Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Tasyakuran Harlah 102 Tahun NU, PCNU Pati Beri Harapan Pada Pemkab

    Gelar Tasyakuran Harlah 102 Tahun NU, PCNU Pati Beri Harapan Pada Pemkab

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar tasyakuran harlah ke-102 tahun NU pada Jumat, (31/1/2025). Berbagai harapan disampaikan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dibawah calon bupati terpilih. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PCNU Pati tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim menyinggung perihal tindak lanjut Peraturan Bupati (Perbup) […]

  • ‎Gus Mujib Jogo Roso Isi Pengajian Ramadan Ahad Sore di Masjid Baitul Mujahid

    ‎Gus Mujib Jogo Roso Isi Pengajian Ramadan Ahad Sore di Masjid Baitul Mujahid

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.207
    • 0Komentar

    Semarang – Suasana Ramadan 1447 H yang hangat terasa di Masjid Baitul Mujahid Keluraha Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pada Ahad sore (15/3/2026). Iringan musik Rebana New Baitul Mujahid menghidupkan suasana kegiatan Pengajian Ramadan Ahad Sore. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan Feels Like Home kembali digelar dengan menghadirkan penceramah Gus Mujib Jogo […]

  • KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kabupaten Pati, di penghujung Ramadan 2023 ini. Pasalnya salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Pati sekaligus mantan ketua NU Pati periode 2008-2013 wafat pada Kamis (20/4/2023) malam. KH. Imam Shofwan, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Kecamatan Gembong ini menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit […]

  • Majelis Masyayikh: Pesantren Bagian Sistem Pendidikan Nasional, Negara Harus Menanggung Pembiayaannya

    Majelis Masyayikh: Pesantren Bagian Sistem Pendidikan Nasional, Negara Harus Menanggung Pembiayaannya

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.616
    • 0Komentar

    Jakarta— Perdebatan mengenai pendanaan pesantren kembali mengemuka dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren di Mahkamah Konstitusi. Dalam keterangannya sebagai Pihak Terkait pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 tanggal 3 Juni 2026, Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk membiayai pendidikan pesantren karena pesantren merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Majelis […]

  • LP. Ma'arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang. Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti […]

  • Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL – Banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal berkolaborasi adakan istighotsah dan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jum’at (22/10/2021)  Acara bertempat di kediaman KH. Muadz Thohir, Dukuh Karanganyar, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal dan berlangsung pada pukul 07.00 – 11.30 WIB.  Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar banom NU […]

expand_less