Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kirab Budaya NU

Kirab Budaya NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 19 Des 2017
  • visibility 495
  • comment 0 komentar

Pati. Panji-panji NU dikibarkan di tengah kondisi kebangsaan yang terus digerus isu perpecahan. Para santri mendukung kiprah NU untuk berada di garda terdepan mengawal keutuhan NKRI.
Ratusan santri Pondok Pesantren Roudhotul Tholibin mengibarkan panji-panji Nahdlatul Ulama (NU) saat menggelar kirab budaya dengan mengelilingi Desa Trimulyo, Kayen, 11/12/2017, kemarin.
Terlebih, kelompok garis keras yang mengatasnamakan Islam terus membuat kegaduhan yang berpotensi meretakkan kebhinekaan. Mereka ingin ikut mengokohkan Pancasila dan NKRI bersama NU.

Agus Minan selaku ketua Pelaksana Kirab, menuturkan, salah satu cara untuk memperkuat NKRI di antaranya melestarikan tradisi dan budaya daerah masing-masing. Berbekal nilai budaya dan kesadaran untuk saling menghormati, NKRI akan terus berjaya.
“Kirab budaya lokal berbasis pesantren untuk memeringati Haul Kiai Zuhdi Abdul Manan ini menjadi momentum untuk merekatkan masyarakat. Jika tradisi ini digelorakan di semua daerah, NKRI akan semakin kuat karena ukhuwah dan silaturahim terus terjaga,” ucap Agus.
Salah satu santri, Alfin Wijaksono mengatakan, panji-panji yang dikibarkan menjadi cara untuk mengingatkan kembali jasa para ulama yang ikut berkontribusi pada bangsa dan negara.
Sebelum panji-panji NU dikibarkan dan mengelilingi desa, santri menyampaikan pesan moral kepada masyarakat. Setelah itu, mereka mengelilingi desa sembari melantunkan lagu-lagu islami dengan membawa gunungan hasil bumi desa setempat. Setelah diarak keliling desa, hasil bumi tersebut lantas menjadi rebutan warga. Mereka yakin, hasil rebutan gunungan tersebut membawa berkah. Selain itu, rebutan gunungan menjadi cara bagi panitia penyelenggara untuk meningkatkan kebersamaan dan keakraban masyarakat. Dengan demikian, kerukunan warga bisa terjalin dengan baik.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

    Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.821
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati lagi-lagi menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan wanita dan keluarga. Dalam momen pertemuan rutin yang digelar Pknpes Shofa Az Zahro’ Gembong pada Sabtu (9/8) pagi, sayap pemudi NU Desa Gembong ini menggelar sosialisasi mengenai kekerasan seksual. Pematerinya, diboyong langsung dari PW Fatayat NU Jawa […]

  • Apakah Mobil dan Tanah Wajib Dizakati?

    Apakah Mobil dan Tanah Wajib Dizakati?

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Pak Ahmad adalah seorang pengusaha atau pemproduksi saos dan kecap yang sukses. Sejak mulai usaha sampai sekarang (7 tahun) Pak Ahmad sudah bisa membeli tanah dan sekarang di tanah tersebut sudah dibangun perusahaan dan juga bisa membeli 2 Mobil, 3 Motor dan barang-barang lainnya. Seperti biasanya setiap akan hari raya Idul Fitri, para produsen saos dan […]

  • Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Kontingen LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kudus akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Porsema XIII Nomor: 137/PJ.W.11/IX/2025, yang diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu […]

  • Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keragaman –baik budaya, karakteristik, watak, ras, agama, dll- yang tinggi. Tingginya tingkat keragaman berpotensi besar menimbulkan perselisihan dan konflik. Maka salah satu nilai penting yang dibutuhkan bangsa ini dalam menghadapi perbedaan adalah toleransi. Hal itu yang dilakukan oleh Walisongo dalam menyebarkan Islam di nusantara. Islam menjadi agama mayoritas di […]

  • Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso.  K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan […]

  • PCNU-PATI

    Bolak Balik Mundak

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” Kemarin sore saat saya melakukan perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas dengan menggunakan travel langganan petugasnya berujar jika tarifnya naik menyesuaikan dengan harga bahan bakar yang sekarang sedang melabung tinggi. Saya hanya diam, mengangguk pertanda saya setuju. Akan tetapi orang yang di sebelah […]

expand_less