Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Dari Jari; Cermin Diri

Dari Jari; Cermin Diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali.

Nyaris ironis bukan? Dari detik ke menit selalu ada kegiatan harian untuk ditampilkan. Mengapa hal ini bisa terjadi. Apa memposting keseharian dimedia sosial sudah menjadi hal lumrah di masyarakat kita dan menjadi sebuah trend sekarang ini. Ataukah sebuah kebahagiaan tersendiri?

Memang tak ada larangan dan hukum yang mengharamkan hal tersebut. Tapi jika itu dilakukan setiap saat maka akan menimbulkan kecanduan, serta kebanggaan terhadap diri sendiri. Semakin banyak yang menyukai dan meninggalkan pesan komentar pada postingan yang diunggah. Maka semakin semangat pula untuk mempublikasikan segala macam hal termasuk yang bersifat privasi, yang menurut saya seharusnya itu tak perlu dipublikasikan. Tampaknya seperti ada kepuasan tersendiri. Dan orang lain tak boleh ikut mencampuri.

Mengunggah sesuatu di media sosial pasti memiliki suatu tujuan. Entah ingin pamer atau sekadar butuh pengakuan atau sebagai tempat pelarian dari segala penat yang menghampiri. Tak ada yang tahu. Karena di lubuk hati hanya pribadi masing masing yang dapat memahami dan mengerti.

Tapi perlu diingat bahwa segala sesuatu selalu memiliki nilai positif dan negatif. Saya teringat kisah kawan saya satu kos dulu ketika di Semarang. Malam itu ia pergi keluar untuk belanja dan meletakkan dompetnya di dashbor motor. Sesampainya dikos ia baru menyadari bahwa dompetnya telah jatuh. Lantas ia mengunggah kejadian itu berharap ada yang menemukan. Saya yang saat itu tengah bersantai dikamar didatanginya untuk membantu menyebarkan informasi tersebut. Tak berapa lama kemudian muncul pemberitahuan di salah satu group facebook bahwa ada yang menemukan dompet dengan ciri-ciri yang sama seperti punya kawan saya ini. Salah satu di pandang dari sudut manfaatnya. Bisa saling menolong dan membantu, tinggal bagaimana kita menggunakan media sosial tersebut.

Lain cerita saat saya sedang berbincang dengan seorang senior dikampus. Saat itu ia bercerita.

“Yang saya takutkan bukan karena tak kunjung menikah, akan tetapi kehidupan setelah menikah sebab lama tak dikasih momongan.”

Alasannya sederhana karena ia takut tak mampu menghadapi berbagai macam pertanyaan dari para keluarga maupun teman dan para koleganya. Ditambah banyak postingan berseliweran yang berkaitan dengan hal itu yang memperlihatkan kebahagiaan sang calon ayah dan bunda. Sehingga ia merasa minder lalu menyalahkan dirinya sendiri. Layu sebelum berkembang bahasa kerennya.

Saya jadi sadar bahwa media sosial banyak pengaruhnya terhadap pola pikir kita serta kehidupan saat ini. Sebab media sosial adalah sumber informasi tak bisa di bendung sama sekali. Maka dari itu sebaiknya digunakan sebagaimana mestinya. Meski semua tergantung pada niat masing-masing sang pengguna, tapi alangkah baiknya jika dalam bersosial media dilakukan dengan bijak dan baik.

Tanpa menyinggung atau merendahkan. Dan yang perlu saya garis bawahi namanya juga dunia maya. Sudah tentu penuh tipu daya. Jangan asal percaya dengan apa yang ditampilkan. Karena terkadang yang ditampilkan hanyalah dari satu sisi saja. Senantiasa pergunakan jari kita untuk menuliskan sesuatu yang bermanfaat, jangan sebaliknya. Kalau dulu ada pepatah mulutmu harimaumu, sekarang ada pepatah baru jarimu mampu mencelakakanmu. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Nadzar

    Ucapan Nadzar

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sebagian orang Jawa, kalau punya hajat sering mengucapkan lafadz tertentu yang yang menyatakan kesanggupannya melakukan sesuatu apabila hajatnya terpenuhi, misalnya : do`akan aku kalau aku berhasil kamu saya beri uang atau besok hari raya qurban aku menyembelih kerbau. Pertanyaan : Termasuk nadzarkah ucapan-ucapan tersebut ? Jawaban : Ucapan seperti itu tidak termasuk nadzar, kecuali bila […]

  • Polres Pati Sanika Satyawada Berikan Puluhan Paket Beras di Ponpes Al Akrom Banyuurip

    Polres Pati Sanika Satyawada Berikan Puluhan Paket Beras di Ponpes Al Akrom Banyuurip

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    AKBP Christian Tobing (peci hitam) didampingi pengasuh PP Al Akrom, KH. Imam Al Mukromin (kiri) menyerahkan bantuan beras secara simbolik kepada salah satu santri Ponpes tersebut. MARGOREJO – Sebagai wujud kepedulian dengan sesama, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 Batalyon Sanika Satyawada berikan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.  Kegiatan dengan tema ‘Berbagi Senyum […]

  • Jepara Juara Umum Persimanu I Ma'arif NU Jateng

    Jepara Juara Umum Persimanu I Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Purbalingga – Perkemahan Prestasi Ma’arif NahdlatuI Ulama (Persimanu) I Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) JawaTengah telah berakhir pada Sabtu (15/7/2023) di Bumi Perkemahan Munjulluhur Kabupaten Purbalingga yang dimulai pada pada Rabu (12/7/2023). Ketua Sakoma NU Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan, bahwa kegiatan Persimanu I Jawa Tengah tahun 2023 berlangsung lancar sampai penutupan […]

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

  • PCNU-PATI Photo by Dmitry Kropachev

    Singgah

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Setelah sekian pekan saya rehat atas tulisan tulisan parodi pada hari rabu. Ketika sekian hari tanpa sesuatu tanpa tulisan satir dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang kurang bahkan ada yang menanyain perihal parodi sepekan sekali tersebut. “Kok tak nulis lagi, tak punya ide ya? “ Ketika ada pertanyaan seperti […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, torehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka adalah Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif. Lima siswa dari tim riset MA Salafiyah Kajen yang duduk di kelas XI dan XII itu baru saja […]

expand_less