Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Santri Mempersatukan Negeri

Hari Santri Mempersatukan Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2017
  • visibility 623
  • comment 0 komentar

Pati.Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yg diadakan PCNU Pati berlangsung meriah. Semua elemen bangsa ikut terlibat, mereka merasa memilili hari santri ini. Jaringan Gusdurian, kaum Tionghoa, tokoh lintas agama, Aisiyah Muhammadiyah, dan ormas lain berduyun-duyun mengikuti kirap dan apel akbar di alun-alun Pati, ahad 22 Oktober 2017, mulai pukul 13.00-17.00 WIB.
Ini menunjukkan bahwa spirit hari santri yakni resolusi jihad Hadlratus Syekh KH M Hasyim Asy’ari semakin meneguhkan nasionalisme dan patriotisme bangsa. Hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman) telah menjadi doktrin universal yg relevan untuk bangsa ini.
Doktrin tersebut dilahirkan para ulama NU dan diperjuangkan dgn ikhlas shg mampu mempersatukan negeri yg majemuk ini. Persatuan menjadi kunci bangsa ini meraih kemerdekaan, mempertahankannya, dan mengisi pembangunan untuk meraih prestasi besar di berbagai bidang shg bangsa ini menjadi bangsa besar yg disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia.
Mewakili panitia, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh rekan panitia dan seluruh pihak yg berpartisipasi dlm pelaksanaan hari santri nasional pcnu Pati tahun 2017, smg menjadi amal saleh yg diterima di sisi Allah SWT. Amiin Ya Rabbal Alamiin.
Beberapa agenda yg sdh terlaksana:
1. Talkshow di Pas FM, Kamis, 19 Oktober 2017, pukul 08.30-09.30 oleh KH Ah Adib Al Arif dan KH Faishol Muzammil.
2. Jalan sehat dan donor darah, Jum’at, 20 Oktober 2017, pukul 06.00-10.30 di Margoyoso Pati bersama para santri dan pelajar se Kabupaten Pati
3. Talkshow di Radio Cakra Pati, Jum’at malam sabtu, 20 Oktober 2017 oleh K Yusuf Hasyim, M.SI dan KH Ah Adib Al Arif
4. Pelatihan Bekam, Sabtu, 21 Oktober 2017 di Pondok Pesantren T

ambakromo Pati

5. Ziarah ke makam Pahlawan, khususnya makam K Hasyim Mahfudh (kakak KH MA Sahal Mahfudh), sabtu, 21 Oktober 2017, pukul 16.00-17.00 bersama KH M Aniq Muhammadun, KH Ali Mahmudan Dahlan, KH Ali Munfaat, KH Mujiburrahman Ma’mun, dan segenap guru dari PIM Kajen dan para santri.
6. Pembacaan Shalawat Nariyah di Masjid Baitun Nur Pati yg dipimpin oleh KH Ali Mahmudan Dahlan dan di seluruh masjid, mushalla, pondok pesantren, dan lain-lain, sabtu malam ahad, 21 Oktober 2017, ba’da maghrib sampai malam
7. Talkshow di Pas FM, sabtu malam ahad, 21 Oktober 2017, pukul 07.00-08.30 bersama K Liwauddin dan Jamal Ma’mur Asmani dgn bacaan haldrah shalawat nariyah oleh KH M Aniq Muhammadun
8. Kirap dan apel akbar, ahad, 22 Oktober 2017, dari Makodim Pati sampai alun-alun, pukul 13.00-17.00 (n)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan anggota Fatayat se-Kecamatan Winong tumplek blek di halaman Masjid Baitussalam, Desa Kudur, Jumat (6/8). Menurut Ani Agustyani, S.Ag., M.Si., selaku ketua PAC Fatayat Winong, kehafiran mereka adalah untuk memeriahkan peringatan tahun baru hijriyah. 34 anak yatim menerima dantunan dari PAC Fatayat NU Winong dalam acara Gebyar Muharrom yang digelar untuk memperingati tahun baru hijriyah […]

  • Respon Pidato Muktamar, Ketua Ma'arif Jateng Desak Presiden Tepati Janji

    Respon Pidato Muktamar, Ketua Ma’arif Jateng Desak Presiden Tepati Janji

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.963
    • 0Komentar

    JOMBANG — Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menyambut baik sekaligus siap menagih komitmen pemerintah atas pidato yang disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur pada Kamis (27/8/2026). ‎ ‎Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk mendistribusikan bantuan perangkat […]

  • Photo by Pawel Czerwinski

    Putaran Pertama

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Azhariyah Saya sering bepergian menggunakan transportasi umum. Bus, kereta, atau travel. Bagi saya, menatap jalan dan lorong yang terlewati seolah memberi sudut pandang baru dalam hidup yang seringkali saya tawar pada Tuhan. Menatap orang-orang berjalan, anak-anak pulang dengan baju putih, sudah kecoklatan, orang-orang mengangkat beban, mendorong kendaraan, atau kelelahan hingga ketiduran di […]

  • Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.650
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Khitanan Massal. Kegiatan ini dilakulan dalam rangka peringatan Hari Santri 2025. ‎LKNU Pati, Ahmad Qosim mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan di beberapa lokasi, yakni berkat kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan MWCNU. “Salah satunya pengobatan gratis di Dukuhseti, pada […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • Photo by Jason Yuen

    Keterwakilan Perempuan

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan […]

expand_less