Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
  • visibility 421
  • comment 0 komentar
KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) (sumber : Instagram @s.kakung)

REMBANG-KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus baru-baru ini mengijazahkan amalan sholawat kepada ummat islam. Ijazah ini disampaikan langsung melalui postingan Instagramnya, @s.kakung Kamis (1/7).

Dalam video berdurasi tujuh menit dua puluh detik tersebut, Gus Mus memaparkan sekaligus mengijazahkan tiga sholawat sekaligus. Kiai asal Rembang tersebut juga menjelaskan bahwa ketiga sholawat tersebut diperoleh dari tiga kiai khosh, yaitu KH. Makhrus Aly Lirboyo, KH. Ali Ma’shum Krapyak dan juga KH. Bisri Musthofa yang merupakan ayah dari Gus Mus. 

Selain membeberkan tiga sholawat, Gus Mus juga menjelaskan tata cara pengamalannya. Ketiganya bisa dibaca seribu kali dalam sehari. Komposisi jumlahnya pun bisa beragam, disesuaikan dengan kebutuhan.

“Assholatu wassalamu’alaika ini bisa dibaca berapa puluh saja, yang banyak yang shollallahu ala Muhammad, terserah.” Ungkap Gus Mus dalam video tersebut.  

Jika tidak sempat membaca hingga seribu kali per harinya, Kiai sekaligus budayawan ini juga memberikan keringanan. Menurut Gus Mus, yang paling penting, amalan tiga sholawat ini dibaca setiap Hari Jumat. 

“Hari Jumat minimal jangan sampai tidak, (sholawat) ini minimal dibaca Hari Jumat.” Tandasnya. 

Teks sholawat yang di ijazahkan oleh Gus Mus kepada ummat islam. Sholawat pertama merupakan ijazah dari KH. Makhrus Aly Lirboyo, sholawat kedua dari KH. Ali Makshum Krapyak dan sholawat ke tiga dari KH. Bisri Musthofa Rembang

Namun dalam videonya, Gus Mus tidak menjelaskan khasiat dan fadhilah (keutamaan) dari ketiganya. Ia hanya mengatakan bahwa fadhilah dari masing-masing sholawat tersebut sangat besar. 

Gus Mus khawatir, jika disebutkan fadhilahnya dapat menggoyahkan niat pembacanya. Menurut Gus Mus, dalam membaca sholawat, ingatan harus tertuju pada Nabi Muhammad SAW., bukan pada khasiat sholawat tersebut. 

“Meskipun (sholawat) ini khasiatnya luar biasa tapi tidak akan saya sampaikan kepada anda. Karena nanti anda membaca sholawat ini malah kepikiran khasiatnya. Padahal sholawat ini kita baca yang diingat ya Kanjeng Nabi Muhammad SAW.” Lanjutnya. 

Wejangan Istighfar

Selain ijazah sholawat, dalam video yang sama, Gus Mus juga mengijazahkan bacaan istighfar. Menurut Kiai nyentrik ini, istighfar sebaiknya dibaca seratus kali sehari. 

Namun jika mampu, membaca istighfar seribu kali dalam sehari jauh lebih utama. Hanya saja, sama seperti saat mengijazahkan sholawat, Gus Mus juga mengimbau kepada siapa saja yang hendak mengamalkan ijazah ini untuk tidak terpancang kepada khasiat istighfar. 

“Yang diingat jangan khasiatnya, tapi yang diingat adalah dosa-dosa kita yang membaca istighfar” pungkas Gus Mus. 

Untuk menyaksikan video versi lengkapnya, bisa di akses di akun Instagram @s.kakung. Hal ini penting dilakukan, sebab Gus Mus mengijazahkannya secara langsung. 

Kiai Nyentrik

Seperti diketahui bersama, Gus Mus termasuk salah satu ulama sepuh yang mengikuti arus perkembangan zaman. Buktinya, ulama kelahiran 1944 ini masih aktif berselancar di media sosial seperti Facebook, twitter bahkan instagram. 

Dengan intensitas Gus Mus di sosmed yang tergolong sering jika dibandingkan dengan kiai-kiai lain, maka banyak sekali ilmu yang bisa diserap bagi yang mengikuti akun-akun sosmednya. Seperti ijazah, nasihat, hingga karya-karya Gus Mus bisa dijumpai di akun-akun media sosialnya. 

Bukan hanya aktif posting, Gus Mus juga dikenal sebagai potret kiai ramah. Tidak jarang ia membalas komentar jama’ah di akun media sosialnya. Meskipun terdengar sepele, namun aktifitas semacam ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para jama’ah sosmed.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Santri YPRU Dapat Bonus Total 50 Juta dari Gubernur

    2 Santri YPRU Dapat Bonus Total 50 Juta dari Gubernur

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    SEMARANG-Senin (29/7) mungkin menjadi momen tak terlupakan bagi Arinal Husna dan Adminurana. Selain bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, keduanya juga mendapat apresiasi masing-masing Rp 40.000.000 dan Rp 10.000.000 dari Gubernur. Para peraih juara dalam ajang STQ XXV Nasional kontingen Jawa Tengah. Sumber foto : fp Pesantren Raudlotul Ulum   Sebelumnya, dua santri YPRU (Yayasan […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat-Muslimat NU Dukuhseti Bikin Gebrakan, Libatkan 1400 Anggota

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id DUKUHSETI – Ribuan ibu-ibu berkostum hijau merubung Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Aydrus Jumat (3/2) pagi. Mereka adalah para anggota PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Dukuhseti.  Agenda tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Muslimat NU ke-77 dan Fatayat NU ke-73 yang dihelat di Ranting Desa Wedusan.  Bukan hanya sholawat bersama Habib Muhsin dan Hadroh […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.287
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

  • PCNU PATI - Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan.

    Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul […]

  • LAZISNU PATI BERBAGI

    LAZISNU PATI BERBAGI

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    LAZISNU.Ahad 12 Juli 2015 di gedung PCNU lt, 3  LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati untuk yang ketiga kalinya di tahun yang ketiga telah kembali sukses melaksanakan Program Santunan Yatama dan Dhuafa’. Sebanyak 100 orang yang terdiri Yatama dan Dhuafa’. Sebagaimana pada Program Santunan Yatama dan Dhuafa’ tahun sebelumnya program […]

expand_less