Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi.

Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. Pria yang sehari-hari mengajar di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso ini menyingkirkan 53 peserta dari 5 Negara Asean.

Miftahul Huda (Batik NU) saat menerima penghargaan sebagai juara II lomba kaligrafi Asean di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia.

“Alhamdulillah, hasil ini bukan hasil instan, tapi melalui berbagai latihan yang sangat instens” tutur pria kelahiran Pati, 28 Februari 1985 ini.

Huda (sapaan akrab Miftahul Huda) mengirimkan karya kaligrafi berupa Q.S. Ali Imran : 102 sampai dengan 104. Ayat inilah yang membawanya meraih gelar runner up dalam lomba yang dihelat oleh Bahagian Pentadbiran Wilayah dan Daerah Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sabah, Kota Kinabalu Malaysia tersebut.

Mulanya, Huda mengirimkan karya pada 1 Oktober 2019. 6 Nopember 2019, dewan juri melakukan penilaian dan tepat 7 Nopember 2019, hasil lomba diumumkan.

Hal ini tentu sangat membanggakan baik bagi Huda maupun Indonesia. Namun satu hal yang lebih menjadi perhatian adalah kostum yang dikenakan oleh Minftahul Huda pada saat penerimaan penghargaan.

Jumat (8/11) saat menerima anugerah sebagai juara II lomba kaligrafi tingkat Asean, Huda mengenakan kemeja batik NU. Menurutnya, hal ini sengaja ia persiapkan dari rumah untuk menunjukkan eksistensi santri NU di ajang dunia.

“Saya termotivasi untuk mengenakan batik NU karena bagaimanapun saya adalah santri NU dan medan perjuangan saya melalui kaligrafi salah satunya saya dedikasikan untuk NU.” Ungkapnya.

Kepada pcnupati.or.id, pria yang berdomisili di Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso ini mengaku cukup bangga dengan raihannya. Namun, hasil ini tidak lantas membuat Huda merasa puas. Ia tetap akan berjuang mengukir prestasi dalam dunia yang dicintainya, dunia kaligrafi.

Ia bahkan memiliki angan untuk menghidupkan kaligrafi, khususnya di Kabupaten Pati. Menurutnya, semua orang bisa berprestasi di bidang ini, asalkan disiplin, rajin berlatih, sering men-tashhih karya kepada guru dan yang paling penting, menurutnya adalah berdoa kepada Allah SWT.

“Jika ingin bersungguh-sungguh dalam mempelajari klaigrafi, kita harus disiplin, jangan bosan berlatih, selalu komunikasi dengan guru dan tersu memohon kepada Allah SWT. Tandasnya.

Ia juga menyatakan bahwa prestasi tidak bisa dicapai dengan cuma-cuma. Semua pencapaian membutuhkan modal yang besar. Dalam hal kaligrafi, modal terpenting bukanlah materi, namun latihan ekstra dan menyerap materi yang disampaikan oleh guru.

“Pesan saya kepada adik-adik yang ingin memperdalam klaigrafi, kalau mau jadi luar biasa, usahanya jangan biasa-biasa saja. Pertama, kita harus latihan terus dan tawadlu’ kepada guru. Itu kunci utama sukses di bidang kaligrafi.” Tutupnya kepada pcnupati.or.id.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam.  Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap.  Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan […]

  • Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.019
    • 0Komentar

      Pati – Alumni Madrasah TBS Kudus dari Kabupaten Pati atau Ikatan Siswa Abiturien Tasywiquth Thullab Salafiyah (IKSAB) Pati ikut memperingati satu abad madrasah tersebut. Mereka pun menggelar doa bersama dan memilih ketua baru. Kegiatan yang digelar di Ponpes Darul Hidayah, Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ini berjalan dengan khidmat, Sabtu (1/11/2025) […]

  • PCNU PATI - Dakwah Berbasis Literasi. Photo by Aaron Burden on Unsplash

    Dakwah Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Dakwah memang erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar dan di sana banyak orang yang berkumpul untuk mendengarkannya. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan public speaking yang bagus, maka dakwah dengan cara apapun sangat dianjurkan, asalkan sesuai dengan perintah Allah Swt dan petunjuk Rasulullah Saw yakni dakwah dengan hikmah, dengan kebijaksanaan, dan pelajaran […]

  • Dukung Toleransi, Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Moderasi Beragama

    Dukung Toleransi, Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Moderasi Beragama

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ruang Zoom Meeting Webinar dengan tema ‘Menguatkan Kerukunan Beragama di Era Pandemi’ yang diselenggarakan oleh Kelompok 107 KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang PATI – Mahasiswa Kelompok 107 KKN RDR 77 tahun 2021 menyelenggarakan Webinar Moderasi Beragama melalui aplikasi Zoom, Minggu (31/10). Acara dengan tema ‘Menguatkan Kerukunan Beragama di Era Pandemi’ ini dihadiri oleh beberapa […]

  • PCNU PATI. Ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin menyerahkan kenang-kenangan kepada ketua takmir Masjid Jami'atul Husna, Dukuh Godangmulyo, Gembong

    Safari Ramadhan, MWC-NU Gembong Beberkan Peran Lazisnu kepada Warga

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    GEMBONG – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gembong kembali memgadakan safari Ramadhan tarawih kelilih setelah dua tahun libur. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda rutin dalam dua periode K. Sholikhin tersebut kembali digelar di lima tempat. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris MWC, KH. Nur Hasyim. “Setiap tahun kami pusatkan di lima desa, tahun ini […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

expand_less