Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pak Bon

Pak Bon

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
  • visibility 342
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada.

Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa dari Pak Bonar, orang yang berperan penting dalam perusahaan yang saya jalankan. Orangnya serba mau, bersih bersih, mulai menyapu halam kantor, hingga mengepel kantor dari langit atas hingga bawah. Pekerjaan yang Pak Bonar laksanakan tak pernah main main, meskipun gaji yang ia terima terkadang main main.

Salah satu alasan saya menulis mengenai dirinya, karena selama ini saya tak pernah menganggap keberadaannya. Saya memanggilnya, bersapa dengannya saat ketika membutuhkan saja, selain itu keberadaan nya seakan tak ada. Bahkan peran pentingnya pun tak pernah saya apresiasi. Bertanya pun saya tak pernah, sekadar basa basi saja, seperti hari ini ada kabar apa? Bagaimana kondisi keluarga? Bulan ini sudah dapat gaji bulanan lebih awal atau belum? atau pada saat jam jam makan; sudah makan belum? dan lain sebagainya, dan seterusnya, begitulah selanjutnya.

Singkat cerita, ia bekerja di perusahaan ini sudah lama, berpuluh-puluh tahun. Dedikasinya serta loyalitas di pada perusahaan tak usah di ragukan lagi. Apa pun yang berkaitan dengan perusahaan ia siap siaga, antar jaga. Tak pernah sedikit pun ia mengeluh akan semua yang dikerjakan, multitalenta dalam urusan pekerjaan. Serba bisa dan serba mau.

Meskipun begitu, saya jarang sekali bertutur sapa dengannya, sekadar bercerita hal hal remeh temen pun saya tak pernah melakukan nya. Akan tetapi pada kesempatan ini, saya harus berinteraksi terhadapnya, berkomunikasi, berdiskusi banyak hal, minta tolong akan keahliannya dan lain lain. Pada awalnya saya gengsi atau pun menapik akan keahliannya; dan sempat berfikir masak setelah pimpinan perusahaan yang mempunyai puluhan cabang di kabupaten kota dan kecamatan kecamatan, harus meminta tolong kepada tukang bersih bersih yang tak level dari segi mana pun.

“Mas mbok nyadar selain makhluk induvidu kita juga mahluk sosial” Celetuk teman saya yang ternyata sen dari tadi mengamati saya yang duduk sendirian dalam sebuah lamunan.

Saya pun tersentak kaget dengan apa yang di ucapkan teman saya tersebut. Sebab kedudukan, jabatan, kekayaan, telah sedikit membutakan hati saya. Saya pun menjadi pilah pilih dalam bercengkrama dengan orang lain. Bahkan sempat terbesit dalam benak saya yaitu ketika saya berteman, bergaul dengan orang saya harus dapat manfaat dari orang tersebut; tepatnya memanfaatkan. Sungguh naif bukan?

Dan hari ini Tuhan telah menyadarkan saya kembali, yaitu sebagai pemimpin saya tak boleh pilah dan pilih, harus ramah, ringan tangan dan lain sebagainya. Sehingga apabila disaat membutuhkan bantuan orang lain kita tak akan canggung atau pun lainnya. Dari kejadian tersebut saya tak perlu lagi pura pura baik, sok baik, sok perhatian terhadap Pak Bonar.

Maka dari itu, ketika saya dan Anda saat bersapa dengan orang, saat bertutur sapa dengan karyawan, tukang pel, tukang bersih bersih dengan hati yang bersih, tanpa alasan apa pun. Berbuat baik lah dengan posisi apa saja. Jangan kita berbuat baik karena orang tersebut berbuat baik pada kita. Sebab ajaran agama yang saya dan Anda anut mengajarkan berbuat baiklah kepada sesama.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan Bulan Produktif Berkarya

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan sebagai bulan suci dalam agama Islam, tidak hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjadi lebih produktif dalam berkarya. Berkarya apa? Apakah ngonten video Youtube, TikTok, menulis artikel ilmiah, artikel populer, esai, menulis puisi, cerpen, novel, atau apa? Ya, bagi saya berkarya apa saja asal positif. […]

  • Bedah Buku  “Menatap Massa Depan NU “

    Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang ke-90, LTN PCNU Kabupaten Pati bekerjasama dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), organisasi kemahasiswaan Library Coner serta BEM-Pro PMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah menyelenggarakan event launching dan bedah buku “Menatap Masa Depan NU : Membangkitkan Spirit Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Nahdlatut Tujjar” Karya Dr. […]

  • Ilustrasi Branding - PCNU PATI, Photo by Eva Elijas on Pexels

    Branding

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan. Apabila […]

  • Empat Mahasiswi IAIN Kudus Boyong dari Kantor Lazisnu Pati

    Empat Mahasiswi IAIN Kudus Boyong dari Kantor Lazisnu Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Penyerahan cindera mata dari mahasiswi PPL IAIN Kudus kepada pengurus PC Lazisnu Pati PATI- Sebanyak empat mahasiswi IAIN Kudus Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Lazisnu Pati. Setelah genap satu bulan pelaksanaan PPL ini, merekapun boyong dari kantor Lazisnu Pati, Senin (30/8). diserahkan kembali ke Kampus dalam hal ini kepada […]

  • 2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

      Pcnupati. or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah siap melaksanakan riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR) pada tahun 2025. Riset ini akan dilakukan di 15 kabupaten/kota untuk IRT dan 10 kabupaten/kota untuk IPR dengan total responden mencapai 600 orang. “Setiap enumerator akan menghimpun data dari 20 hingga […]

expand_less