Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Konvergensi

Konvergensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

“Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau.

Saya suka dengan istilah konvergensi. Karena tanpa disadari sebetulnya saya sedang menjalankan hal itu. Saya selama ini bekerja dengan model tersebut dengan yang dinamakan konvergensi. Bekerja di bidang yang saya sukai yang mendatangkan uang adalah hal yang luar biasa bagiku. Bisa jadi tidak semua orang merasakannya. Ada sebagian orang hanya sekadar bekerja tanpa pernah menikmatinya lantaran bukan di bidangnya.

Saya menyukai aktivitas membaca dan menulis. Sudah sejak lama saya melakukannya. Tapi dulu tidak berpikir akan menghasilkan uang dari kedua aktivitas itu. Mungkin belum terpikirkan, karena kurangnya wawasan. Tahunya pekerjaan adalah hal-hal yang lumrah atau populer di masyarakat seperti menjadin guru, dosen, pegawai toko, dan lain sebagainya. Tapi menjadikan hobi sebagai pekerjaan belum ada dalam otak saya.

Hingga kemudian dalam satu fase saya menyadari bahwa saya bisa mencari uang dari membaca dan menulis. Dengan kata lain saya bisa bekerja dengan menulis. Saya menulis resensi di koran-koran dan menulis buku di berbagai penerbit adalah bukti saya mendapatkan uang dari menulis. Sudah puluhan resensi dan buku yang saya tulis. Berarti sudah jutaan rupiah dari situ saya hasilkan. Sebuah pencapaian yang patut saya syukuri.

Untuk membuktikannya memang tidak mudah. Ada proses yang begitu panjang. Bertahun-tahun saya melakukannya. Bisa dibilang di antara berbagai pekerjaan yang saya lakoni menulis adalah pekerjaan yang tidak pernah putus dari tahun 2005 hingga sekarang (Mei 2020). Jadi sudah berapa tahun saya melakukannya? Silakan hitung sendiri.

Kita lanjutkan kembali perkataan Chris Guillebeau:

“Tidak semua yang Anda suka atau lakukan dengan terampil menarik bagi semua orang, dan tidak dapat dipasarkan. Begitu juga, tak seorang pun dapat menyediakan solusi bagi setiap masalah atau menarik minat semua orang. Akan tetapi, dalam irisan dua buah lingkaran, di mana gairah atau keterampilan bertemu manfaat, sebuah bisnis mikro yang dibangun di atas kebebasan dan nilai dapat bertumbuh-kembang.”

Ada dua pesan yang bisa kita garisbawahi bahwa hobi yang kita sukai yang hendak dijadikan pekerjaan belum tentu disukai orang. Artinya apa yang kita lakukan belum tentu berbuah jadi uang. Ya, betul sekali, saya mengalami hal itu. Tidak semua yang saya tulis bisa menghasilkan uang. Bahkan, mungkin lebih banyak yang tidak menghasilkan uang ketimbang sebaliknya.

Tapi, saya tidak berhenti lantaran seperti itu. Saya terus melakukannya. Saya terus berproses, hingga kemudian saya membuktikan pesan yang kedua dari Chris di atas bahwa saya terus berkembang dari proses menulis itu: relasi, kognisi, dan money. Pada akhirnya ada banyak hal yang saya dapatkan yang tidak hanya berbentuk uang, tapi juga yang lainnya. Alhamdulillah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PCNU Kabupaten Pati melantik pengurus MWC Nahdlatul Ulama Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2023-2028, Ahad, (21/5). Pelantikan pengurus MWCNU Kec. Jakenan ini berlangsung di Gedung NU Kec. Jakenan, mulai jam 09.00 WIB. Dari Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati hadir langsung Ketua Tanfidziyah, KH. Yusuf Hasyim, dan Sekretaris PCNU, Maskan. Selain itu tampak sebagai undangan, […]

  • ‘Tetangga’ Lucurkan Web,  NU Pati Ikut Bangga

    ‘Tetangga’ Lucurkan Web, NU Pati Ikut Bangga

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PATI-NU sebagai organisasi berbasis sosial keagamaan yang terus mengedepankan nasionalisme harus bertahan ditengah fitnah-fitnah kaum radikal. Media sosial dan internet menjadi sarang bagi penebar kebencian untuk melancarkan serangan kepada NU beserta amaliahnya. Proses peluncuran web PCNU Kudus di @Hom Hotel. Sumber gambar : nu online Namun tak dipungkiri, serangan-serangan ini justru membuat warga nahdliyyin mulai […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • Photo by The Cleveland Museum of Art

    Crush Never Ending

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Pertanyaannya masih sama. Kenapa aku belum bisa bergerak untuk membuka hati. Sedang kamu sudah punya kebahagiaan baru. Aku masih mempertanyakan kenapa perasaanku masih begitu lekatnya. Sedang kamu sepertinya sudah hilang beban dan melepasku tanpa arah. Aku tak pernah ingin tahu kehidupanmu sekarang. Entah siapa istrimu, entah bagaimana anakmu. I don’t care. […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

expand_less