Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pemimpin

Pemimpin

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini.

Alih alih malahan mendengar pembicaraan dua orang dari meja sebelah. Bicaranya lantang, bergemuruh, gaduh menganggu ketenangan. Apabila dilihat dari penampilannya dapat dikatakan penampilan lebih utama dari pada akal dan akhlak.

“Saya pemimpin tapi kenapa tak tahu akses kode masuk ke Software perusahaan “

Saya mendengarkan dengan seksama permbicaran orang di sebelah saya tersebut. Dari hasil ngerukke di sengaja tersebut yang pada intinya orang tersebut tak terima dia sebagai pemimpin perusahaan tak memiliki akses masuk akun Software perusahaan.

Senja itu, hati dan perasaan saya yang awalnya carut marut tak karuan, pada akhirnya diobatin oleh pembicaraan yang menggelikan. Ada pemimpin sebuah perusahaan tapi tak memiliki akses; ada beberapa kemungkinan. Pertama pemimpin tersebut hanya numpang nama, tak bisa apa- apa. Akan tetapi saat kemana mana orang tersebut selalu berkata kata, ini lho saya pemimpin perusahan ini dan itu, dan Curriculum vitae nya tertulis dengan jelas dan gamblang bahwa adalah pemimpin di perusahan A dan C serta G.

“Namanya juga numpang nama mas, orang tersebut bisanya ya begitu, namanya terpampang dimana mana akan tetapi tak bisa apa- apa,” celetuk teman saya mengagetkan.

Waduh, kapan ya ada perusahan yang bergerak di bidang informasi terbebas dari orang orang benalu, terbebas dari orang yang bisanya numpang nama, dan merasa jadi pimpinan akan tetapi tak bisa berbuat apa apa dan tak ada kontribusi apa apa. Mau bilang ironis atau orang seperti itu adalah golongan orang yang urat malunya tak ada, tak tahu malu tapi bangga. Kalau teman saya bilang goblok murokab.

“Udah deh….tak usah di dengerin pembicaraan mereka” kata teman saya.

Ya. Saya tak perlu ikut campur dengan urusan mereka yang notabene saya tak kenal mereka. Toh di Cafe Circa ini adalah niat saya adalah untuk menenangkan diri, mencari solusi kenapa dan bagaimana, dimana. Kalau barusan ada iklan seorang pemimpin yang tak mempunyai akses, seharusnya orang tersebut sadar diri, kenapa sampai ada kejadian seperti itu? Introspeksi diri lah, sebagai pemimpin apa yang dilakukan, apa yang di perbuat. Jika kalau selama menjadi pemimpin dia tak berbuat apa apa, seharusnya malu mengakui menjadi pemimpin.

Berbeda lagi jika memimpinnya di dunia maya bukan di dunia nyata. Sebab dunia masa bisa apa saja, biasanya orang tak mampu di dunia nyata, maka orang tersebut larinya di dunia maya.

“Biarkan saja mas orang seperti itu okeh tunggale, seperti halnya benalu selalu ada di berbagai pepohonan”

Maka, jika saya dan Anda menemukan seorang pemimpin seperti itu, biarkan saja. Anggap saja seperti pituah teman saya ada dan tak ada; memang sulit dicerna akan tetapi bisa menggambarkan situasi.Mampu menjelaskan kondisi realitas saat ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.090
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai. Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju […]

  • Kejurkab Pagar Nusa Pati

    Kejurkab Pagar Nusa Pati

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Pati. Pagar Nusa Kabupaten Pati mengadakan Kejuaraan Kabupaten yang berlangsung di Gor Margoyoso Pati, 28-29 Oktober 2017 kemarin. “ Dalam acara Kejurkan ini kami melibatkan seluruh kader-keder muda Pagar Nusa se Kabupaten Pati, dengan di ikuti sekitar 290 atlit dari masing- masing perwakilan dari anak Cabang maupun sekolah, “jelas Edi Suyono, S.Pd.I Pada kejuaraan tahun […]

  • PCNU-PATI

    Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Perubahan bungkus atau gerakan yang dilakukan kelompok radikal perlu diwaspadai setiap saat. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Ma’arif dalam kegiatan rapat pengurus, silaturahim dan kunjungan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, MA., di Delman Resto Semarang, Selasa (11/4/2023). “Beberapa […]

  • Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Emna Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam berbagai kesempatan sering mengungkapkan prinsip beragama masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kira-kira prinsip itu “Jawa dibawa, Arab digarap, Barat diruwat”. Ini soal berbagai soal kehidupan. Ya, agama, budaya, kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan tetek bengek yang lainnya. Jawa digawa berarti sebagai masyarakat Jawa jangan lupa Jawanya. Jawa […]

  • PCNU-PATI Photo by pixel2013

    Tuan Muda Albana

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sepasang mata berbingkai kacamata itu sedikit membeliak ketika menemukan wajah pucat tapi cantik dari jarak yang begitu dekat. “Lepas!” Gadis berhidung mancung itu berteriak dengan suara parau yang berat. “Kalau takut ngapain mau bunuh diri? Sudah gila kamu? Sudah nggak punya iman?” Balas lelaki itu tak kalah emosional. Lelaki bersarung biru […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

expand_less