Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 515
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Benturan NU- PKI

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Benturan NU-PKI 1948-1965” langsung ada rasa ketertarikan untuk segera membacanya. Namun pada akhirnya banyak rasa kekecewaan pada buku tersebut. Kekecewaan pertama yang muncul adalah buku tersebut hanya setebal 200-an halaman. Saya sebenarnya mengharapkan isi buku lebih tebal sehingga dapat saya baca lebih lama dari ‘menikmati secangkir kopi’. Bukan tanpa alasan, karena untuk peristiwa serumit itu […]

  • KH. Idris Kamali, salah satu menantu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy'ari

    Kyai Idris Kamali, Menantu Kyai Hasyim yang Jika Namanya Disebut, Jin Lari Tunggang Langgang.

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    KH. Idris Kamali, salah satu menantu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari KH. Idris Kamali adalah sepupu ibu saya, Afifah binti Harun bin Abdul Jalil. Kalau KH. Idris bin Kamali bin Abdul Jalil. Kiai Abdul Jalil berasal dari Ndoro, Pekalongan. Pergi ke Kedondong Cirebon, mendirikan pondok di Kedondong. Kini pondok tersebut sudah tidak ada. Punya anak namanya […]

  • PCNU-PATI

    Memahami Konsep Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Secara etimologi, fikih berasal dari kata bahasa Arab faqiha-yafqahu-fikihan, yang berarti mengerti atau memahami. Orang-orang Arab memaknai fikih dalam konteks kebahasaan dengan mā daqqa wa ghamudha, yang artinya: sesuatu yang samar dan sulit untuk dipahami. Berdasarkan pengertian etimologis kata fikih ini, orang-orang Arab mengatakan faqihtu ma’na kalāmika liannahu qad yaduqqu wa yaghmadhu, […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Teruslah Bekerja, Jangan Berharap THR!

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.258
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Detik-detik terakhir menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H saya kepikiran berbagi Tunjangan Hari Raya (THR). Meski sederhana berupa jajan, parcel, sajadah, dan sarung, namun bagi saya memberi itu penting. Ya, tentu di akhir Ramadan seperti ini, suasana di banyak ruang kerja sering mengalami perubahan psikologis yang unik sekaligus menarik. Sebelumnya fokusnya […]

  • PCNU-PATI

    Syauqul Qolbi dari PAC Margoyoso Meraih Juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.idGrub rebana Syauqul Qolbi dari Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Margoyoso meraih juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU se-Kabupaten Pati di MA Shirotul Ulum Trangkil, Sabtu (26/11/2022). Selanjutnya, juara 2 diraih oleh grub rebana As-Saburu dari PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Disusul juara 3 […]

  • PCNU-PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Intruksikan Kader Galang Dana untuk Korban Bencana di Bumi Mina Tani

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menginstruksikan kader Pelajar NU Pati turun ke jalan untuk galang donasi. Bantuan yang didapatkan akan diberikan kepada para korban bencana alam di Bumi Mina Tani. Diketahui, pada Rabu (30/11/2022), Kabupaten Pati dihantam bencana angin puting beliung dan banjir […]

expand_less