Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 586
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • PCNU-PATI

    Globalisasi dalam Timbangan Islam

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Di kehidupan kita telah muncul istilah baru, yaitu “globalisasi”. Karena istilah ini termasuk asing dan belum dikenal maksud dan tujuannya di kalangan kaum Muslimin, Jam’iatul Ishlah Al-ijtima’i di Kuwait, perlu untuk menerbitkan risalah kecil ini, dengan judul Globalisasi dalam Timbangan Islam. Risalah ini ditujukan kepada para pemuda dan tokoh umat, dengan maksud menjelaskan arti dan […]

  • Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini. “NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya. Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo Selain itu, K. Miftahuddin, ketua […]

  • KaKanwil Kemenag Jateng Apresiasi Program Kerja Ma`arif

    KaKanwil Kemenag Jateng Apresiasi Program Kerja Ma`arif

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Demak – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah Mengelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Putaran ke-3. Kegiatan dilaksanakan di Aula Wisma Halim Demak, pada Kamis (16/1/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Tim Kurikulum Ke-NU-an Lembaga Pendidikan Ma`arif NU PBNU Dr. Imam Bukhori, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Dr. Agus Riyanto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Orang-orang Berkerumun.. Photo by Jacek Dylag on Unsplash

    Curah

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Uang bukanlah segala-galanya, tapi segalanya butuh uang. Siapa yang tidak tergiur dengan uang. Apalagi gratisan. Kali ini pemerintah kita kembali menggelontorkan uang BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada masyarakat pada situasi pandemi Covid-19. Sedikit cerita di desa tempat saya tinggal, ada salah satu warga yang mendapat bantuan. Sebut saja namanya Mbah Rah, sudah sepuh berjalan saja […]

  • PCNU - PATI

    Buku Saku AD & ART Nahdlatul Ulama Ke 34

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulamasebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selamaini, banyak warga Nahdlatul Ulama yanghanya memosisikan diri sebagai jamaah,belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kitajam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadapAD/ART merupakan pintu gerbang dalamproses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut

expand_less