Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 535
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

  • Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

      Rembang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani membuka acara Rapat Kerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang diselenggarakan di Aula PLHUT Ķemenag Kabupaten Rembang pada hari Kamis (09/01/2025). Dalam pengarahannya, Fakhruddin Karmani menyampaikan tentang ideologisasi ke-NU-an melalui Kurikulum Ke-NU-an, kemandirian organisasi dan penguatan ideologi melalui batik Ma’arif, […]

  • Lazisnu Pati Serius Melayani Umat

    Lazisnu Pati Serius Melayani Umat

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Serah-terima bantuan Lazisnu kepada Angga PATI-Angga beserta istrinya mendatangi kantor Lazisnu Pati guna meminta bantuan atas kondisi yang di alaminya beberapa waktu lalu. Angga bercerita bahwa ia sebenarnya bukan orang Pati, melainkan dari Batam. Ia menikah dengan perempuan kelahiran Pati yang ia temui pada saat bekerja waktu itu.  “Dulu saya bertemu istri itu pada saat […]

  • Orientasi DKC CBP-KPP, Ketum IPNU : Kita Wajib Faham Tupoksi!

    Orientasi DKC CBP-KPP, Ketum IPNU : Kita Wajib Faham Tupoksi!

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

      Orientasi DKC CBP-KPP di Aula Lantai 3 kantor PCNU Pati PATI—Jum’at (10/12), Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pati  melaksanakan orientasi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PC NU Pati ini diawali dengan pembekalan materi yang bersifat umum, seperti menganalisis berbagai macam potensi yang dimiliki CBP KPP […]

  • MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Rombongan pengurus MWC-NU Gembong disambut hangat di kediaman KH. Ahmad Muwaffiq di Perum Jombor Pratama nomor 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. K. Sholihin, ketua MWC-NU Gembong beserta tamu-tamu lain menemui Gus Muwaffiq sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB, Selasa (17/9). Gus Muwaffiq (tengah) sedang Bencanda dengan K. Sholikhin (kiri) dan M. Subhan (kanan) Dalam acara […]

  • Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

    Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    PATI-Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Pati membuat gebrakan. Dalam rangka peringatan sewindu PGSI sekaligus merayakan HUT RI ke 74, PGSI Pati menggelar event di Pati kota, Minggu (18/8) pagi. Berlokasi di halaman parkir kantor Bupati Pati, PGSI mengadakan jalan santai untuk semua guru swasta Kabupaten Pati. Kegiatan bertajuk PGSI Pati Jalan Sehat tersebut diikuti oleh […]

expand_less