Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GLM Ramadan, Ikhtiar Ma’arif NU Jateng Kuatkan Literasi

GLM Ramadan, Ikhtiar Ma’arif NU Jateng Kuatkan Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Blora – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada Ramadan 1446 H tahun 2025 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pengurus Bidang Literasi, Numerasi, dan Pendidikan Inklusi melalui Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus.

Dikatakan Koordinator GLM Plus Hamidulloh Ibda, bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan intelektual dan spiritual masyarakat. Selain fokus pada pengajaran agama, Ma’arif NU juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan literasi murid dan santri.

“Kemampuan menulis kreatif menjadi salah satu aspek penting dalam literasi yang perlu dioptimalkan, terutama di kalangan santri. Menulis kreatif bukan hanya sekadar kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga merupakan sarana ekspresi diri, pengembangan imajinasi, dan pemikiran kritis. Melalui menulis kreatif, santri dapat mengartikulasikan gagasan, pengalaman, dan pemahaman mereka tentang berbagai hal, termasuk nilai-nilai keagamaan, sosial, dan budaya,” kata Ibda, Jumat (7/3/2025).

Dijelaskan dia, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 memiliki program unggulan Gerakan Lierasi Ma’arif (GLM) Plus. Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus diinisiasi dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman ala Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah, kebangsaan, dan kebudayaan yang menjadi landasan kita sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama.

Ibda mengatakan, bahwa dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, literasi menjadi kemampuan dasar yang sangat penting. Bukan hanya literasi dalam artian membaca, tetapi juga literasi digital, literasi budaya, literasi kebangsaan, literasi numerasi, dan pendidikan inklusi yang mampu menguatkan identitas kita sebagai generasi penerus bangsa yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.

Dalam rangka menghidupkan semangat literasi di bulan Ramadan, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menginisiasi Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis kreatif berbasis keislaman dan kebangsaan, serta mengasah kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan kepenulisan yang sistematis. “Korelasi antara Ramadan dan Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan sangat erat dan saling menguatkan. Pemanfaatan momentum Ramadan yang tepat dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan menulis kreatif, memperdalam pemahaman agama, dan mengembangkan kreativitas,” beber penulis buku Media Literasi Sekolah tersebut.

Tema GLM Ramadan, menurut Ibda, adalah Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dijelaskan dia, bahwa terdapat sejumlah tujuan kegiatan GLM Ramadan. Pertama, menumbuhkan budaya literasi di kalangan murid, santri, dan pendidik di lingkungan Ma’arif NU. Kedua, meningkatkan keterampilan menulis kreatif dalam berbagai bentuk, seperti berita, opini/ esai, cerpen, dan puisi.

Ketiga, memberikan pemahaman tentang pentingnya menulis sebagai bentuk ekspresi intelektual dan pengabdian kepada masyarakat. Keempat, menciptakan ruang bagi santri dan pelajar untuk menuangkan gagasan dan pemikiran mereka dalam karya tulis berkualitas. Kelima, mendorong lahirnya penulis-penulis muda yang memiliki wawasan keislaman dan kebangsaan yang kuat. Keenam, mengembangkan pemahaman agama Islam dan Aswaja Annahdliyah yang lebih mendalam dan menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketujuh, mendorong murid agar untuk lebih aktif dalam kegiatan literasi, baik membaca maupun menulis.

Ibda juga mengatakan, bahwa output dari kegiatan itu, yaitu peserta memiliki keterampilan menulis yang lebih baik, terhimpunnya karya-karya kreatif peserta dalam bentuk majalah dinding (Mading), artikel populer (opini/esai), resensi, puisi, dan cerpen, terciptanya komunitas penulis muda Ma’arif NU yang aktif dan produktif, publikasi tulisan terbaik di media cetak dan digital. “Pendirian di satuan pendidikan masing-masing berupa Lembaga Pers Murid Ma’arif (LPMM), Lembaga Pers Siswa Ma’arif (LPSM), Surat Kabar Siswa (SKS) Ma’arif, atau sebutan lain,” beber Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut.

Delapan Zona
Dijelaskan Ibda, bahwa pada tahun pertama pelaksanaan GLM Ramadan tersebar pada 8 (delapan) titik zona. Pertama, Jum’at, 7 Maret 2025 di MTs Hasyim Asyari Jompong, Sumber, Kacamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Kedua, Sabtu, 8 Maret 2025 di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Jl. Tawangrejo – Winong RT.01/RW.06, Tawangrejo, Winong, Pati. Ketiga, Ahad, 9 Maret 2025 di Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin , Jalan Santri Nomor 24 Karangtengah, Warungpring, Pemalang.

Keempat, Senin, 17 Maret 2025 di Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung. Kelima, Selasa, 18 Maret 2025 di SMK Andalusia Wonosobo, Jalan Raya Wonosobo – Kertek No.KM.05, Area Gn., Ngadikusuman, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Keenam, Rabu 19 Maret 2025 di SMK Ma’arif NU 1 Bener, Jalan Magelang No.Km. 12, Kaliboto, Bener, Kec. Bener, Kabupaten Purworejo. Ketujuh, Sabtu, 22 Maret 2025 di Aula RA / MI Riyadhus Sholihin Dusun III, Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Kedelapan, Ahad, 23 Maret 2025 di SMK Ma’arif Kota Mungkit Magelang, Jl. Letnan Tukiat Nglerep, Jangkungan, Deyangan, Kec. Mertoyudan, Magelang.

Pada GLM Ramadan itu, beberapa narasumber akan menjadi pengisi acara, yaitu Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Angga Saputra (pcnupati.or.id), Wahyu Egi Widayat (Kabartemanggung.com), Qomarul Adib (Suaranahdliyin.com), Syaiful Mustaqim (Soearamoeria.com). Pada tahap pertama, terlaksana pada Jumat (7/3/2025) di MTs Hasyim Asyari Jompong, Sumber, Kacamatan Kradenan, Kabupaten Blora yang diikuti 78 (tujuh puluh delapan) dari unsur guru dan siswa.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani dan jajarannya, Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Blora H. Muntasrip, dan Kepala MTs Hasyim Asy`ari Kradenan Heri Santoso. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs TARBIYATUL BANIN

    MANAJEMEN PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs TARBIYATUL BANIN PEKALONGAN KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2023/2024

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Oleh Maskan  216020026[*] Abstrak   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran manajemen pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas proses belajar, khususnya pada mata pelajaran Fiqih di MTs Tarbiyatul Banin Pekalongan, Winong, Pati. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga mengelola pembelajaran secara sistematis agar suasana belajar menjadi kondusif, menarik, dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan […]

  • Tarekat vs Syariat. Photo by Fereshteh Ghazisaeedi on Unsplash.

    Tarekat vs Syariat

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sering kita temukan, perdebatan sengit antara pengikut tarekat versus pengikut fikih sentris. Forum apapun bisa jadi medan laga siapa yang terbaik di antara mereka berdua. Follower tarekat terbiasa kultus akan amalan-amalan wirid yang mereka lakukan, tanpa mau didikte oleh syariat atau fikih (dalam batas tertentu). Sementara kubu sebelah bangga dengan fikih […]

  • Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PATI – Publik sempat dibuat “jengkel” atas maraknya pemberitaan perbuatan pelecehan seorang laki-laki yang dilakukan kepada seorang wanita akhir-akhir ini. Pelaku kekerasan dan penyimpangan seksual tidak hanya dari lingkungan luar namun juga tak jarang didominasi oleh orang terdekat korban. Pelaku kekerasan seksual lebih sedikit dilakukan oleh orang asing dibandingkan orang yang dikenal. Bahkan jika di […]

  • Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengingatkan ulang pesan KH. Ali Maksum Krapyak kepada pada pengurus MWCNU Kecamatan Jakenan, sesaat setelah dilantik (21/05). Pengurus MWCNU Kec. Jakenan masa khidmat 2023-2028 akhirnya resmi dilantik oleh PCNU Kabupaten Pati. Acara pelantikan berlangsung di Gedung NU Jakenan, Ahad pagi kemarin. Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten […]

  • Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id GEMBONG – Peringatan Hari Santri 2022 masih belum usai. Pada hari ini, Minggu (23/10), MWC-NU Gembong menggelar perayaan tahunan bagi kaum santri tersebut. Kegiatan bertajuk Apel Hari Santri dan Jalan Sehat Sholawat ini diikuti sedikitnya 1000 orang. Mereka terdiri dari pengurus MWC NU, Pengurus Ranting NU, pengurus Banom-Banom NU serta jama’ah yasin dan tahlil […]

  • Photo by Madrosah Sunnah

    Menghitung Mundur

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Kita sedang menghitung mundur, 10 malam terakhir Ramadan. Setiap detik yang berlalu semakin mendekatkan kita pada penghujung bulan suci ini, bulan yang telah memberikan kita banyak pelajaran, dan kesempatan untuk introspeksi diri. Dalam diam, kita mengingat kembali hari-hari yang telah dilewati, penuh dengan ibadah, doa, dan kebersamaan. Hari-hari terakhir ini […]

expand_less