Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

WINONG-MTs Negeri 1 Pati atau yang sering dijuluki MTsN Winong Menggelar acara maulidan Jumat (8/11) Siang yang dihadiri oleh seluruh siswa, wali siswa, guru dan karyawan. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati miladiyah Nabi Muhammad SAW.

Sejatinya, 12 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad jatuh pada hari ini, Sabtu (9/11). Namun seperti kebanyakan sekolah lain, peringatan maulid nabi dilaksanakan kemarin agar hari ini peserta didik bisa menikmati liburan.

Habib Mahdi dan Habib Aqil saat memimpin maulid di MTsN 1 Pati

Ali Musyafak, S.Ag., M.Pd.I., kepala MTsN 1 Pati menegaskan bahwa keteladanan sifat rasulullah perlu diimplementasikan bukan hanya dalam diri peserta didik, namun juga bagi pendidik. Melalui peringatan maulud ini, pihaknya berharap, baik peserta didik maupun pendidik dan karyawan di MTsN 1 Pati dapat berakhlak sebagaimana baginda Nabi, sehingga visi madrasah dapat tercapai.

“Kalau semua elemen madrasah bisa berakhlak layaknya nabi, otomatis kita akan maju. Akhlakul karimah, profesional dan komitmen dalam menjalankan tugas masing-masing.” Tegasnya.

Sesuai dengan motto madrasah, MTsN 1 Pati : Berkarakter, Barokah, Manfaat dan Istiqomah, Ali mencoba menggiring seluruh komponen madrasah dimana ia bertugas untuk mencapai itu semua dengan panduan berupa keteladanan Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan maulid, ia tidak mau asal memperingati. Baginya, Maulid merupakan hal penting dalam peradaban ummat manusia.

“Maulid Nabi itu kan tonggak sejarah dari masa kegelapan jahiliyyah menuju pencerahan Islam. Ini momen yang sangat penting khususnya bagi umat Islam” tuturnya.

Dengan alasan tersebut, pihak MTsN 1 Pati mengundang dua orang habib untuk menumbuhkan semangat perjuangan nabi dihadapan para peserta didik dan guru. Mereka adalah Habib Mahdi dan Habib Abu Bakar bin Aqil dari kota Jepara.

Terbukti, dengan kehadiran dua sosok keturunan Nabi Muhammad SAW ini, pelaksanaan maulid di MTsN berlangsung meriah. Para peserta didik antusias mengikuti dendangan sholawat dan pembacaan maulid yang dipimpin langsung oleh dua habib ini.

“Kalau peserta didik sudah semangat, kita tinggal melakukan follow up.” Begitu imbuh Ali.

Dalam majelis tersebut, hadir juga beberapa tokoh penting, seperti pejabat pemerintah dan beberapa tokoh agama. Bupati Pati, H. Haryanto, S.H., MM. M.Si, melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Pati H. Heri Supriyono menyampaikan supportnya kepada MTsN 1 Pati. Menurutnya, MTsN ini merupakan salah satu madrasah yang turut ambil peranan penting dalam membangun masyarakat di Kabupaten Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meneledani Spirit Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim

    Meneledani Spirit Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS: Ash-Shaffat:102).  Idul Adha merupakan momen di mana umat Islam […]

  • Aturan

    Aturan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

  • PCNU-PATI

    Muncul Gerakan Dukungan Calon Bupati Pati dari Kalangan NU, Ini Kata ketua PCNU

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id – Menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Pati 2024, muncul gerakan dukungan terhadap Calon Bupati maupun Wakil Bupati dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Gerakan ini bertagar “2024 Wayahe Wong NU Mimpin Pati”. Rokib Ismail, inisiator gerakan tersebut mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Pati ini dipimpin oleh warga Nahdliyin.   “Sudah saatnya Pati dipimpin oleh orang NU. […]

  • Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik - PCNU PATI

    Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi (baca dan tulis) di ranah akademik, segenap civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan workshop kepenulisan. Sabtu, (9/4/2022).Bertempat di Gedung U Kampus UMK. Acara yang diikuti oleh semua civitas akademika dan mengundang pelajar di sekitar Kudus disambut dengan baik dan antusias dari peserta.Muhammad Ilham selaku panitia pelaksana menjelaskan, bahwa “ […]

  • PCNU-PATI

    Dalam Dekapan Ukhuwah

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Alangkah syahdu menjadi kepompong, berkarya dalamdiam, bertahan dalam kesempitan. Tetapi bila tiba waktuuntuk jadi kupu-kupu, tak ada pilihan selain terbangmenari; melantun kebaikan di antara bunga, menebarkeindahan pada dunia.Dan angin pun memeluknya, dalam sejukdan wangi surga.Alangkah damai menjadi bebijian; bersembunyi dikegelapan, menanti siraman hujan, menggali hunjamandalam-dalam. Tapi bila tiba saat untuk tumbuh dan mekar,tak ada pilihan […]

expand_less