Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Percaya

Percaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Salah satu lembaga yang cukup ternama di kampung inggris ini adalah Trust English School. Saya kenal baik dengan pemiliknya. Pada tahun 2019 saya silaturahmi ke sana. Saya menyerap ilmu dan menikmati guyuran pengalaman hidupnya.  Saya suka dengan nama lembaga tersebut yang ada kata “Trust”-nya, yang artinya percaya. Sejatinya muatan kata tersebut mengandung makna yang sangat dalam.

Belum lama ini saya banyak merenungkan soal kata “percaya” ini. Ternyata, di dalam makna percaya ada kekuatan yang tak kasatmata; boleh jadi hal yang menentukan dalam kesuksesan maupun keberagamaan seseorang.

Sebuah buku lawas berjudul Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J. Schwartz menjadikan bab pertamanya membahas soal “Percaya”. Percaya menjadi pijakan awal keberhasilan seseorang. Ketika kita mengatakan “Saya percaya akan berhasil”, maka itu akan memunculkan cara-cara meraihnya.

Kepercayaan juga akan menggerakkan pikiran untuk mencari jalan dan sarana serta cara melakukannya. Dan percaya bahwa kita dapat berhasil membuat orang lain menaruh kepercayaan kepada kita. Kepercayaan menggerakkan kekuatan untuk melaksanakan. “Ia percaya bahwa ia adalah salah satu yang terbaik, dan ia pun bertindak dan berkarya sebagai yang terbaik,” ujar David.

“Setiap orang adalah produk dari pikirannya sendiri. Percayalah akan hal-hal besar. Sesuaikan termostat Anda. Luncurkan serangan sukses dengan kepercayaan jujur dan tulus bahwa Anda dapat berhasil,” ujarnya lagi.

Saya makin menyadari pernyataan David tersebut. Ya, sikap percaya akan memunculkan optimisme, karena bisa menghasilkan pikiran-pikiran positif. Kita akan mencari jalan keluar; mencari cara-cara untuk meraihnya. Kita akan menganut paham “sulit tapi bisa”, bukan “bisa tapi sulit”. 

David memberikan salah satu pedoman untuk mendapatkan kekuatan kepercayaan yaitu “ingatkan diri Anda secara teratur bahwa Anda lebih baik daripada yang Anda kira. Orang yang sukses bukanlah orang yang super-intelek. Juga tidak ada yang mistis mengenai sukses. Sukses tidak didasarkan pada nasib. Orang sukses hanyalah orang biasa yang telah mengembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan apa yang mereka kerjakan.”

Kata “percaya” begitu mengubah sudut pandang saya kepada banyak hal. Ketika saya percaya bahwa esok akan ada banyak rezeki yang datang, saya begitu antusias dalam berusaha. Saya menyambut esok hari dengan penuh semangat. Ketika saya percaya di bulan ini saya akan mendapatkan uang 100 juta rupiah, saya begitu semangat bekerja, seperti menawarkan jasa penulisan buku biografi, menulis artikel, mengedit naskah, dan memberikan pelatihan menulis, baik berbayar maupun gratis.    

Terlebih “percaya” menjadi kata kunci penting dalam Islam. Dalam Bahasa Arab iman artinya percaya. Sedang menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan tindakan. Jadi konsep iman bukan sekadar percaya tapi juga mengejawantah dalam perilaku.

Dari definisi iman tersebut semestinya memberi dampak positif pada kehidupan seorang muslim. Allah sudah menyatakan dalam Al-Qur’an, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.”

Percayalah!

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awali Semester Genap, Ratusan Siswa YPI Monumen Mujahidin Bageng Ikuti Istigasah

    Awali Semester Genap, Ratusan Siswa YPI Monumen Mujahidin Bageng Ikuti Istigasah

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.656
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, mengadakan istigasah dalam mengawali semester genap tahun ajaran 2025/2026, Ahad (4/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Masyhur Desa Bageng dan diikuti oleh seluruh elemen yayasan. Mulai dari jajaran pengurus, guru, hingga ratusan murid dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), […]

  • Puasa dari Media Sosial

    Puasa dari Media Sosial

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Puasa kok puasa media sosial iki piye maksude leh? Ya, jika dilogikakan, puasa Ramadan itu bermakna luas, makro, bukan mikro. Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, konsumsi media sosial yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas kita. […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, apa hukumnya sholatnya orang yang ketika sujud dia tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah […]

  • PCNU-PATI Photo by Single.Earth

    Keheningan

    • calendar_month Sen, 21 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami “Berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkanlah hatimu. Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah, dan pergilah ke mana hati membawamu.” — Susanna Tamaro Perjalanan terkadang membosankan. Apalagi menempuh perjalanan jauh. Berjam-jam duduk di kendaraan, semisal bis ekonomi, banyak orang tersiksa. Kebosanan itu ditambah pula oleh hiruk-pikuknya pedagang asongan dan pengamen. Para […]

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

expand_less