Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Santri Mempersatukan Negeri

Hari Santri Mempersatukan Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2017
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Pati.Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yg diadakan PCNU Pati berlangsung meriah. Semua elemen bangsa ikut terlibat, mereka merasa memilili hari santri ini. Jaringan Gusdurian, kaum Tionghoa, tokoh lintas agama, Aisiyah Muhammadiyah, dan ormas lain berduyun-duyun mengikuti kirap dan apel akbar di alun-alun Pati, ahad 22 Oktober 2017, mulai pukul 13.00-17.00 WIB.
Ini menunjukkan bahwa spirit hari santri yakni resolusi jihad Hadlratus Syekh KH M Hasyim Asy’ari semakin meneguhkan nasionalisme dan patriotisme bangsa. Hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman) telah menjadi doktrin universal yg relevan untuk bangsa ini.
Doktrin tersebut dilahirkan para ulama NU dan diperjuangkan dgn ikhlas shg mampu mempersatukan negeri yg majemuk ini. Persatuan menjadi kunci bangsa ini meraih kemerdekaan, mempertahankannya, dan mengisi pembangunan untuk meraih prestasi besar di berbagai bidang shg bangsa ini menjadi bangsa besar yg disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia.
Mewakili panitia, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh rekan panitia dan seluruh pihak yg berpartisipasi dlm pelaksanaan hari santri nasional pcnu Pati tahun 2017, smg menjadi amal saleh yg diterima di sisi Allah SWT. Amiin Ya Rabbal Alamiin.
Beberapa agenda yg sdh terlaksana:
1. Talkshow di Pas FM, Kamis, 19 Oktober 2017, pukul 08.30-09.30 oleh KH Ah Adib Al Arif dan KH Faishol Muzammil.
2. Jalan sehat dan donor darah, Jum’at, 20 Oktober 2017, pukul 06.00-10.30 di Margoyoso Pati bersama para santri dan pelajar se Kabupaten Pati
3. Talkshow di Radio Cakra Pati, Jum’at malam sabtu, 20 Oktober 2017 oleh K Yusuf Hasyim, M.SI dan KH Ah Adib Al Arif
4. Pelatihan Bekam, Sabtu, 21 Oktober 2017 di Pondok Pesantren T

ambakromo Pati

5. Ziarah ke makam Pahlawan, khususnya makam K Hasyim Mahfudh (kakak KH MA Sahal Mahfudh), sabtu, 21 Oktober 2017, pukul 16.00-17.00 bersama KH M Aniq Muhammadun, KH Ali Mahmudan Dahlan, KH Ali Munfaat, KH Mujiburrahman Ma’mun, dan segenap guru dari PIM Kajen dan para santri.
6. Pembacaan Shalawat Nariyah di Masjid Baitun Nur Pati yg dipimpin oleh KH Ali Mahmudan Dahlan dan di seluruh masjid, mushalla, pondok pesantren, dan lain-lain, sabtu malam ahad, 21 Oktober 2017, ba’da maghrib sampai malam
7. Talkshow di Pas FM, sabtu malam ahad, 21 Oktober 2017, pukul 07.00-08.30 bersama K Liwauddin dan Jamal Ma’mur Asmani dgn bacaan haldrah shalawat nariyah oleh KH M Aniq Muhammadun
8. Kirap dan apel akbar, ahad, 22 Oktober 2017, dari Makodim Pati sampai alun-alun, pukul 13.00-17.00 (n)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Menag saat Upacara Tuai Pujian, Ini Teks Lengkapnya

    Doa Menag saat Upacara Tuai Pujian, Ini Teks Lengkapnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas sedang membacakan doa dalam Upacara HUT RI ke-76. Doa inilah yang kemudian viral karena keindahan diksinya. PATI-Tidak ada yang aneh dengan upacara peringatannkemerdekaan RI yang ke-76, Selasa (17/8) di istana negara kemarin. Namun akhir-akhir tidak masyarakat yang menyoroti Menteri Agama, Gus Yaqut Cholil Qoimas.  Bukan soal pakaian atau momen-momen […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • PCNU-PATI

    Melestarikan Tradisi Lebaran Idulfitri

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Jika mendiskusikan tradisi Lebaran Idulfitri memang tidak ada habisnya. Tidak ada selesainya. Tidak habis dituliskan di NU Online Pati ini. Sebab, manusia Islam Indonesia sangat kultural, metaforis, dan suka akan hal-hal mistisisme yang oleh orang barat disebut klenik, mistis, dan bahkan orang kanan menyebutnya bidah. Saya tidak akan membicarakan hal itu. Namun, […]

  • Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Wisudawan IPMAFA 2025

    Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Wisudawan IPMAFA 2025

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.626
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, menyampaikan tiga pesan penting kepada para lulusan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dalam Wisuda Program Sarjana XIV IPMAFA 2025, yang digelar di Aula 1 Kampus IPMAFA pada Sabtu (1/11/2025). Dalam sambutannya, KH. Yusuf Hasyim mengajak para wisudawan untuk menjaga agama, […]

  • PCNU-PATI

    153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa dan Bali menempa diri dalam sejumlah kemampuan di Kabupaten Pati. Kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Tanggap Bencana (Bagana) ini digelar di MI Nurul Huda Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, selama tiga hari, yaitu pada 25-27 Agustus 2023.  Ratusan anggota Banser ini disiapkan untuk menjadi kader yang siap dan […]

  • PCNU-PATI

    Wasiat Imam Ghazali

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Buku surat Wasiat untuk Generasi Muda yang merupakan terjemah dari kitab  Ayyuhā  al-Walad  adalah  tulisan ringkas  semacam  pesan-pesan Imam Al-Ghazali sebagai guru kepada murid pada pelepasan akhir tahun (wisuda). Sehingga pembahasan yang tertuang dalam kitab   ini   tidak   tersusun   dalam   kerangka khusus  yang  berbentuk  buku  seperti  Iḥyā’ atau karya lainnya. Salah  satu  kelemahan  Ayyuhā  al-Walad yang   sudah   ditambal   sendiri   oleh   Imam Al-Ghazālī   

expand_less