Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU Jangan Jadi Macan Ompong

NU Jangan Jadi Macan Ompong

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 308
  • comment 0 komentar


Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani*

KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain.

Sudah saatnya NU mempunyai prestasi besar yang dibanggakan bangsa ini karena NU adalah organisasi besar yang didirikan para ulama yang ikhlas dalam mendarmabaktikan potensinya demi bangsa dan umat manusia.

Halal bi halal harus dijadikan momentum pertaubatan pengurus NU supaya ke depan lebih dinamis, transformatif, dan mampu menjadi lokomotif perubahan yang manfaatnya dirasakan warga NU dan bangsa Indonesia.

Beberapa langkah yang dilakukan supaya NU tidak menjadi macan ompong, tapi benar-benar macan yang disegani dan dihormati adalah:

Pertama, melakukan terobosan kreatif

NU sulit mengalami masa keemasan jika bergerak stagnan dan monoton. NU harus berani melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam programnya supaya mampu meraih prestasi besar di masa depan.

Berpikir di luar kotak (out the box) harus dilakukan supaya mampu berlari kencang dan tidak didekte oleh mainstream konvensional.

Dibutuhkan kader-kader muda brilian yang kreatif dan berani melakukan lompatan supaya NU mampu melakukan terobosan kreatif.

Kedua, mampu bersinergi

NU bisa bergerak cepat jika mampu menyinergikan seluruh kekuatannya, baik struktural maupun kultural dalam satu komando. Sinergi mutlak dilakukan supaya ada akselerasi program yang manfaatnya dirasakan secara riil oleh warga NU dan bangsa Indonesia.

Bahkan kader-kader NU yang tersebar ke dalam berbagai partai harus bersatu demi kepentingan NU dan bangsa Indonesia. Di samping kader-kader yang ada di birokrasi dan tempat lain yang strategis.

Tidak boleh ada ego sektoral yang menghalangi sinergi dan kolaborasi demi kekayaan NU di masa depan.

Ketiga, menjaga amanah para pendahulu

NU adalah organisasi para ulama yang amanah. Oleh karena itu, generasi penerus harus meneruskan amanah ini secara disiplin dan konsisten.

Amanah merawat kantor dan segala inventaris dan amanah memajukan organisasi di segala sektor menjadi tanggungjawab yang harus ditunaikan seluruh komponen NU. Jangan sampai kepentingan individu dan kelompok mencederai amanah pendahulu ‘salafus shalih’ yang ikhlas berjuang di NU.

Keempat, memprioritaskan program kemandirian

NU tidak boleh menggantungkan pihak lain. NU sendiri harus mandiri dan berdaya. Dalam konteks ini, maka Lazisnu harus benar-benar hadir dengan manajemen amanah supaya mendapat kepercayaan warga NU.

Lazisnu harus hadir di tengah-tengah warga NU sehingga kehadiran NU dalam aspek sosial kemasyarakatan benar-benar nyata adanya.

Lazisnu menjadi estalase NU yang harus memberikan harapan besar akan kemandirian ekonomi organisasi.

Kelima, merawat bangsa Indonesia

NU harus mampu hadir sebagai organisasi yang merawat kebinnekaan dan kerukunan bangsa. PBNU (Pancasila, Binneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945) adalah harga mati bagi NU.

Belajar dari negara-negara Timur Tengah, maka NU harus menjadi garda depan yang menjaga bangsa dari segala rongrongan pihak, internal dan eksternal yang merusak harmoni nasional. Gerakan separatis-radikalis harus diarahkan kepada gerakan nasionalisme dengan motto utama ‘hubbul wathan minal iman”.

Semoga tercapai, amiin

PCNU Pati, Selasa, 24 Mei 2022

*Penulis merupakan Wakil Ketua PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Literasi Digital Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.849
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Masih pentingkah literasi digital saat bulan Ramadan? Ya, penting lah. Jawaban singkat ini saya jawab sendiri dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Meski bulan suci Ramadan selalu datang membawa jeda, koma, waktu rehat sejenak, atau sebutan lain. Apa maksudnya? Jeda dari tradisi makan dan tradisi minum, dari marah, dari kesibukan dunia, […]

  • HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Praktik Dauroh Arabiyyah, program kolaborasi antara HMPS PBA Ipmafa dengan PKPT IPNU/IPPNU Ipmafa MARGOYOSO – Pimpinan Komosariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PKPT IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) membuktikan eksitensinya sebagai wadah organisasi mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi setiap kadernya.  Hal ini dapat dilihat seperti program […]

  • Peringati Harlah NU ke 95, Ranting NU desa Godo Winong gelar rapat kordinasi banom

    Peringati Harlah NU ke 95, Ranting NU desa Godo Winong gelar rapat kordinasi banom

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Mengawali Tahun Baru Masehi 2021, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati melakukan rapat koordinasi (Rakor) pertama sekaligus Memperingati Harlah NU yang 95. Kegiatan rapat rapat koordinasi dihadiri Rais Syuriyah K. Sadi, Sekretaris MWC NU Muhammad Ismail,M.Pd Ketua Tanfidziyah Ariys Khoerul Ashadi dan sejumlah pengurus Lembaga dan Banom NU […]

  • NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.539
    • 0Komentar

      PATI – NU Peduli Kabupaten Pati terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pati. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan mendirikan Posko Kesehatan guna memberikan layanan dan pendampingan kesehatan bagi warga terdampak. Posko Kesehatan NU Peduli secara resmi mulai beroperasi pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Posko […]

  • Benarkah Puasa Menyehatkan

    Benarkah Puasa Menyehatkan

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Puasa telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan budaya di berbagai belahan dunia, khususnya dalam Islam. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa juga diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, masih ada sebagian orang yang meragukan apakah puasa benar-benar berdampak positif bagi tubuh. Kita harus membeda fakta ilmiah mengenai manfaat puasa yang menyehatkan. Dari […]

  • PCNU PATI - Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan.

    Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul […]

expand_less