Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Demi Waktu

Demi Waktu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

Oleh M. Iqbal Dawami

Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum lagi kalau bicara ajal atau umur. Jangan sampai menyesal karena kita menunda-nunda untuk melakukan kebaikan.

Imam Al-Ghazali bertanya kepada para muridnya, “Hal apa yang paling jauh dari tempat ini?”

Mereka menjawab sekenanya. Ada yang menjawab negeri Cina, bulan, matahari, bintang, dan lain-lain.

Lalu sang Imam menjawab bahwa yang paling benar adalah masa lalu. “Seberapa besar pun usaha dan biaya yang kalian keluarkan, kalian tidak akan pernah menjumpainya kembali,” ujarnya.

Jika ingin tahu betapa berharganya waktu dua hari, tanyakan pada mereka yang bekerja di luar daerah yang pulangnya hanya sabtu dan minggu. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu hari, tanya pada mereka yang bekerja sebagai buruh harian. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu menit, tanya pada mereka yang ketinggalan kereta api. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu 1 detik, bahkan kurang dari itu, tanya pada juara lomba lari sprint. Betapa waktu begitu berharga, bukan?

Kita bisa berkaca pada Robert De Niro, seorang aktor, produser dan sutradara Amerika Serikat yang telah membintangi lebih dari 100 film. Usianya sudah 80 tahun. Namun, ia masih produktif. Dalam film The Intern menyiratkan dirinya sebagai seorang pensiunan tapi masih ingin bekerja. “Waktu sangat berharga. Jadi apa pun yang ingin kamu lakukan, lakukanlah. Lakukan sekarang. Jangan menunggu,”ucapnya.

Pada saat hendak membintangi film The Last Tycoon, De Niro mengisi waktunya untuk menurunkan berat badannya demi kepentingan perannya. Kata Elia Kazan, sutradara film ini, “De Niro adalah salah satu dari sejumlah aktor yang pernah saya sutradarai yang sangat bekerja keras, dan satu-satunya yang meminta untuk berlatih pada hari Minggu. Sementara sebagian yang lainnya bermain tenis.”

“Kuncinya adalah tidak menghabiskan waktu, tetapi menginvestasikannya,” ungkap Stephen R. Covey.

Dalam perjalanan hidup ini, kita berjalan melalui lorong waktu yang tak pernah putus, melewati ruang-ruang yang penuh makna. Pentingnya waktu melambangkan keterikatan kita pada aliran kehidupan, menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan dalam satu jalinan tak terpisahkan.

Waktu menjadi guru yang bijak, mengajarkan kita untuk menghargai setiap detik yang kita miliki. Ia adalah cermin yang memantulkan perjalanan kita, pelajaran yang memberi makna pada kehidupan kita, dan cahaya yang menerangi lorong gelap yang kita hadapi. Dengan penuh rasa syukur, mari kita renungkan akan pentingnya waktu dalam setiap langkah kita, dan biarkanlah ia menjadi sahabat setia yang mengiringi kita sepanjang perjalanan yang tak terlupakan.

Pekerjaan yang menanti diselesaikan, janji-janji yang perlu dipenuhi, dan mimpi-mimpi yang perlu dikejar, semuanya berayun seiring irama waktu yang terus berdetak. Waktu mengajarkan kita sebuah pelajaran yang lebih dalam: pelajaran kesabaran dan penghayatan. Pentingnya waktu tak hanya tentang seberapa banyak yang dapat kita lakukan seiring waktu berjalan, tetapi juga bagaimana kita mampu merenung, merasakan, dan memahami makna di balik setiap peristiwanya.

Seiring hari-hari berganti, kita mungkin menyadari bahwa waktu adalah kado terindah yang diberikan pada kita, memberi kita kesempatan untuk tumbuh, mencipta, dan menjalin hubungan yang tak ternilai harganya.

Kita juga harus berdamai dengan waktu yang telah berlalu, dengan kenangan yang mungkin membawa rasa sakit atau penyesalan. Namun demikian, pentingnya waktu mengajarkan kita untuk menerima bahwa setiap lembaran dalam buku kehidupan kita memiliki perannya masing-masing, bahkan ketika kita tidak sepenuhnya mengerti alasan di baliknya.

Demi Waktu Dhuha, demikian sumpah Tuhan dalam firman-Nya. Hal itu seakan Tuhan memberi kita kesempatan. Kesempatan untuk memulai hal baru, untuk mengubah arah jika perlu, dan untuk menulis kembali kisah yang mungkin telah terlupakan.

Ketika kita mampu merangkul pentingnya waktu dengan bijak, kita memasuki aliran yang lebih dalam dari kehidupan. Ia adalah guru yang penuh makna, memandu kita dalam petualangan panjang yang tak terduga.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

     NU Online; Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) dan Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menyatakan siap melawan dan melakukan somasi jika Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan somasi kepada Kementerian Sosial. Seperti diketahui, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Orang Rimba dalam rangka menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 11 orang karena […]

  • PCNU-PATI

    Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Depok, Senin 4/9/2023,-  Puisi yang ditulis oleh Syarifuddin Arifin dalam buku antologi puisi tunggal ke-6 berjudul “Iga, Rindu Tanah Plasenta” sebagai puisi-puisi  romantik atau romantisme. ” Penyair belajar sejarah, romantik ‘kan sejarah, enggak dicari-cari atau terserok kemana-mana,” ujar Prof.Dr.Wahyu Wibowo kepada penulis usai mengikuti perbincangan diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ke-6 karya […]

  • Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan peserta didik Yayasan Tarbiyatul Banin memadati komplek pemakaman Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pemandangan ini selalu terjadi setiap kali menjelang peringatan sedekah bumi dan Haul Ki Ageng Rante Kencono Wulung yang diselenggarakan setiap bulan Dzulqo’dah dalam kalender hijriyah. Para peserta didik sedang berkumpul di Makam Ki Ageng Rante Kencono Wulung Hadirnya rombongan peserta […]

  • GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

    GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Koordinasi Pengurus GP Ansor Pati dengan Satpol PP Pati. Ansor meminta bangunan LI segera dirobohkan  PATI – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Pati menutup beberapa tempat prostitusi, salah satunya Lorok Indah / Lorong Indah (LI) yang berada di Kecamatan Margorejo. Di LI sendiri, para penghuni sudah mengosongkan lokasi. Mereka telah kembali ke kampung halaman […]

  • Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pimpinan Cabang NU Fatayat Pati melaksanakan Pelantikan dan Upgrading Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kayen Masa Khidmat 2022 – 2026 & Pimpinan Ranting Fatayat NU Jatiroto & Sumbersari Masa Khidmat 2023 – 2026 Ahad, 5 Februari 2023 / 14 Rajab 1444 H kemarin, bertempat di Balai Desa Jatiroto. “Setelah pelantikan ini di harapkan bisa saling […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

expand_less