Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nahdliyin di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

Nahdliyin di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
  • visibility 266
  • comment 0 komentar

Semarang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU) Jawa Tengah mengingatkan kepada Nahdliyin agar berpedoman kepada keputusan bahtsul masail tentang shalat Jumat di era pandemi Covid-19.

SEMARANG-Sekretaris PWNU Jateng H Hudallah Ridwan Naim mengatakan, sejak diberlakukannya PPKM Darurat yang membatasi aktivitas keagamaan di masjid dan mushala, para kiai dan pimpinan NU di daerah kebanjiran pertanyaan tentang penyelenggaraan shalat Jumat, wajib dilaksanakan atau tidak.

 

“Pertanyaan itu juga mengalir ke PWNU Jateng, karena itu kami mengingatkan kembali kepada Nahdliyin bahwa Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Jateng pernah menjawab pertanyaan sejenis tahun lalu,” kata Gus Huda di Semarang, Jumat (9/7).

Disampaikan, jawaban itu tertuang dalam hasil keputusan bahtsul masail LBMNU Jateng nomor : 08/ LBM/PWNU JATENG/K/III/2020 tanggal 30 Rajab 1441 H/25 Maret 2020 M tentang hukum penyelenggaran shalat Jumat (iqamat al jumah ) dan kehadiran pada shalat Jumat (hudlur al-jumah).

 

“Rincian keputusan itu menyebutkan bahwa wilayah desa / kelurahan berzona hijau wajib menyelenggarakan shalat Jumat dengan tetap mengupayakan kewaspadaan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

 

“Sedangkan desa/wilayah atau lingkungan yang telah dinyatakan terjadi penyebaran virus corona sehingga terjadi kekhawatiran masyarakat akan penyebaran virus, maka tidak wajib menyelenggarakan shalat Jumat. Ketidakwajiban ini berlaku sampai desa/kelurahan di lingkungan tersebut dinyatakan aman,” sambungnya.

 

Dia menambahkan, terkait dengan hudlur al-jumah diputuskan, orang sehat wajib menghadiri shalat Jumat, orang dalam pemantauan (ODP) tidak wajib dan dianjurkan tidak menghadiri shalat Jumat dan pasien dalam pengawasan (PDP) haram menghadiri shalat Jumat.

 “Selain itu, orang positif terpapar virus corona haram menghadiri shalat Jumat dan orang yang tidak diwajibkan shalat Jumat tetap wajib melaksanakan shalat dzuhur di rumah masing-masing,” terangnya.

 

 

Dikatakan, keputusan bahtsul masail ini rasanya hingga sekarang masih relevan dijadikan pedoman untuk menjawab pertanyaan tentang penyelenggaraan shalat Jumat di era PPKM Darurat seperti sekarang ini.

 

Dalam keputusan itu juga disampaikan imbauan agar takmir masjid melakukan upaya sungguh-sungguh untuk mengikuti ketentuan pencegahan virus corona yang ditetapkan pemerintah, misalnya dengan menjalankan protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan kemampuan.

 

“Isbaghul wudlu atau menyempurnakan wudlu dengan menjalankan sunnah-sunnahnya seperti mencuci tangan, menghirup air ke hidung, dan membasuh dua telinga, sejatinya sudah menjalankan sebagian dari prokes,” pungkasnya.(am)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender - PCNU PATI

    Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Berbicara mengenai perempuan, tentunya banyak sekali perspektif yang disematkan kepada-Nya. Mulai dari macak, masak, dan manak. Hal ini tentunya sangat lumrah di kehidupan masyarakat. Selain itu perempuan juga dipandang lemah dan tidak memiliki kekuatan sepertihalnya laki-laki. Sehingga dari situ, perempuan dinilai tidak sepadan dengan laki-lki. Karena dalam kodratnya perempuan memang ditakdirkan sebagai pendamping suami dalam […]

  • PCNU-PATI

    Menag: Pramuka PTKN Harus Adaptif Rawat Keberagaman dan Perdamaian

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka gelaran Pramuka Wirakarya Nasional (PWN) ke-16 tahun 2023. Kegiatan yang diikuti 1.200 Pramuka dari Perguruan Tinggi Keagaman Negeri (PTKN) ini digelar di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Adapun tema besar yang diusung pada PWN kali ini bertajuk “Merawat Keberagaman dan Perdamaian dalam […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.860
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – NU Care-LAZISNU Pati mengadakan kegiatan khitan massal, bertempat di Hotel Safin Pati, Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program pilar NU-Care Sehat. Sejumlah anak mengikuti program ini dengan antusias. Ketua LAZISNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pihaknya terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak […]

  • Awali Puasa dengan Puasa

    Awali Puasa dengan Puasa

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pada tulisan pertama ini, saya ingat pesan kiai saya “Nek pengen pasa Ramadanmu lancar ya pasa disek”. Artinya, jika ingin puasa Ramadanmu lancar, maka kamu harus berpuasa terlebih dahulu. Hal ini menegaskan bahwa puasa harus diawali dengan puasa. Apa maksudnya? Ya, normalnya sih mengawali sesuai itu dengan bacaan ta’awuz dan […]

  • PCNU-PATI

    Angin Kencang Terjang Tayu, Kerugian Ditaksir Capai Rp 300 Juta

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    TAYU – Musibah bencana alam tak hanya menerjang Pati Selatab. Di Kecamatan Tayu, sedikitnya lima desa diterjang angin kencang, Rabu (30/11) siang.  Adapun lima desa itu adalah Desa Bulungan, Desa Pundenrejo, Desa Tayu Wetan, Desa Dororejo dan Desa Sambiroto. Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto menyatakan bahwa, angin kencang itu terjadi pada pukul 12.00 sampai 13.00 […]

  • PCNU-PATI

    NU Dalam Membangun Cita-Cita Keadaban Bangsa

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dewasa ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan persoalan yang pelik, mulai dari tingginya angka kemiskinan, maraknya praktik korupsi, suap, dan konflik antar agama. Problematika ini tentunya melapukkan proses keadaban bangsa kita, terutama para pemangku kebijakan serta semua elemen masyarakatuntuk tergerak dalam membangun kesadaran yang berlandaskan pada moralitas bangsa, dan bukan berdasarkan pada […]

expand_less