Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menjaga Kekhusu’an Sholat

Menjaga Kekhusu’an Sholat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
Seorang yang khusyuk dalam menjalankan sholat, maka orang tersebut akan menemukan kenikmatan yang tak bisa diuraikan melalui kata-kata. Sebab hanya dia dan Allah sajalah yang mengetahui hal tersebut. Karena sholat mampu menyejukkan hati bagi mereka yang mencintai Allah dengan sungguh-sungguh dan menjahui segala laranganya. Yaitu bagi mereka ketika melakukan sholat dengan penuh ke khusyukan. Lebih dari itu, sholat merupakan hadiah dari Allah bagi mereka(hamba). Dia menunjukkan dan mengenalkannya kepada mereka melalui Rasul-Nya yang mulia. Sholat merupakan wujud dan bukti kasih sayang Allah serta penghormatan dari-Nya untuk mereka. Berkat sholat seorang hamba dapat meraih kehormatan mulia dari Allah dan menjadi orang yang di dekatkan kepada-Nya.(hlm 66).
Sholat bukan hanya gerakan anggota tubuh semata, akan tetapi seseorang yang melakukan sholat dengan penuh kekhusyukan akan menemukan berbagai rahasia. Yang mana rahasia tersebut untuk lebih mendekatkan kepada Allah semata.  Rahasia dan inti sholat ialah menghadapkan hati kepada Allah dan menghadirkan diri secara penuh di hadapan-Nya.(hlm 85)
Rahasia bacaan dan gerakan sholat salah satunya yaitu penghambaan diri melalui takbir. Seorang hamba diperintahkan untuk menghadapkan wajahnya ke kiblat (rumah-Nya) yang suci dan menghadapkan hatinya kepada Allah agar terbebas dari sikapnya selama ini yang lalai dan berpaling dari-Nya. Ia letakkan kedua tanganya dengan penuh kepatuhan sebagai seorang hamba yang mengiba dan berpasrah kepada yang Esa dan mengakui segala kesalahan yang pernah di perbuat dan minta pengampunan-Nya.
Rahasia selanjutnya yaitu doa iftitah; dengan ucapan, gerak tubuh dan pengakuan hati, seorang hamba mengucapkan doa iftitah yang diantaranya juga menegaskan kesucian Allah “Mahasuci Engkau Ya Allah dan  dengan pujian kepada-Mu. Dan kemudian ia memanjatkan pujian kepada Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya. Dengan begitu, ia keluar dari sikap lalai dan menjauhi laku serta keadaan orang yang lalai. Sebab kelalaian merupakan tirai, bahkan dinding tebal yang menghalangi seorang hamba dari Allah.(hlm 100).
Masih banyak rahasia sholat yang mungkin belum banyak kita ketahui. Akan tetapi yang paling penting yaitu bagaimana kita bisa berusaha untuk menjadi khusyuk ketika sholat, meninggalkan segala pikiran-pikiran yang menggagu saat kita sedang menyembah pada Allah yang maha Esa. Yang memberi kehidupan bagi seluruh alam semesta. Tugas seorang hamba tidak lain yaitu hanya menyembah dan meminta pengampunan apabila melakukan kesalahan.
Dalam buku ini telah diuraikan banyak sekali seluk beluk tentang ke khusyukan sholat dan rahasia-rahasianya untuk itu, sepatutnya bagi siapa saja untuk menambah wawasan, buku ini sangat bermanfaat dan layak untuk di baca. (Penulis adalah Perintis Rumah Buku Kita)
Judul Buku      : Belajar Khusyuk
Penulis             : Izzuddin ibn Abdussalam& Ibn Qayyim al-Jauziyah
Penerbit           : Zaman
Tahun Terbit    : Pertama 2013
Tebal               : 203 hlm
ISBN               : 978-602-1687-00-0
Peresensi         : Khoirun Niam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 2

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Nga-ngapunten, Bu Nyai. Maaf, ini santri baru, Bu Nyai. Tolong dimaafkan. Biar nanti saya yang beri hukuman,” ucap lelaki berkacamata terbata—santri senior yang bertugas sebagai pengawas kelompok. Jika tidak salah dengar tadi namanya Kang Awan. Ya, Kang Awan. Dari suaranya, kentara sekali jika dia sedang menahan ketakutan. Sangat berbanding terbalik dengan sikap […]

  • Ngaos Jurnalistik

    Ngaos Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pati , Pelatihan jurnalistik Rabu (13/12) malam di lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro (PPSA) sangat memotivasi para peserta.  Kegiatan bertajuk “Ngaos Jurnalistik : Asyiknya Jadi Pencari Kabar” ini sedikitnya diikuti oleh lima puluh santri PPSA. Sedikitnya santri yang turut dalam agenda tersebut ditengarai pelaksanaannya yang telah memasuki liburan pondok. “Kalau pesertanya sedikit seperti ini […]

  • 100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Temanggung – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 4 terlaksana di Pondok Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini diikuti 100 santri dalam kegiatan bertema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dalam pembuka, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU […]

  • PCNU-PATI

    Sedang Tuhan Pun Cemburu

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sedang Tuhan pun Cemburu adalah sekumpulan esai-esai yang berkaitan dengan segala aspek kehidupan. Mulai dari kritik-kritik sosial seperti permasalahan narkotika dan seks ; politik seperti korupsi yang merajalela *rupanya korupsi memang sudah menjamur sejak dulu hiks* ; agama tentang seni islami dan dakwah ; sampai budaya di bahas di sini. Semuanya ditulis secara bernas oleh […]

  • Untaian Hikmah Dari Rasullah

    Untaian Hikmah Dari Rasullah

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya yang di utus membawa petunjuk  dan agama yang haq, untuk menunjukkan ke unggulan agama itu di atas segala agama, meskipun orang-orang musyrik banyak yang tidak suka dengan Rasullah.             Buku ini menjelaskan tentang perumpamaan menawan dari Rasullah dalam hadis-hadis sahih. Melalui buku ini Nabi Muhammad membuat banyak perumpamaan bagi […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

expand_less