Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

WINONG-MTs Negeri 1 Pati atau yang sering dijuluki MTsN Winong Menggelar acara maulidan Jumat (8/11) Siang yang dihadiri oleh seluruh siswa, wali siswa, guru dan karyawan. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati miladiyah Nabi Muhammad SAW.

Sejatinya, 12 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad jatuh pada hari ini, Sabtu (9/11). Namun seperti kebanyakan sekolah lain, peringatan maulid nabi dilaksanakan kemarin agar hari ini peserta didik bisa menikmati liburan.

Habib Mahdi dan Habib Aqil saat memimpin maulid di MTsN 1 Pati

Ali Musyafak, S.Ag., M.Pd.I., kepala MTsN 1 Pati menegaskan bahwa keteladanan sifat rasulullah perlu diimplementasikan bukan hanya dalam diri peserta didik, namun juga bagi pendidik. Melalui peringatan maulud ini, pihaknya berharap, baik peserta didik maupun pendidik dan karyawan di MTsN 1 Pati dapat berakhlak sebagaimana baginda Nabi, sehingga visi madrasah dapat tercapai.

“Kalau semua elemen madrasah bisa berakhlak layaknya nabi, otomatis kita akan maju. Akhlakul karimah, profesional dan komitmen dalam menjalankan tugas masing-masing.” Tegasnya.

Sesuai dengan motto madrasah, MTsN 1 Pati : Berkarakter, Barokah, Manfaat dan Istiqomah, Ali mencoba menggiring seluruh komponen madrasah dimana ia bertugas untuk mencapai itu semua dengan panduan berupa keteladanan Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan maulid, ia tidak mau asal memperingati. Baginya, Maulid merupakan hal penting dalam peradaban ummat manusia.

“Maulid Nabi itu kan tonggak sejarah dari masa kegelapan jahiliyyah menuju pencerahan Islam. Ini momen yang sangat penting khususnya bagi umat Islam” tuturnya.

Dengan alasan tersebut, pihak MTsN 1 Pati mengundang dua orang habib untuk menumbuhkan semangat perjuangan nabi dihadapan para peserta didik dan guru. Mereka adalah Habib Mahdi dan Habib Abu Bakar bin Aqil dari kota Jepara.

Terbukti, dengan kehadiran dua sosok keturunan Nabi Muhammad SAW ini, pelaksanaan maulid di MTsN berlangsung meriah. Para peserta didik antusias mengikuti dendangan sholawat dan pembacaan maulid yang dipimpin langsung oleh dua habib ini.

“Kalau peserta didik sudah semangat, kita tinggal melakukan follow up.” Begitu imbuh Ali.

Dalam majelis tersebut, hadir juga beberapa tokoh penting, seperti pejabat pemerintah dan beberapa tokoh agama. Bupati Pati, H. Haryanto, S.H., MM. M.Si, melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Pati H. Heri Supriyono menyampaikan supportnya kepada MTsN 1 Pati. Menurutnya, MTsN ini merupakan salah satu madrasah yang turut ambil peranan penting dalam membangun masyarakat di Kabupaten Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Rombongan pengurus MWC-NU Gembong disambut hangat di kediaman KH. Ahmad Muwaffiq di Perum Jombor Pratama nomor 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. K. Sholihin, ketua MWC-NU Gembong beserta tamu-tamu lain menemui Gus Muwaffiq sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB, Selasa (17/9). Gus Muwaffiq (tengah) sedang Bencanda dengan K. Sholikhin (kiri) dan M. Subhan (kanan) Dalam acara […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

  • PCNU-PATI

    Lagi, Lazisnu Klakahkasihan Bikin Gebrakan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Lagi, Lazisnu Ranting Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong kembali membuat gebrakan. Bukan hanya memburu Mobil Layanan Ummat, mereka justru membuat kegiatan yang lebih bersifat urgent, yaitu Santunan yatim, dhuafa dan partisipasi pendidikan. Kegiatan bertajuk Lazisnu Klakahkasihan Progresif di Bulan Ramadhan tersebut dipusatkan di tiga dukuh, yaitu Salak, Domo dan Segawe. Sedikitnya, 15 yatim, 140 […]

  • Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq selalu menjadi trending topik di kalangan da’i terutama menjelang peringatan hari agung isro’ mi’roj. Pasalnya, dialah tokoh islam yang seketika membenarkan klaim Nabi Muhammad yang menyatakan telah mengunjungi Palestina lalu naik menuju langit ke-tujuh dalam waktu semalam. Sebagai catatan, Nabi melaksanakan kegiatan luar biasa tersebut […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

expand_less