Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perseteruan Menjelang Pernikahan

Perseteruan Menjelang Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, pengantin laki-laki selalu salah dalam mengucapkannya.

 

Alih-alih menenangkan calon suaminya tersebut, si pengantin perempuan malah marah dan mengeluarkan kata-kata yang tak baik untuk pasangannya. Soal kata-kata yg tak baik ini bagaimana, saya skip saja ya. Alhasil si pengantin laki-laki tersebut tidak terima dan mengadu kepada seluruh keluarganya yang hadir. Perseteruan dua keluarga tak terhindarkan. Ijab qabul coba dilakukan lagi, dan hingga kesepuluh kalinya masih juga belum berhasil. Dalam suasana dua keluarga yang masih memanas tersebut, ketika pengucapan ijab qabul, keluarga laki-laki serentak bilang tidak sah.

 

Namun meski begitu percobaan kembali diulangi lagi dan akhirnya pernikahan pun selesai dilaksanakan. Karena vendor dan segala perlengkapannya telah disediakan. Kurang lebih begitu cerita yang dibagikan dalam ingatan saya.

 

Jujur ketika saya membaca cerita tersebut rasanya begitu miris. Saya tak menyangka bahwa ada dua sejoli yang sebentar lagi akan menjadi pasangan seumur hidup, berseteru dengan penuh emosi seperti yang digambarkan. Saya percaya jika memutuskan untuk menikah itu harus siap fisik dan juga psikis. Selain itu kontribusi dua keluarga juga penting untuk saling mendukung. Siap fisik berarti raga telah siap untuk menikah. Setidaknya jika menurut undang-undang perkawinan usia perempuan siap menikah adalah minimal 16 tahun, sedangkan untuk laki-laki minimal 19 tahun.

 

Dari segi psikis kedua calon mempelai juga diminta untuk saling siap. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan rumah tangga nantinya berjalan seimbang. Jika salah satu atau bahkan malah keduanya masih mengandalkan ego, maka yang terjadi adalah perselisihan yang berkelanjutan. Bahkan hal kecil dan sepele sekalipun akan dianggap masalah yang besar dan pelik.

 

Kata beberapa kawan sesaat setelah saya bercerita soal itu, bahwa pada saat mengucap ijab qabul itu memang penuh dengan kegugupan dan kekhawatiran. Saya berpikir barangkali itu juga yang dialami oleh si pengantin laki-laki tadi. Dan barangkali juga sebelumnya telah terjadi barangkali-barangkali yang lainnya hingga menimbulkan masalah diantara kedua mempelai tersebut. Saya tak tahu pastinya.

 

Namun dari sini saya bisa mengambil pelajaran bahwa menikah itu memang tak mudah. Menyelaraskan dua individu untuk mempunyai visi misi yang sama. Bukan hanya sekadar ikut-ikutan teman yang lainnya. Maka sebelum menikah diperlukan untuk menata dulu komunikasi. Harus berbuat apa saat pasangan sedang bagaimana. Dan lain sebagainya. Harus mampu menjadi manusia yang berkesalingan.

 

Dan menikah itu tidak untuk satu atau dua hari. Menikah juga bukan untuk mencari kesenangan bisa melakukan hubungan intim secara halal. Tetapi nilai dari menikah itu lebih dari itu semua. Bagi saya pribadi menikah adalah untuk hidup bersama, bukan hanya sekadar tinggal bersama. Menjalani kehidupan bersama-sama secara berkesalingan untuk mencapai Ridho-NYA. Doa terbaik untuk kita semua. Terimakasih telah membaca.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.328
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangkaian kegiatan Yudisium, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karir Mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, bertempat di Aula KBIHU Babussalam, Selasa (21/10/2025). Kegiatan pembinaan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Sofwan Setiawan, S.Pd.I. dan Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang […]

  • a woman holding a bouquet of flowers in her hands

    Merayakan IWD (International Women’s Day)

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke […]

  • Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Pembacaan deklarasi oleh ketua DPC Sarbumusi Pati PATI – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati baru saja dilantik bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10) pagi tadi.  Tak hanya pelantikan, kegiatan yang dilangsungkan di Aula PCNU Pati tersebut juga disertai dengan deklarasi. Hal ini dikonfirmasi Husaini Ketua Sarbumusi Cabang Pati.  Menurutnya, […]

  • Ni’am – Anisa, Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Tlogowungu

    Ni’am – Anisa, Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Tlogowungu

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Para pengurus baru PAC IPNU/IPPNU Tlogowungu beserta pengurus MWC, Fatayat, Muslimat dan PC IPNU/IPPNU Pati dalam acara Konferancab IPNU/IPPNU Tlogowungu. TLOGOWUNGU – PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tlogowungu sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang pertama. Acara tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (25-26/9), di SDN 02 Pangonan, Desa Gunungsari, Tlogowungu, Pati. Dalam konferensi tersebut Muhammad […]

  • Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 […]

expand_less