Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
  • visibility 341
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi.

Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. Pria yang sehari-hari mengajar di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso ini menyingkirkan 53 peserta dari 5 Negara Asean.

Miftahul Huda (Batik NU) saat menerima penghargaan sebagai juara II lomba kaligrafi Asean di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia.

“Alhamdulillah, hasil ini bukan hasil instan, tapi melalui berbagai latihan yang sangat instens” tutur pria kelahiran Pati, 28 Februari 1985 ini.

Huda (sapaan akrab Miftahul Huda) mengirimkan karya kaligrafi berupa Q.S. Ali Imran : 102 sampai dengan 104. Ayat inilah yang membawanya meraih gelar runner up dalam lomba yang dihelat oleh Bahagian Pentadbiran Wilayah dan Daerah Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sabah, Kota Kinabalu Malaysia tersebut.

Mulanya, Huda mengirimkan karya pada 1 Oktober 2019. 6 Nopember 2019, dewan juri melakukan penilaian dan tepat 7 Nopember 2019, hasil lomba diumumkan.

Hal ini tentu sangat membanggakan baik bagi Huda maupun Indonesia. Namun satu hal yang lebih menjadi perhatian adalah kostum yang dikenakan oleh Minftahul Huda pada saat penerimaan penghargaan.

Jumat (8/11) saat menerima anugerah sebagai juara II lomba kaligrafi tingkat Asean, Huda mengenakan kemeja batik NU. Menurutnya, hal ini sengaja ia persiapkan dari rumah untuk menunjukkan eksistensi santri NU di ajang dunia.

“Saya termotivasi untuk mengenakan batik NU karena bagaimanapun saya adalah santri NU dan medan perjuangan saya melalui kaligrafi salah satunya saya dedikasikan untuk NU.” Ungkapnya.

Kepada pcnupati.or.id, pria yang berdomisili di Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso ini mengaku cukup bangga dengan raihannya. Namun, hasil ini tidak lantas membuat Huda merasa puas. Ia tetap akan berjuang mengukir prestasi dalam dunia yang dicintainya, dunia kaligrafi.

Ia bahkan memiliki angan untuk menghidupkan kaligrafi, khususnya di Kabupaten Pati. Menurutnya, semua orang bisa berprestasi di bidang ini, asalkan disiplin, rajin berlatih, sering men-tashhih karya kepada guru dan yang paling penting, menurutnya adalah berdoa kepada Allah SWT.

“Jika ingin bersungguh-sungguh dalam mempelajari klaigrafi, kita harus disiplin, jangan bosan berlatih, selalu komunikasi dengan guru dan tersu memohon kepada Allah SWT. Tandasnya.

Ia juga menyatakan bahwa prestasi tidak bisa dicapai dengan cuma-cuma. Semua pencapaian membutuhkan modal yang besar. Dalam hal kaligrafi, modal terpenting bukanlah materi, namun latihan ekstra dan menyerap materi yang disampaikan oleh guru.

“Pesan saya kepada adik-adik yang ingin memperdalam klaigrafi, kalau mau jadi luar biasa, usahanya jangan biasa-biasa saja. Pertama, kita harus latihan terus dan tawadlu’ kepada guru. Itu kunci utama sukses di bidang kaligrafi.” Tutupnya kepada pcnupati.or.id.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI Photo by geralt

    “Wuih Kompak Amat”

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Cerita lucu ini berawal ketika menjelang Isya beberapa warga bergegas ke masjid untuk azan. Belum lagi sampai masjid terlihat seorang pemuda dengan tampang klimis dan dihiasi jenggot sedang menyapu di lantai masjid. Azan dimulai, jamaah pun berdatangan dan siap mendirikan shalat Isya berjamaah. Sang pemuda yang tadi menyapu segera saja […]

  • Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

    Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menggandeng PWNU DIY gelar rutinan Masjid Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada Jumat (10/11) lalu, para maahasiswa santri tersebut menghadirkan KH. Mas’ud Masduki, Ro’is Syuriyah PWNU DIY dan Gus Awwaludin Mualif, Ketua Lesbumi PWNU DIY untuk menjadi pemateri. Menurut PLT ketua Matan […]

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • PCNU-PATI

    Lagi, Lazisnu Klakahkasihan Bikin Gebrakan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Lagi, Lazisnu Ranting Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong kembali membuat gebrakan. Bukan hanya memburu Mobil Layanan Ummat, mereka justru membuat kegiatan yang lebih bersifat urgent, yaitu Santunan yatim, dhuafa dan partisipasi pendidikan. Kegiatan bertajuk Lazisnu Klakahkasihan Progresif di Bulan Ramadhan tersebut dipusatkan di tiga dukuh, yaitu Salak, Domo dan Segawe. Sedikitnya, 15 yatim, 140 […]

  • Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Dalam Seminar Nasional Online (Sensasi Online) ke-7 yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia bertajuk “Reformasi Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/4/2024), disimpulkan bahwa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD perlu direformulasi. Narasumber kegiatan tersebut yaitu dosen PGMI INISNU […]

expand_less