Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Buku yang Memilih Aku

Buku yang Memilih Aku

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
  • visibility 452
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman.

Maka dijebloskanlah si petinju itu ke dalam penjara. Selama bertahun-tahun dia menderita di dalamnya. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan hidupnya dari putus asa dan stres adalah menulis. Ya, dia menulis kisahnya. Kisah kehidupannya. Lumayan tebal. Tulisannya berhasil diterbitkan dan dibaca banyak orang. Waktu terus berjalan. Hingga masanya habis, buku itu pun masuk ke dalam keranjang buku-buku bekas. Buku-buku itu dijual murah.

Suatu ketika buku autobiografi itu dibeli oleh seorang calon mahasiswa. Dia membacanya. Lambat laun mulai tenggelam ke dalam isi buku itu. Dia terus membacanya dari halaman ke halaman. Dia keasyikan. Dia lalu menceritakan kepada teman-temannya. Mereka percaya bahwa si petinju itu harus ditolong. Pertama-tama,  si calon mahasiswa yang menjadi mahasiswa itu melakukan korespondensi dengan si petinju. Dia kirim-kiriman surat. Keduanya saling terharu satu sama lain.

Si mahasiswa itu kemudian menjenguk si petinju itu ke penjara. Mereka bertemu. Beberapa pertemuan dan obrolan serta surat-suratan yang intens, dari situ kemudian mereka menjadi akrab. Mahasiswa itu kemudian mengajak teman-temannya ke penjara, bertemu si petinju. Dari situ muncul pencerahan bahwa mereka harus menolong petinju yang tidak bersalah itu. Modal mereka adalah keyakinan bahwa petinju itu tidak salah. Si petinju juga sudah meyakinkannya.

Dari situ mereka mulai bergerilya untuk mencari informasi-informasi yang terkait dengan kasus si petinju. Pelbagai kesulitan mereka hadapi. Putus asa hampir menghinggapi semuanya. Tapi, Tuhan Maha Mendengar dan Kuasa. Akhirnya usaha mereka membuahkan hasil. Permohonan untuk banding dan diajukan ulang pengadilan diterima oleh mahkamah agung.

Adegan di sini begitu menentukan. Karena fokus tulisan bukan soal salah atau tidak, jadi aku ceritakan langsung hasil pengadilannya, bahwa mereka berhasil membebaskan si petinju itu keluar dari penjara. Perjuangan mereka sungguh luar biasa. Si petinju itu harus berterima kasih besar pada mereka.

Apa yang bisa kita tangkap dari kisah di atas? Menurutku, semua itu bermula dari sebuah buku. Buku itu semacam “makhluk hidup”. Ia mencari orang tepat yang dapat membaca “diri”nya. Contoh dalam kisah ini adalah si calon mahasiswa itu dianggap orang yang tepat.

Kisah nyata di atas kemudian diangkat menjadi sebuah film berjudul The Hurricane. Artinya, hal ini juga bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Aku sendiri sering mengalami hal ini. Misalnya kisahku dengan buku Atas Nama Tuhan karya Khaled M. Abou El-Fadl, The Geography of Genius karya Eric Weiner, What I Talk About When I Talk About Running karya Haruki Murakami, Krisis Peradaban Islam karya Ali A. Allawi, dll. 

“You know what, Les? Sometimes we don’t pick the books we read. They pick us,” ujar kawan si calon mahasiswa saat mendapatkan buku si petinju itu di buku loakan. Para pembaca yang budiman, apakah kalian pernah mengalaminya?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Pertemuan Rutin PAC Fatayat NU Dukuhseti edisi Januari, dilaksanakan pada Jumat (6/1). Kali ini, Ranting Fatayat NU Kembang yang ketiban jatah menjadi tuan rumah. Dalam rutinan tersebut, pengurus mengundang KH. Minanurrohman untuk menyampaikan mauidhah hasanah. Bukan hanya menuturi 120-an pemudi Dukuhseti, Kiai Minan juga menjadi narasumber dialog interaktif dalam agenda itu. “Memang agenda […]

  • Kafilah RMI PCNU Pati Ukir Prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah

    Kafilah RMI PCNU Pati Ukir Prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kafilah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, mengukir prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah 2025, yang berlangsung di Pondok Pesantren Walisongo Pecangaan, Jepara, pada Sabtu-Ahad (11-12/10/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh RMI Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) dan diikuti oleh delegasi RMI dari 22 kabupaten/kota […]

  • PCNU-PATI

    IPPNU Kajen Punya Target Terbitkan Buku Biografi Bu Nyai

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati 1 abad NU, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPPNU) Desa Kajen menggelar workshop penulisan biografi ulama perempuan dan bu nyai di desa santri tersebut. Workshop digelar di Aula ICK area Masjid Kajen lantai 2. Ketua PR IPPNU Kajen Citra Rahma Febriaziza mengatakan, workshop digelar untuk melatih […]

  • PCNU-PATI

    Hj. Nafisah Sahal Mahfudh: Ulama Perempuan Progresif 

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Indonesia berduka, khususnya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Salah satu putra terbaiknya menghadap Sang Khaliq. Beliau adalah Ibu Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh, istri Rais ‘Am Syuriyah PBNU, KH. MA. Sahal Mahfudh. Warga NU dan bangsa Indonesia sangat berduka karena kehilangan sosok ulama perempuan yang memberikan kontribusi besar dalam membangun bangsa, baik di […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

  • Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Sekretaris PC PMII Pati, Agus Ulinnuha (jas biru) mendampingi Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.H. (seragam polisi kiri) sedang memantau perjalanan kegiatan vaksinasi covid-19 dosis 1 yang dilakukan oleh PMII Pati dan Polres Pati PATI – Para mahasiswa memang sudah selayaknya bergerak. Bukan sekadar belajar di ruang kelas, namun juga harus turun tangan melayani […]

expand_less