Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menjaga Kekhusu’an Sholat

Menjaga Kekhusu’an Sholat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
Seorang yang khusyuk dalam menjalankan sholat, maka orang tersebut akan menemukan kenikmatan yang tak bisa diuraikan melalui kata-kata. Sebab hanya dia dan Allah sajalah yang mengetahui hal tersebut. Karena sholat mampu menyejukkan hati bagi mereka yang mencintai Allah dengan sungguh-sungguh dan menjahui segala laranganya. Yaitu bagi mereka ketika melakukan sholat dengan penuh ke khusyukan. Lebih dari itu, sholat merupakan hadiah dari Allah bagi mereka(hamba). Dia menunjukkan dan mengenalkannya kepada mereka melalui Rasul-Nya yang mulia. Sholat merupakan wujud dan bukti kasih sayang Allah serta penghormatan dari-Nya untuk mereka. Berkat sholat seorang hamba dapat meraih kehormatan mulia dari Allah dan menjadi orang yang di dekatkan kepada-Nya.(hlm 66).
Sholat bukan hanya gerakan anggota tubuh semata, akan tetapi seseorang yang melakukan sholat dengan penuh kekhusyukan akan menemukan berbagai rahasia. Yang mana rahasia tersebut untuk lebih mendekatkan kepada Allah semata.  Rahasia dan inti sholat ialah menghadapkan hati kepada Allah dan menghadirkan diri secara penuh di hadapan-Nya.(hlm 85)
Rahasia bacaan dan gerakan sholat salah satunya yaitu penghambaan diri melalui takbir. Seorang hamba diperintahkan untuk menghadapkan wajahnya ke kiblat (rumah-Nya) yang suci dan menghadapkan hatinya kepada Allah agar terbebas dari sikapnya selama ini yang lalai dan berpaling dari-Nya. Ia letakkan kedua tanganya dengan penuh kepatuhan sebagai seorang hamba yang mengiba dan berpasrah kepada yang Esa dan mengakui segala kesalahan yang pernah di perbuat dan minta pengampunan-Nya.
Rahasia selanjutnya yaitu doa iftitah; dengan ucapan, gerak tubuh dan pengakuan hati, seorang hamba mengucapkan doa iftitah yang diantaranya juga menegaskan kesucian Allah “Mahasuci Engkau Ya Allah dan  dengan pujian kepada-Mu. Dan kemudian ia memanjatkan pujian kepada Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya. Dengan begitu, ia keluar dari sikap lalai dan menjauhi laku serta keadaan orang yang lalai. Sebab kelalaian merupakan tirai, bahkan dinding tebal yang menghalangi seorang hamba dari Allah.(hlm 100).
Masih banyak rahasia sholat yang mungkin belum banyak kita ketahui. Akan tetapi yang paling penting yaitu bagaimana kita bisa berusaha untuk menjadi khusyuk ketika sholat, meninggalkan segala pikiran-pikiran yang menggagu saat kita sedang menyembah pada Allah yang maha Esa. Yang memberi kehidupan bagi seluruh alam semesta. Tugas seorang hamba tidak lain yaitu hanya menyembah dan meminta pengampunan apabila melakukan kesalahan.
Dalam buku ini telah diuraikan banyak sekali seluk beluk tentang ke khusyukan sholat dan rahasia-rahasianya untuk itu, sepatutnya bagi siapa saja untuk menambah wawasan, buku ini sangat bermanfaat dan layak untuk di baca. (Penulis adalah Perintis Rumah Buku Kita)
Judul Buku      : Belajar Khusyuk
Penulis             : Izzuddin ibn Abdussalam& Ibn Qayyim al-Jauziyah
Penerbit           : Zaman
Tahun Terbit    : Pertama 2013
Tebal               : 203 hlm
ISBN               : 978-602-1687-00-0
Peresensi         : Khoirun Niam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

      Potret Desa Kajen dan Masjid Kajen dari udara. Sumber : kajen-margoyoso.desa.id Sekelompok pemuda Desa Kajen yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak acara. “Karena pandemi, semua dilaksanakan secara daring […]

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

  • MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

    MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, mendirikan klinik rawat inap. Rencananya, para pasien yang berobat di klinik ini bakal digratiskan. Klinik ini dibangun menggunakan dana dari program infak Rp 5 ribu per bulannya. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim serta Ketua Tanfidziyah […]

  • PCNU-PATI Photo by Pexels

    Sampah

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Saya pernah mendengar sebuah hadis yang menjelaskan bahwa “kebersihan sebagian dari iman”, tentang hadis terbut saya mendengarkan pada saat ada pengajian dengan yang hadir ribuan orang dari kaum muslimn dan muslimat, pemuda dan pemudi, hingga anak dan kanak-kanak mereka hadir untuk mendengarkan siraman rohani dari pembicara yang sebagian orang mengatakan, apabila […]

  • PCNU- PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila Sebagai Pilar Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Baru-baru kita digegerkan dengan adanya aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung. Aksi bom bunuh diri ini, sebagai dikutip melalui detik.news setidak memakan 12 korban. Adapun korban yang meninggal dunia pertama, atas nama Agus sujatno (pelaku), kedua, anggota polisi atas nama Sofyan Didu, dan 10 korban lainnya mengalami luka-luka […]

  • 25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.453
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Semarang — Semangat kebersamaan dan nuansa hijau khas Nahdlatul Ulama (NU) menyelimuti Stadion Pandanaran, Wujil Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025, salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Santri yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Sedikitnya 25 ribu peserta […]

expand_less