Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

Maulidan di MTsN 1 Pati berlangsung Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

WINONG-MTs Negeri 1 Pati atau yang sering dijuluki MTsN Winong Menggelar acara maulidan Jumat (8/11) Siang yang dihadiri oleh seluruh siswa, wali siswa, guru dan karyawan. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati miladiyah Nabi Muhammad SAW.

Sejatinya, 12 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad jatuh pada hari ini, Sabtu (9/11). Namun seperti kebanyakan sekolah lain, peringatan maulid nabi dilaksanakan kemarin agar hari ini peserta didik bisa menikmati liburan.

Habib Mahdi dan Habib Aqil saat memimpin maulid di MTsN 1 Pati

Ali Musyafak, S.Ag., M.Pd.I., kepala MTsN 1 Pati menegaskan bahwa keteladanan sifat rasulullah perlu diimplementasikan bukan hanya dalam diri peserta didik, namun juga bagi pendidik. Melalui peringatan maulud ini, pihaknya berharap, baik peserta didik maupun pendidik dan karyawan di MTsN 1 Pati dapat berakhlak sebagaimana baginda Nabi, sehingga visi madrasah dapat tercapai.

“Kalau semua elemen madrasah bisa berakhlak layaknya nabi, otomatis kita akan maju. Akhlakul karimah, profesional dan komitmen dalam menjalankan tugas masing-masing.” Tegasnya.

Sesuai dengan motto madrasah, MTsN 1 Pati : Berkarakter, Barokah, Manfaat dan Istiqomah, Ali mencoba menggiring seluruh komponen madrasah dimana ia bertugas untuk mencapai itu semua dengan panduan berupa keteladanan Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan maulid, ia tidak mau asal memperingati. Baginya, Maulid merupakan hal penting dalam peradaban ummat manusia.

“Maulid Nabi itu kan tonggak sejarah dari masa kegelapan jahiliyyah menuju pencerahan Islam. Ini momen yang sangat penting khususnya bagi umat Islam” tuturnya.

Dengan alasan tersebut, pihak MTsN 1 Pati mengundang dua orang habib untuk menumbuhkan semangat perjuangan nabi dihadapan para peserta didik dan guru. Mereka adalah Habib Mahdi dan Habib Abu Bakar bin Aqil dari kota Jepara.

Terbukti, dengan kehadiran dua sosok keturunan Nabi Muhammad SAW ini, pelaksanaan maulid di MTsN berlangsung meriah. Para peserta didik antusias mengikuti dendangan sholawat dan pembacaan maulid yang dipimpin langsung oleh dua habib ini.

“Kalau peserta didik sudah semangat, kita tinggal melakukan follow up.” Begitu imbuh Ali.

Dalam majelis tersebut, hadir juga beberapa tokoh penting, seperti pejabat pemerintah dan beberapa tokoh agama. Bupati Pati, H. Haryanto, S.H., MM. M.Si, melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Pati H. Heri Supriyono menyampaikan supportnya kepada MTsN 1 Pati. Menurutnya, MTsN ini merupakan salah satu madrasah yang turut ambil peranan penting dalam membangun masyarakat di Kabupaten Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Kehidupan pra Islam membatasi bahkan mendiskriminasi para perempuan. Bahkan ia diperlakukan tidak manusiawi, seperti ketika bayi perempuan lahir maka banyak yang menguburnya hidup-hidup dengan alasan menganggap perempuan lemah tidak mampu berkontribusi dalam perang.  Ada juga yang beranggapan jika membiarkannya hidup maka nanti akan merepotkan saja. Hadist dari Ibnu Abbas RA ia bercerita: […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.719
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, punya tradisi sendiri di akhir bulan Sya’ban atau Ruwah, yaitu melakukan bancakan dan berebut kue apem. Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Masyarakat sekitar menyebut perayaan ini dengan istilah “Ruwahan Apem” atau “Ngruwahi Sewu Apem”. Untuk menyiapkan acara tersebut, masyarakat setempat membutuhkan […]

  • Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pembina PIMPINAN Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Panggungroyom, Nur Aziz mengungkapkan, bahwa organisasi Pelajar NU ini dapat diikuti oleh semua kalangan. Hal ini disampaikannya dalam acara yasinan rutinan dan sosialisasi PR IPNU IPPNU Desa Panggungroyom di Musala Sanilil Huda, Minggu (27/3/2022). “Kita disini ipnu […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Banyak terjadi di desa-desa, masyarakat memberikan zakatnya kepada modin (kesra) dan pemuka agama. Padahal orang-orang yang diberi zakat tersebut kelihatan kecukupan, bahkan ada yang kaya. Atas nama apakah orang-orang tersebut dalam golongan mustahiq az-zakah (orang-orang yang berhak menerima zakat) ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh                                               Orang yang menerima zakat dalam pertanyaan di […]

expand_less