Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
  • visibility 252
  • comment 0 komentar
Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya.

Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, menuturkan bahwa Islam itu memudahkan dan bukanya mempersulit. Beliau mengisahkan tentang seorang seorang sahabat Nabi yang hidup di masa tabiin. Suatu ketika saat sholat jamaah hendak dimulai dan muadzin pun telah mengumandangkan iqomat, Sang Sahabat yang hendak takbiratul ihram, membatalkan takbirnya karena melihat untanya kabur.

Sang Sahabat kemudian mengejar unta yang kabur tadi hingga kembali tertangkap.

Islam itu mudah

Lantaran menangkap unta dan mengikatnya agar tidak kembali kabur, sekembalinya ke jamaah, Sang Sahabat akhirnya tertinggal sholat dan jadi masbuq (makmum yang terlambat).

Sehabis sholat jamaah, beberapa tabi’in berbisik dan mengomentari kejadian tersebut.

“Lihatlah orang tua itu. Cinta dunia. Padahal dia sahabat Nabi tetapi lebih mendahulukan mencari untanya dari pada sholat dengan menyertai takbiratul ihram-nya imam'”, demikian ucap para tabi’in.

Mendengar perkataan para tabi’in tersebut, Sang Sahabat menangis. “Dulu di zaman Nabi Muhammad hal seperti ini tidak apa-apa. Tetapi saat di jaman tabi’in kok malah jadi masalah,” sesal Sang Sahabat.

Penuturan KH. Bahauddin Nursalim terkait kisah ini dapat disimak di vidio yang diunggah oleh akun twitter @nahdlatululama berikut ini.

[HIKMAH]

Islam itu memudahkan, bukan malah mempersulit. Itu prinsip dalam agama Islam.
Simak penjelasan Gus Bahauddin Nursalim berikut ini. pic.twitter.com/kBUQEniYQB

— Nahdlatul Ulama (@nahdlatululama) July 18, 2019

Dari kisah ini beliau menyimpulkan bahwa ketika Nabi Muhammad masih hidup, Islam itu mudah. “Ada yang mencari unta dulu, ada yang macam-macam dulu. Kok sekarang Islam menjadi repot”, jelas Gus Baha (panggilan akrab KH. Bahauddin).

Hal yang serupa pernah juga disampaikan oleh KH. A Mustofa Bisri (Gus Mus) sebagaimana PCNU Pati lansir dari situs MusliModerat.

“Nabi Muhammad adalah manusia yang pandai memanusiakan manusia. Tidak mempersulit orang lain, malah memudahkan,” tutur Gus Mus.

Menurut penuturan Kyai yang juga budayawan ini, Nabi Muhammad SAW merupakan pribadi yang memiliki sifat mempermudah urusan orang lain, tidak mempersulitnya. Sehingga beragama itu bukan untuk memsulit seseorang, tetapi justru sebaliknya menjadikan mudah. Justru jika ada pihak-pihak yang mempersulit dalam beragama, jelasitu bukan dari ajaran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad dalam salah satu haditsnya berpesan,
يَسِّرُوْا وَلاَ تُعَسِّرُوْا وَبَشِّرُوْا وَلاَ تُنَفِّرُوْا
Artinya: “Permudahlah dan jangan mempersulit, berikanlah kabar gembira dan jangan membuat orang lari.” (HR. Al-Bukhari No. 69, 6125).

So, siapa yang masih beranggapan bahwa Islam itu sulit, Islam itu merepotkan? Salah. Islam itu memudahkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 602
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id SEMARANG – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini mengangkat tema mewujudkan pemuda cerdas, kritis dan cinta tanah air. Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mengatakan Rembuk Merah Putih merupakan program mandatori Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) melalui […]

  • PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengapresiasi langkah Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, yang menyampaikan permintaan maaf terkait klaim sepihak atas persetujuan kebijakan lima hari sekolah. Permintaan maaf itu disampaikan sehari setelah Maklumat PCNU Pati dikeluarkan pada Ahad, 10 Agustus 2025. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menilai, sikap Bupati yang […]

  • Bersama KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Sosialisasikan Pendirian Komisariat

    Bersama KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Sosialisasikan Pendirian Komisariat

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Para Pengurus Anak Cabang IPNU dan IPPNU Dukuhseti berpose bersama mahasiswa KKN IAIN Kudus DUKUHSETI – Bekerjasama dengan tim KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Kecamatan Dukuhseti akan melakukan sosialisasi terkait pendirian komisariat di MTs dan MA se-Kecamatan Dukuhseti. Untuk menyiapkan segala sesuatunya, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti dan tim KKN IAIN Kudus mengadakan rapat terkait […]

  • Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

    Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Tahun baru hijriyah memang masih hangat. Setidaknya hingga akhir Muharrom nanti diperkirakan masih banyak daerah-daerah yang akan memperingati tahun baru islam ini. Minggu (8/9) Malam, ratusan warga memadati Musholla Baiturrohin, Suwaduk, Wedarijaksa. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti acara peringatan tahun baru hijriyah yang diselenggarakan oleh pengurus musholla. Para yatama saat pengikuti pengajian dlam rangka peringatan […]

  • PCNU-PATI Photo by Bimbingan Islam

    Buku yang Memilih Aku

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman. Maka dijebloskanlah si petinju itu […]

  • Menuju Masjid Mandiri

    Menuju Masjid Mandiri

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Masjid mengemban banyak fungsi. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi untuk menggalakkan  kaderisasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi ummat. Selama ini fungsi sebagai tempat ibadah, pendidikan dan kaderisasi sudah bisa berjalan. Namun, fungsi masjid sebagai tempat pemberdayaan umat belum begitu optimal. Untuk itu, takmir masjid dan stakeholder harus memiliki jiwa entrepreneur (wirausaha) agar bisa […]

expand_less