Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 596
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – MI hidayatul Islam (MHI) yang berlokasi di Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong kembali mencetak prestasi gemilang. Melalui ajang Loksis (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Kecamatan Gembong, MHI berhasil menjadi juara umum. Sedikitnya 14 medali berhasil disabet oleh para peserta didik MHI. Di antaranya, 7 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. […]

  • RMINU Pati  Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    RMINU Pati Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Pati mengawal pemberangkatan santri Lirboyo asal Kabupaten Pati  kembali ke pesantren. Keberangkatan santri Lirboyo dipimpin Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) K Muhammad Yusuf Hasyim.   Ketua PC RMINU Pati Kiai Liwa’udin menjelaskan, pengawalan pemberangkatan santri Lirboyo ini merupakan program tahunan […]

  • PCNU- PATI Photo by image4you

    Recehan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan. Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan […]

  • Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    JAKENAN – Bahtsul Masail al Diniyah yang digelar MWC NU Kecamatan Jakenan akan membahas status anak hasil dari perkawinan berbeda agama. Bagaimana status anak hasil perkawinan seorang lelaki beragama Kristen yang menikah dengan perempuan Islam? Dimana dalam prosesi perkawinan keduanya memakai tata cara Islam tetapi dalam kenyataannya yang kristen tetap kristen dan yang islam tetap […]

  • img-20220322-wa0000-jpg-2

    Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Para delegadi Fatayat NU Pati dalam acara Lokakarya nasional buah sinergi antara PP Fatayat NU dan Akatiga. BANDUNG – Akatiga bersama PP Farayat NU baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional di Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis (17/3) hingga Minggu (20/3) lalu ini diselenggarakan dengan target BPJS.  Kegiatan bertajuk Lokakarya Nasional Program […]

  • Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

      H. Mustain Ahmad, Kakanwil Krmenag Jateng memberikan pembinaan dan monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen PATI – Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pembinaan dan Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen, dengan di dampingi oleh Kepala Kemenag, Kasubag TU dan Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Pati, Selasa (14/12).  Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi […]

expand_less