sempat kunikmati ledakan kicau kala senja dilengan-lengan pohon cemara itu mulai bermigrasi. Mata maupun telingaku mulai kosong dengan lengan-lengan pohon yang mulai kehilangan basahnya.

Kali ini aku mencoba bertanya dengan tupai yang biasa berkeliaran diperut dan kaki pohon ini, menanyakan tentang ledakan kicau burung yang hinggap dilengan pohon itu, namun tupai itu pun tak sempat menjaring tanyaku, karena sibuk mencari perbekalan makan malam untuk keluargannya.

Kucari lagi teman yang sempat tahu kicau burung itu, tenyata kutemui rumput, dia berkata padaku “tak usah lagi kau cari burung itu karena bulu lembutnya kini mulai jatuh, akulah yang menyapu dan mengumpulkannya di pekarangan ini”.

Semarang, April 2014

Jari-Jariku Mengetuk Pintu Rumah

sesekali ingin ku lepaskan jari-jari ini

agar bisa menerbangkan batu-batu

melepaskan langit-langit dari pandangan,

dan menjadikan seserpih kaca memantulkan cahaya.

jari-jari itupun terus mengembara,

perlahan menuruni bukit,

mengucapkan salam,

mengetuk jendela,

setelahnya ku buka pintu belakang,

ku sambut datangnya,

ku belongsong

dan ku sarangkan.

ku siapkan sepetak nasi dalam piring,

lalu melumatnya dengan lahap.

lapar itu hilang, tapi kini berganti dahaga.

Jepara, 24 Mei 2013

Ranting Yang Bersemi

Ia teramat ramah melakukan perbincangan-perbincangan kental bahkan bercinta dengan cahaya yang menegang, ia ceritakan bagaimana memanifestasikan bagian tubuhnya dari bunga menjadi buah, bagaimana daun-daunnya yang matang tiba-tiba rontok lalu terurai oleh bentala,

Tapi ia tetap percaya apa yang terlepas darinya hanyalah bentuk persembahannya. Itu adalah bagiannya yang esok akan kadaluwarsa. Esok akan lahir para pemagang baru yang akan melengkapi tubuhnya.

Semarang, 2 Februari 2013

Tangan-Tangan Berucap Saat Senja

dipekarangan rumah terlihat senja mulai tergelincir

ia pelan-pelan mulai terkelupas oleh mega

sajian-sajian yang sengaja mereka taruh dipersempangan jalan

mulai tergesa meninggalkan tuannya

klepon, onde-onde ataupun takjil yang biasa menghiasi

pelan-pelan pun mulai terbungkus untuk disantap dimeja rumah

saat laung seruan mulai talun

bersama tangan-tangan kita mengucapkan hafalan

Semarang, 13 Mei 2013

*Puisi-puisi tersebut pernah di muat di antologi Puisi Mata Angin Mata Gelombang (Fire Publiser, 2016)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PK IPNU-IPPNU, Fery Setiawan: Wujudkan Aksi, Bukan Teori

    Pelantikan PK IPNU-IPPNU, Fery Setiawan: Wujudkan Aksi, Bukan Teori

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Kampus Ipmafa Pati resmi dilantik. Pelantikan ini digelar pada Rabu (26/2) pagi hingga siang di Aula lantai 2 Ipmafa. Beberapa tokoh penting tampak memadati barisan kursi depan untuk menyaksikab agenda penobatan itu. Di antaranya, Ketua MWC NU Margoyoso KH. Samuin Wage, Pembina PK IPNU-IPPNU Ipmafa Adib Latif, Ketua […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan […]

  • PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    TAYU-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Ini merupakan tahap paling dini dalam organisasi PMII. Dengan mengikuti Mapaba, para calon anggota telah secara resmi menjadi bagian formal dari PMII. Paska Mapaba, masih ada beberapa step lagi untuk menunjang jiwa organisasia anggota. M. Shofyan al Nashr, salah satu pemantik […]

  • Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19. Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan […]

  • Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    TAYU-Takbir kemenangan untuk merayakan Idul Adha berkumandang dimana-mana. Anak-anak hingga lansia mengumandangkannya dengan suka cita. Masing-masing daerah memiliki cara tersendiri untuk menyambut hari raya qurban tersebut. Peserta pawai takbir obor Ranting Fatayat Sendangrejo, Tayu. Di Tayu, ratusan ibu-ibu menggelar takbir obor Sabtu (10/8). Mereka adalah anggota Ranting Fatayat Desa Sendangrejo Kecamatan Tayu, Pati. Rute sejauh […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

expand_less