Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 581
  • comment 0 komentar
Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting

PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala sektor kehidupan, seperti sektor pertanian yang mengandalkan musim. 

Menurut Prof. Thomas Jalaluddin, pernanian membutuhkan siklus musim yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari. Untuk mempelajari hal ini, lanjutnya, dibutuhkan ilmu falak. 

Dalam dunia pesantren ilmu ini telah dipelajari sejak lama. Banyak ulama yang membedah ilmu falak melalui karya-karya ilmiah. 

Hanya saja, menurut Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU, masih banyak kendala yang dialami pesantren dalam mengembangkan ilmu falak saat ini. Keluhan tersebut di sampaikannya dalam peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen. 

Berdasarkan pengamatannya, Dr. Izzuddin menilai setidaknya ada dua problem yang dihadapi pesantren. Pertama, alat peraga dan kedua, titik fokus pembelajaran ilmu falak di pesantren.

“Saat ini banyak pesantren menitik beratkan teori hisab daripada ru’yat,” ungkapnya. 

Dua permasalahan ini tentunya sangat berkaitan. Ru’yat membutuhkan alat peraga yang cukup mahal, sedangkan hisab tidak terlalu menghabiskan banyak dana. 

“Problem utama pesantren dalan mengaplikasikan ilmu falak memang terletak pada alat peraga,” tandas kiai muda ketua Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia ini. 

Namun, Dr. Izzuddin yang memiliki perhatian tinggi terhadap pesantren tidak tinggal diam. Ia mengajak kepada seluruh hadirin dalam acara launching tersebut untuk berfikir bersama-sama demi mengatasi persoalan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, buat model pembelajaran ilmu falak yang menyenangkan buat para santri,” tuntasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Karismatik Dari Kajen

    Kiai Karismatik Dari Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama; Orang pertama yang disowani Gus Dur segera setelah dia jadi presiden adalah Almarhum Kiai Abdullah Salam di Kajen, Pati, yang lebih akrab dipanggil Mbah Dullah. Saat mendengar Gus Dur hendak bertandang ke rumahnya, awalnya Mbah Dullah keberatan, sebab saat itu Gus Dur sudah jadi umara (penguasa). Tetapi pada akhirnya Mbah Dullah bilang: “Kalau […]

  • Rais Syuriah PCNU Pati Jadi Ketua Baznas

    Rais Syuriah PCNU Pati Jadi Ketua Baznas

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.015
    • 0Komentar

    Pati – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra melantik lima pinan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati dilantik di Pendapa Kabupaten Pati, Jumat (10/4/2026). KH Minanurrochman atau Kiai Minan didapuk menjadi ketua. Ia bakal memimpin Baznas Pati periode 2026-2031 dengan dibantu empat wakil ketua. Yakni, Nur Faqih (Wakil Ketua I), Moh. In’am Muhlisin […]

  • Halal Bihalal Akbar, NU dan Muhamadiyyah

    Halal Bihalal Akbar, NU dan Muhamadiyyah

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Pati. NU dan Muhammadiyah sudah lama berada di kabupaten Pati, kedua ormas adalah organisasi terbesar di Pati.  Pada kesempatan ini mengadakan  acara akbar halal bihalal bersama di Pendopo Kabupaten Pati dengan tema, Penanggulang Radikalisme dan Terorisme menuju Pati yang Damai(5/8) kemarin. Perpedaan akan terus ada apabila kita tonjolkan, akan tetapi untuk amar ma’ruf nahi mungkar […]

  • Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Pati bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati dan RSUD Soewondo Pati, bakal menjalin kerja sama strategis dalam pembinaan keagamaan bagi narapidana dan pasien rumah sakit. Rencana kerja sama ini disepakati dalam rapat pembentukan program kerja tahunan Pokjaluh, pada Selasa (21/1/2025). Ketua Pokjluh Kabupaten […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Pati. Fatayat, Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, […]

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.168
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

expand_less