Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
  • visibility 508
  • comment 0 komentar
KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) (sumber : Instagram @s.kakung)

REMBANG-KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus baru-baru ini mengijazahkan amalan sholawat kepada ummat islam. Ijazah ini disampaikan langsung melalui postingan Instagramnya, @s.kakung Kamis (1/7).

Dalam video berdurasi tujuh menit dua puluh detik tersebut, Gus Mus memaparkan sekaligus mengijazahkan tiga sholawat sekaligus. Kiai asal Rembang tersebut juga menjelaskan bahwa ketiga sholawat tersebut diperoleh dari tiga kiai khosh, yaitu KH. Makhrus Aly Lirboyo, KH. Ali Ma’shum Krapyak dan juga KH. Bisri Musthofa yang merupakan ayah dari Gus Mus. 

Selain membeberkan tiga sholawat, Gus Mus juga menjelaskan tata cara pengamalannya. Ketiganya bisa dibaca seribu kali dalam sehari. Komposisi jumlahnya pun bisa beragam, disesuaikan dengan kebutuhan.

“Assholatu wassalamu’alaika ini bisa dibaca berapa puluh saja, yang banyak yang shollallahu ala Muhammad, terserah.” Ungkap Gus Mus dalam video tersebut.  

Jika tidak sempat membaca hingga seribu kali per harinya, Kiai sekaligus budayawan ini juga memberikan keringanan. Menurut Gus Mus, yang paling penting, amalan tiga sholawat ini dibaca setiap Hari Jumat. 

“Hari Jumat minimal jangan sampai tidak, (sholawat) ini minimal dibaca Hari Jumat.” Tandasnya. 

Teks sholawat yang di ijazahkan oleh Gus Mus kepada ummat islam. Sholawat pertama merupakan ijazah dari KH. Makhrus Aly Lirboyo, sholawat kedua dari KH. Ali Makshum Krapyak dan sholawat ke tiga dari KH. Bisri Musthofa Rembang

Namun dalam videonya, Gus Mus tidak menjelaskan khasiat dan fadhilah (keutamaan) dari ketiganya. Ia hanya mengatakan bahwa fadhilah dari masing-masing sholawat tersebut sangat besar. 

Gus Mus khawatir, jika disebutkan fadhilahnya dapat menggoyahkan niat pembacanya. Menurut Gus Mus, dalam membaca sholawat, ingatan harus tertuju pada Nabi Muhammad SAW., bukan pada khasiat sholawat tersebut. 

“Meskipun (sholawat) ini khasiatnya luar biasa tapi tidak akan saya sampaikan kepada anda. Karena nanti anda membaca sholawat ini malah kepikiran khasiatnya. Padahal sholawat ini kita baca yang diingat ya Kanjeng Nabi Muhammad SAW.” Lanjutnya. 

Wejangan Istighfar

Selain ijazah sholawat, dalam video yang sama, Gus Mus juga mengijazahkan bacaan istighfar. Menurut Kiai nyentrik ini, istighfar sebaiknya dibaca seratus kali sehari. 

Namun jika mampu, membaca istighfar seribu kali dalam sehari jauh lebih utama. Hanya saja, sama seperti saat mengijazahkan sholawat, Gus Mus juga mengimbau kepada siapa saja yang hendak mengamalkan ijazah ini untuk tidak terpancang kepada khasiat istighfar. 

“Yang diingat jangan khasiatnya, tapi yang diingat adalah dosa-dosa kita yang membaca istighfar” pungkas Gus Mus. 

Untuk menyaksikan video versi lengkapnya, bisa di akses di akun Instagram @s.kakung. Hal ini penting dilakukan, sebab Gus Mus mengijazahkannya secara langsung. 

Kiai Nyentrik

Seperti diketahui bersama, Gus Mus termasuk salah satu ulama sepuh yang mengikuti arus perkembangan zaman. Buktinya, ulama kelahiran 1944 ini masih aktif berselancar di media sosial seperti Facebook, twitter bahkan instagram. 

Dengan intensitas Gus Mus di sosmed yang tergolong sering jika dibandingkan dengan kiai-kiai lain, maka banyak sekali ilmu yang bisa diserap bagi yang mengikuti akun-akun sosmednya. Seperti ijazah, nasihat, hingga karya-karya Gus Mus bisa dijumpai di akun-akun media sosialnya. 

Bukan hanya aktif posting, Gus Mus juga dikenal sebagai potret kiai ramah. Tidak jarang ia membalas komentar jama’ah di akun media sosialnya. Meskipun terdengar sepele, namun aktifitas semacam ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para jama’ah sosmed.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Dua Hal yang Menyembuhan Pak Lintang

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Minggu, 6 oktober 2013, pukul 21.18 WIB. Sore itu saya janjian ketemuan dengan Pak Hendrik Lim, seorang penulis dan trainer, di Hotel Grand Zuri, Jl. Mangkubumi. Di sana saya dikenalkan dengan Pak Lintang, seorang pebisnis online. “Cerita perjalanan hidupnya sungguh menarik,” ujar Pak Lim. Dan saya sepakat. Ya, pengalaman hidupnya […]

  • Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    WINONG – Hj. Arina Hidayah, S.Ag., M.S.I, secara aklamasi terpilih menjadi Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Winong masa khidmat 2019-2024. Pemilihan ketua baru ini sendiri diselenggarakan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang digelar di Gedung NU Winong, pada Ahad (8/9/2019). Hj. Arina Hidayah, S.Ag,. M.S.I, (berdiri) dalam pemilihan Ketua PAC Muslimat Winong masa khidmat 2019-2024. Foto: […]

  • Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal Dilantik

    Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal Dilantik

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL – Ada yang berbeda pada peringatan Harlah NU ke 94 yang diadakan oleh Pengurus MWC NU Kecamatan Gunungwungkal, Selasa, 4 Februari 2020. Seusai resepsi tasyakuran, dilangsungkan pelantikan pengurus NUCARE-LAZISNU Kecamatan Gunungwungkal periode 2019-2024. Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, sekaligus digelar pelatihan Koin NU yang difasilitasi oleh pengurus LAZISNU Cabang Pati. Rois Syuriah MWC […]

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Surat Kepada Kanjeng Nabi

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Setiap masyarakat Muslim, setiap kelompok, serta setiap orang mengagung-agungkannya ratusan ribu kali. Muhammad tidak menjadi lapuk oleh panas hujan segala zaman. Muhammad dipelihara namanya di zaman orang bertani, serta di zaman pascamodern ketika kekuatan alat informasi dan komunikasi menjadi “dewa”. Muhammad tidak pernah disebut “kuno”, meski kita punya Mercedes paling mutakhir, superkomputer, serta segala jenis […]

  • Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kurungan burung sumbangan Imam Muslih untuk warga terdampak corona PATI-Unik, begitu kata yang muncul pertama kali saat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati menerima kiriman tak lazim. Bingkisan tersebut berupa sebuah kurungan burung berukuran 30 cm × 50 cm. Benda tersebut merupakan pemberian dari seorang pengrajin kurungan burung asal Desa Ranggah Metaraman […]

expand_less