Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
  • visibility 594
  • comment 0 komentar

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sama dengan PCNU Pati menggelar acara Tahlil dan Doa 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair, Kamis (12/9/2019) malam. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati ini menggandeng juga perkumpulan Santri Sarang yang tergabung dalam Santri Gayeng.

KH Abdul Ghofur Maimoen
KH Abdul Ghofur Maimoen dalam Acara Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (12/9/2019) malam.

Acara bertajuk Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair; Mengenang Kiai Bangsa dihadiri langsung oleh putra ke-5 Mbah Moen, KH Abdul Ghofur Maimoen.

Dari jajaran Pemda hadir Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si., Sekda Pati, Suharyono, Forkopimda, dan OPD. Sedang dari Pengurus Cabang NU Pati, terlihat Rois, KH. M. Aniq Muhammadun, Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I, beberapa Musytasyar, jajaran Syuriah, dan Tanfidziyah lainnya.

Acara dimulai dengan pembacaan Ayat-Ayat Suci Al Quran dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh H. Muhlisin. Setelahnya langsung disambung dengan Tahlil yang dipimpin oleh Wakil Katib PCNU Pati, KH. Abdurrahman Adam dan Doa Tahlil oleh Rois, KH. M. Aniq Muhammadun.

KH. M. Aniq Muhammadun, yang memberikan sambutan atas nama PCNU Kabupaten Pati menyatakan walaupun KH. Maimun Zubair dimakamkan di Ma’la Makkah yang sangat jauh, namun sejatinya beliau tetap dekat dengan warga NU dan para santri. Sebagai bukti adalah diadakannya peringatan 40 hari wafatnya Mbah Moen yang terselenggara atas kerjasama antara PCNU Kabupaten Pati, Pemkab Pati, dengan jaringan santri Sarang seperti Santri Gayeng.

Masih menurut Mbah Aniq, KH. Maimun Zubair merupakan benar-benar kyai yang sedari muda hingga meninggalnya, tidak henti-hentinya untuk mengabdikan dirinya demi agama Allah. Seorang kyai yang sangat ikhlas dalam melayani ummat. Sehingga amal ibadah yang dibawanya sebagai bekal menghadap Allah sudah sangat banyak. Meski demikian, warga nahdliyin dan santri perlu untuk ikut hormat dan mendoakan.

“Harapannya agar doa yang dipanjatkan tersebut akan bisa meluber kepada kita semua,” ungkapnya.

Sedangkan Sesepuh Santri Gayeng, KH. Fuad Abdillah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pati dan PCNU Pati yang telah menggandeng Santri Gayeng dalam menyelenggarakan acara Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair. Ini membuktikan keberpihakan pemerintah daerah pada santri.

Bupati Pati, H. Haryanto yang menyampaikan sambutan selanjutnya, menyatakan bahwa Mbah Maimun merupakan ulama yang telah berhasil mencetak santri-santri yang luar biasa. Yang tidak sedikit diantaranya berada di wilayah kabupaten Pati. Sehingga, meski Mbah Maimun telah meninggal, namun santri-santrinya akan tetap melanjutkan perjuangan dan kebaikan-kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir, KH Abdul Ghofur Maimoen, atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya peringatan wafatnya KH. Maimun Zubair di berbagai daerah termasuk di Pati. Ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta para santri kepada beliau.

Gus Gofur, panggilan putra Mbah Maimun ini mengungkapkan bahwa siapapun yang bertemu dengan KH. Maimun Zubair akan langsung mendapat kesan bahwa beliau adalah kyai. Bahkan bagi yang belum mengenal sekalipun. Sehingga ketika berada dimanapun dan posisi apapun juga, ke-kyai-an Mbah Moen tidak pernah luntur.

Hal ini juga lah yang kemudian bisa membuat KH. Maimun Zubair bisa diterima oleh berbagai kalangan. Bahkan beliau senantiasa berusaha merangkul semua pihak, termasuk pihak-pihak yang saling bersebrangan sekalipun. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

     Ketua PCNU Pati memberikan imbauan kepada warga NU untuk  PATI-Di tengah pandemi covid 19 yang sedang melanda Indonesia, kaum muslimin dihadapkan dengan Bulan Ramadhan 1441 H. Momentum ini bisa menjadi media muhasabah diri dan merapat kepada Allah. Namun demikian, puasa tahun ini diakui oleh PCNU Pati, merupakan puasa terberat. “Kita nanti berpuasa dalam keadaan pandemi […]

  • Photo by Aaron Burden

    Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari terakhir bulan Ramadhan kemarin saya melihat dan mendengar obrolan pada konten artis tanah air, Deddy Corbuzier dalam seri Log In. Pada video yang sudah ditonton 5,1 juta sejak peluncurannya tersebut, mendatangkan bintang tamu spesial. Seorang pemuka 6 agama berkumpul dan berdialog bersama soal toleransi, Indonesia, dan segalanya dalam sudut pandang […]

  • Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ di Clonning, Pengasuh Beri Klarifikasi

    Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ di Clonning, Pengasuh Beri Klarifikasi

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    GEMBONG – Baru-baru ini, jagad santri dihebohkan dengan akun Facebook yang mengatasnamakan Ponpes Shofa Az Zahro’, Gembong, Pati. Padahal, menurut Gus Faiz Aminuddin Shofwan, putra KH. Imam Shofwan, pengasuh pondok, akun Facebook pesantren tersebut telah lama vakum. Oknum yang disinyalir sebagai penipu tersebut, membuat akun yang sama persis dengan akun Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

  • Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 924
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pada Ahad Pahing 16 Maret 2025 kemarin, saya mewiwiti (memulai) pindahan rumah dari rumah lama di Sampangan ke Gunungpati, Kota Semarang. Meski rencana saya tempati full usai Lebaran Idulfitri, namun di hari itu secara rukun dan syarat sudah saya bancaki dengan manaqiban yang dibacakan Mbah Niam.   Awalnya ya saya […]

  • MA Salafiyah Kajen Borong 31 Medali di Ajang Nasional

    MA Salafiyah Kajen Borong 31 Medali di Ajang Nasional

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Pamflet ucapan selamat Kepala MA Salafiyah atas prestasi yang berhasil diraih peserta didiknya PATI – Tiga perlombaan akademik diikuti siswa MA Salafiyah Kajen Minggu (24/10). Ketiga lomba yang diikuti yakni Pateron Olympiad, Lomba Felin Oaseedukasi, dan Gelora Science Competition (GSC) POSI. Dari tiga ajang lomba tersebut, siswa di madrasah yang berada di Kecamatan Margoyoso itu […]

expand_less