Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menulis, Kegiatan mengasyikkan

Menulis, Kegiatan mengasyikkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Saya sedang menjajaki dunia tulis menulis. Menulis kisah dan cerita yang  familiar terjadi disekitar kita. Meski terlihat lucu dan aneh. Namun tak apa, saya berusaha menuangkan apa yang terlintas dipikiran. Apa yang terdengar dan terlihat; supaya tak mengganjal dalam akal.

Meskipun sederhana dan alakadarnya. Saya sangat menyadari karena memang tak ada basic disitu awalnya. Bisa dibilang apa yang tengah saya gemari ini masuk kategori otodidak. Dan ndelalah ketemu orang yang open (mengayomi/membimbing) dengan modal semacam itu, lantas saya tak henti untuk terus belajar dan tetap produktif menulis. Semua berawal dari rasa ke karya.

Tetapi menulis saja tak cukup. Harus selalu diimbangi dengan membaca. Agar kosakata makin bertambah, dan banyak istilah yang dipahami. Tak hanya itu, melalui  membaca kita bisa melihat sesuatu dari kacamata yang berbeda. Itu kata kawan sekaligus pembimbing setia saya.

Saya mulai menggeluti bidang aksara. Saya mulai menulis pada dua media besar. Tentu tak akan mudah. Karena harus terus berpikir tema tulisan selanjutnya. Bila tak begitu, maka kegemaran saya yang baru ini akan mandeg dan pengetahuan saya pun akan sebatas itu saja. Ibarat orang berjalan, ya jalan ditempat. Tak beranjak sejengkal pun apabila tak mau mengevaluasi dan terus berlari.

Maka mulailah saya mengirimkan sebuah ulasan buku disalah satu media tersebut. Tentu dengan bantuan sang pembimbing pastinya. Tak berapa lama tulisan saya dimuat. Betapa senangnya hati saya. Meski ada sedikit perubahan dibagian judulnya, tapi tak mengapa. Saya tetap bangga pada diri saya sendiri. Saya kemudian membagikan link tersebut pada sosial media saya. Dengan harapan kawan-kawan saya yang lain mau membaca tulisan saya.

Dengan dimuatnya tulisan itu, entah saya kena sihir apa, ingin rasanya untuk terus menulis lagi dan lagi. Lantas saya kembali menuliskan ulasan buku yang telah lama saya selesaikan. Lagi, tulisan saya kembali dimuat di media tersebut. Saya teramat senang. Ternyata mengasyikkan juga menggeluti hobi baru ini. Dengan tidak meninggalkan rutinitas menulis di hari jumat di satu media lainnya, saya mencoba membagi waktu untuk tetap produktif.

Kali ini saya dihadapkan pada realita bahwa tak selamanya usaha yang kita tekuni berjalan mulus. Pada tulisan saya yang ketiga tentang ulasan sebuah film, ditolak oleh tim editor medianya. Lalu mengadulah saya pada kawan yang setia menjadi pembimbing saya ini. Tak berlangsung lama, dengan bantuannya tulisan itu kami rubah dibagian judulnya agar terlihat menarik. Dengan harapan dapat lolos dan kembali dimuat. Namun sampai tulisan ini jadi, ulasan itu belum juga dimuat.

Yah begitulah dunia. Selalu ada pasang dan surut. Tinggal bagaimana kita menyikapi dengan baik. Ketika sedang dalam masa jaya tak merubah diri untuk berlaku sombong. Begitu pula saat masa suram tak lantas membuat diri putus asa. Meminjam petuah yang akan selalu abadi, bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Maka saya tak akan berhenti untuk terus mencoba.

Saya kembali menuliskan sebuah ulasan buku dan mengirimkannya ke media yang kini tengah saya tekuni tersebut. Setelah terkirim, saya tak punya bayangan apapun tentang tulisan ini. Entah nanti akan dimuat atau tak lolos kembali.

Awalnya saya hanya iseng membuka akun milik saya. Hingga saya melihat sebuah kata published (3). Waktu itu sejenak saya berpikir. Kok tiga. Kayaknya baru dua tulisan yang dimuat. Lantas saya mengecek email dan benar ada pesan masuk dari tim media tersebut. Tentu bahagia sekali. Akhirnya tulisan saya kembali bisa dimuat.

Orang pertama yang saya kirimi link tulisan tersebut adalah pembimbing saya. Ia turut senang dan bangga rupanya. Lantas saya kirim ke semua akun media sosial milik saya. Dan ada satu hal yang membuat saya merasa sangat bahagia. Teman saya waktu kuliah dulu baca tulisan saya sepenuhnya dan komentarnya adalah “reviewnya bagus”, katanya. Lalu ia bercerita hendak membeli buku yang barusan saya ulas itu. Wah bahagia yang bertubi-tubi bukan. Tak lupa saya berucap syukur dan saya akan terus memotivasi diri agar tetap produktif menulis. ( Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

  • Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

    Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    K. Sholikhin (Ketua MWC NU Gembong) membuka Konferensi PAC Fatayat NU Gembong GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong menyelenggarakan konferensi pada Minggu (31/10). Kegiatan ini dilangsungkan di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong.  Pembukaan Konferensi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tersebut, hadir Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. Dalam sambutannya, Asmonah memberikan wejangan kepada […]

  • Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

      DKAC CBP KPP Kec. Trangkil sukses gelar kegiatan Pendidikan Kaderisasi tingkat pertama DIKLATAMA selama 2 hari 28-29 Januari 2021. Kegiatan yang berlokasi di TPQ Uswatun Hasanah Asempapan Trangkil Pati, di ikuti 28 peserta yang berlangsung dengan khidmat. Mengangkat tema “Refitalisasi Roh Loyalitas dan Militansi, Menyongsong Kader CBP  KPP bela NKRI” Bertujuan untuk mengkokohkan militansi […]

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

  • Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Rapat Koordinasi (Rakor) PCNU Kabupaten Pati bersama Lembaga Banom dan MWCNU se-Kabupaten Pati berhasil digelar, Ahad (17/9) siang. Rakor tersebut merupakan amanat rekomendasi pada saat Konferensi PCNU beberapa tahun lalu. Sedikitnya, setiap tiga bulan PCNU Pati melaksanakan Rakor untuk membahas permadalahan jama’ah dan jam’iyyah. “Koordinasi bulan ini, dijalankan setidaknya sampai Desember, setelah itu […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gunung es adalah bongkahan besar es air tawar yang berada di tengah lautan. Separuh badan gunung berada di dalam laut, sedang separuhnya lagi berada di permukaan. Tapi, tahukah Anda, yang berada di permukaan hanyalah 10% saja, sedang 90% berada di dalam lautan. Kita hanya melihat puncak gunungnya saja yang tampak […]

expand_less