Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menjaga Kekhusu’an Sholat

Menjaga Kekhusu’an Sholat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
  • visibility 276
  • comment 0 komentar
Seorang yang khusyuk dalam menjalankan sholat, maka orang tersebut akan menemukan kenikmatan yang tak bisa diuraikan melalui kata-kata. Sebab hanya dia dan Allah sajalah yang mengetahui hal tersebut. Karena sholat mampu menyejukkan hati bagi mereka yang mencintai Allah dengan sungguh-sungguh dan menjahui segala laranganya. Yaitu bagi mereka ketika melakukan sholat dengan penuh ke khusyukan. Lebih dari itu, sholat merupakan hadiah dari Allah bagi mereka(hamba). Dia menunjukkan dan mengenalkannya kepada mereka melalui Rasul-Nya yang mulia. Sholat merupakan wujud dan bukti kasih sayang Allah serta penghormatan dari-Nya untuk mereka. Berkat sholat seorang hamba dapat meraih kehormatan mulia dari Allah dan menjadi orang yang di dekatkan kepada-Nya.(hlm 66).
Sholat bukan hanya gerakan anggota tubuh semata, akan tetapi seseorang yang melakukan sholat dengan penuh kekhusyukan akan menemukan berbagai rahasia. Yang mana rahasia tersebut untuk lebih mendekatkan kepada Allah semata.  Rahasia dan inti sholat ialah menghadapkan hati kepada Allah dan menghadirkan diri secara penuh di hadapan-Nya.(hlm 85)
Rahasia bacaan dan gerakan sholat salah satunya yaitu penghambaan diri melalui takbir. Seorang hamba diperintahkan untuk menghadapkan wajahnya ke kiblat (rumah-Nya) yang suci dan menghadapkan hatinya kepada Allah agar terbebas dari sikapnya selama ini yang lalai dan berpaling dari-Nya. Ia letakkan kedua tanganya dengan penuh kepatuhan sebagai seorang hamba yang mengiba dan berpasrah kepada yang Esa dan mengakui segala kesalahan yang pernah di perbuat dan minta pengampunan-Nya.
Rahasia selanjutnya yaitu doa iftitah; dengan ucapan, gerak tubuh dan pengakuan hati, seorang hamba mengucapkan doa iftitah yang diantaranya juga menegaskan kesucian Allah “Mahasuci Engkau Ya Allah dan  dengan pujian kepada-Mu. Dan kemudian ia memanjatkan pujian kepada Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya. Dengan begitu, ia keluar dari sikap lalai dan menjauhi laku serta keadaan orang yang lalai. Sebab kelalaian merupakan tirai, bahkan dinding tebal yang menghalangi seorang hamba dari Allah.(hlm 100).
Masih banyak rahasia sholat yang mungkin belum banyak kita ketahui. Akan tetapi yang paling penting yaitu bagaimana kita bisa berusaha untuk menjadi khusyuk ketika sholat, meninggalkan segala pikiran-pikiran yang menggagu saat kita sedang menyembah pada Allah yang maha Esa. Yang memberi kehidupan bagi seluruh alam semesta. Tugas seorang hamba tidak lain yaitu hanya menyembah dan meminta pengampunan apabila melakukan kesalahan.
Dalam buku ini telah diuraikan banyak sekali seluk beluk tentang ke khusyukan sholat dan rahasia-rahasianya untuk itu, sepatutnya bagi siapa saja untuk menambah wawasan, buku ini sangat bermanfaat dan layak untuk di baca. (Penulis adalah Perintis Rumah Buku Kita)
Judul Buku      : Belajar Khusyuk
Penulis             : Izzuddin ibn Abdussalam& Ibn Qayyim al-Jauziyah
Penerbit           : Zaman
Tahun Terbit    : Pertama 2013
Tebal               : 203 hlm
ISBN               : 978-602-1687-00-0
Peresensi         : Khoirun Niam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by pixel2013

    Tuan Muda Albana

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sepasang mata berbingkai kacamata itu sedikit membeliak ketika menemukan wajah pucat tapi cantik dari jarak yang begitu dekat. “Lepas!” Gadis berhidung mancung itu berteriak dengan suara parau yang berat. “Kalau takut ngapain mau bunuh diri? Sudah gila kamu? Sudah nggak punya iman?” Balas lelaki itu tak kalah emosional. Lelaki bersarung biru […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Please Forgive me. Photo by Brett Jordan on Unsplash.

    Maaf dan Terima Kasih

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Hidup tak luput dari perselisihan. Bagaimanapun jalannya disana pasti akan berjumpa dengan perselisihan. Salah paham, lebih mengedepankan ego dan sengaja melukai merupakan bibit awal timbulnya perselisihan. Dari perselisihan kita bisa belajar dewasa, sekaligus bijaksana, dalam berbicara dan bertindak. Beberapa waktu lalu saya tengah menghadapi perselisihan dengan seorang kawan. Salah paham dan mengedepankan ego lah penyebabnya. […]

  • Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba. Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Dugaan Hutang yang Telah dibebaskan

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sebut saja Cak rohman, Dia adalah salah satu santri di sudut kota Jawa Tengah yang mempunyai saudara seorang pedagang yang mempunyai tokobesar. Pada suatu hari, dia membeli sesuatu di toko saudaranya tapi uangnya masih kurang. Kemudian dia bilang pada pegawainya untuk dicatat dulu (hutang) dan hal itu sudah berlangsung beberapa kali. Berhubung Cak Rohman termasuk […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Terima Kasih Telah Mencintaiku

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Terima kasih sudah menyapaku hari ini. Rasanya seperti tidak nyata. Beberapa hari yang lalu kamu menyapa. “Lama tak ada kabar?” aku hanya memandangi pesanmu dengan ragu. Kemudian aku abaikan. Belum sempat aku membalas, kamu sudah ada di hadapanku dengan senyum sumringahmu. Bersamamu malaikat kecil dan penjaga hatimu sekarang. Kita berkenalan dan […]

expand_less