Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
  • visibility 313
  • comment 0 komentar
Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya.

Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, menuturkan bahwa Islam itu memudahkan dan bukanya mempersulit. Beliau mengisahkan tentang seorang seorang sahabat Nabi yang hidup di masa tabiin. Suatu ketika saat sholat jamaah hendak dimulai dan muadzin pun telah mengumandangkan iqomat, Sang Sahabat yang hendak takbiratul ihram, membatalkan takbirnya karena melihat untanya kabur.

Sang Sahabat kemudian mengejar unta yang kabur tadi hingga kembali tertangkap.

Islam itu mudah

Lantaran menangkap unta dan mengikatnya agar tidak kembali kabur, sekembalinya ke jamaah, Sang Sahabat akhirnya tertinggal sholat dan jadi masbuq (makmum yang terlambat).

Sehabis sholat jamaah, beberapa tabi’in berbisik dan mengomentari kejadian tersebut.

“Lihatlah orang tua itu. Cinta dunia. Padahal dia sahabat Nabi tetapi lebih mendahulukan mencari untanya dari pada sholat dengan menyertai takbiratul ihram-nya imam'”, demikian ucap para tabi’in.

Mendengar perkataan para tabi’in tersebut, Sang Sahabat menangis. “Dulu di zaman Nabi Muhammad hal seperti ini tidak apa-apa. Tetapi saat di jaman tabi’in kok malah jadi masalah,” sesal Sang Sahabat.

Penuturan KH. Bahauddin Nursalim terkait kisah ini dapat disimak di vidio yang diunggah oleh akun twitter @nahdlatululama berikut ini.

[HIKMAH]

Islam itu memudahkan, bukan malah mempersulit. Itu prinsip dalam agama Islam.
Simak penjelasan Gus Bahauddin Nursalim berikut ini. pic.twitter.com/kBUQEniYQB

— Nahdlatul Ulama (@nahdlatululama) July 18, 2019

Dari kisah ini beliau menyimpulkan bahwa ketika Nabi Muhammad masih hidup, Islam itu mudah. “Ada yang mencari unta dulu, ada yang macam-macam dulu. Kok sekarang Islam menjadi repot”, jelas Gus Baha (panggilan akrab KH. Bahauddin).

Hal yang serupa pernah juga disampaikan oleh KH. A Mustofa Bisri (Gus Mus) sebagaimana PCNU Pati lansir dari situs MusliModerat.

“Nabi Muhammad adalah manusia yang pandai memanusiakan manusia. Tidak mempersulit orang lain, malah memudahkan,” tutur Gus Mus.

Menurut penuturan Kyai yang juga budayawan ini, Nabi Muhammad SAW merupakan pribadi yang memiliki sifat mempermudah urusan orang lain, tidak mempersulitnya. Sehingga beragama itu bukan untuk memsulit seseorang, tetapi justru sebaliknya menjadikan mudah. Justru jika ada pihak-pihak yang mempersulit dalam beragama, jelasitu bukan dari ajaran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad dalam salah satu haditsnya berpesan,
يَسِّرُوْا وَلاَ تُعَسِّرُوْا وَبَشِّرُوْا وَلاَ تُنَفِّرُوْا
Artinya: “Permudahlah dan jangan mempersulit, berikanlah kabar gembira dan jangan membuat orang lari.” (HR. Al-Bukhari No. 69, 6125).

So, siapa yang masih beranggapan bahwa Islam itu sulit, Islam itu merepotkan? Salah. Islam itu memudahkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL – Banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal berkolaborasi adakan istighotsah dan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jum’at (22/10/2021)  Acara bertempat di kediaman KH. Muadz Thohir, Dukuh Karanganyar, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal dan berlangsung pada pukul 07.00 – 11.30 WIB.  Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar banom NU […]

  • Konferensi Gabus Ketua Lama Memimpin Kembali

    Konferensi Gabus Ketua Lama Memimpin Kembali

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Senin, 30/11/15 Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Gabus mengadakan Konferensi hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisi.             Setelah ketua lama Saifullah memberikan laporan pertanggung jawaban baik secara administrasi atau pun yang lainnya, maka selanjutnya sidang akan di pimpin oleh […]

  • MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun kemarin MWCNU Kec Margorejo mengadakan konferensi pergantian pengurus dengan harapan melalui pergantian pengurus ini MWCNU Kec Margorejo akan berkembang menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik Se Kab Pati. Sebab kedepannya lembaga pendidikan milik NU akan di bangun di Kecamatan Margorejo.             “Konferensi kali ini menggunakan sistem Ahwa seperti MWCNU lainnya. Karena dengan pertimbangan […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Perayaan Ulang Tahun

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Dikalangan masyarakat umum (awam), bila bertetapan dengan hari kelahirannya, biasanya diadakan perayaan hari ulang tahun, acaranya pun digelar semeriah mungkin, mulai acara potong tumpeng, ucapan selamat, musik-musikan dan lain-lain. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya merayakan hari ulang tahun sebagaimana yang terjadi selama ini ? Jawaban : Hukumnya bid’ah hasanah, apabila terdapat umûrun hasanatun. Referensi : Mukhtashor […]

  • Vicky Prasetyo dan Wakil DPRD Jateng Sapa Peserta Kemah Maarif NU Jateng

    Vicky Prasetyo dan Wakil DPRD Jateng Sapa Peserta Kemah Maarif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.312
    • 0Komentar

      Dialog kebangsaan menjadi bagian penting dalam Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah melalui agenda temu tokoh. Kegiatan ini menghadirkan Wakil DPRD Jawa Tengah Mohamad Soleh, ST, M.En, Syarif Abdullah, serta artis ibu kota Vicky Prasetyo. Temu tokoh yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran, tersebut diikuti ratusan peserta dengan antusias. Para […]

  • QUO VADIS PENDIDIKAN NAHDLATUL ‘ULAMA; Membaca Problematika Pesantren dan Madrasah

    QUO VADIS PENDIDIKAN NAHDLATUL ‘ULAMA; Membaca Problematika Pesantren dan Madrasah

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdhatul Ulama (NU) sesungguhnya memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses perkembangan pendidikan terutama pendidikan Islam. Pada dasarnya sejarah pergerakan NU itu sendiri merupakan gerakan pendidikan di seluruh Indonesia.[1]Banyaknya lembaga-lembaga pendidikan seperti pesantren, majlis ta’lim, diniyah atau madrasah yang menjadi basis kultural NU dapat menjadi indikasi gerakan […]

expand_less