Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Buku yang Memilih Aku

Buku yang Memilih Aku

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
  • visibility 210
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman.

Maka dijebloskanlah si petinju itu ke dalam penjara. Selama bertahun-tahun dia menderita di dalamnya. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan hidupnya dari putus asa dan stres adalah menulis. Ya, dia menulis kisahnya. Kisah kehidupannya. Lumayan tebal. Tulisannya berhasil diterbitkan dan dibaca banyak orang. Waktu terus berjalan. Hingga masanya habis, buku itu pun masuk ke dalam keranjang buku-buku bekas. Buku-buku itu dijual murah.

Suatu ketika buku autobiografi itu dibeli oleh seorang calon mahasiswa. Dia membacanya. Lambat laun mulai tenggelam ke dalam isi buku itu. Dia terus membacanya dari halaman ke halaman. Dia keasyikan. Dia lalu menceritakan kepada teman-temannya. Mereka percaya bahwa si petinju itu harus ditolong. Pertama-tama,  si calon mahasiswa yang menjadi mahasiswa itu melakukan korespondensi dengan si petinju. Dia kirim-kiriman surat. Keduanya saling terharu satu sama lain.

Si mahasiswa itu kemudian menjenguk si petinju itu ke penjara. Mereka bertemu. Beberapa pertemuan dan obrolan serta surat-suratan yang intens, dari situ kemudian mereka menjadi akrab. Mahasiswa itu kemudian mengajak teman-temannya ke penjara, bertemu si petinju. Dari situ muncul pencerahan bahwa mereka harus menolong petinju yang tidak bersalah itu. Modal mereka adalah keyakinan bahwa petinju itu tidak salah. Si petinju juga sudah meyakinkannya.

Dari situ mereka mulai bergerilya untuk mencari informasi-informasi yang terkait dengan kasus si petinju. Pelbagai kesulitan mereka hadapi. Putus asa hampir menghinggapi semuanya. Tapi, Tuhan Maha Mendengar dan Kuasa. Akhirnya usaha mereka membuahkan hasil. Permohonan untuk banding dan diajukan ulang pengadilan diterima oleh mahkamah agung.

Adegan di sini begitu menentukan. Karena fokus tulisan bukan soal salah atau tidak, jadi aku ceritakan langsung hasil pengadilannya, bahwa mereka berhasil membebaskan si petinju itu keluar dari penjara. Perjuangan mereka sungguh luar biasa. Si petinju itu harus berterima kasih besar pada mereka.

Apa yang bisa kita tangkap dari kisah di atas? Menurutku, semua itu bermula dari sebuah buku. Buku itu semacam “makhluk hidup”. Ia mencari orang tepat yang dapat membaca “diri”nya. Contoh dalam kisah ini adalah si calon mahasiswa itu dianggap orang yang tepat.

Kisah nyata di atas kemudian diangkat menjadi sebuah film berjudul The Hurricane. Artinya, hal ini juga bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Aku sendiri sering mengalami hal ini. Misalnya kisahku dengan buku Atas Nama Tuhan karya Khaled M. Abou El-Fadl, The Geography of Genius karya Eric Weiner, What I Talk About When I Talk About Running karya Haruki Murakami, Krisis Peradaban Islam karya Ali A. Allawi, dll. 

“You know what, Les? Sometimes we don’t pick the books we read. They pick us,” ujar kawan si calon mahasiswa saat mendapatkan buku si petinju itu di buku loakan. Para pembaca yang budiman, apakah kalian pernah mengalaminya?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.780
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Malam peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar oleh PCNU dan Pemda Pati di Pendopo Kabupaten Pati mbawa kenangan manis bagi MWC-NU Margoyoso. Acara istighotsah dan doa bersama yang digelar pada Rabu (28/1) malam tersebut diiringi dengan penganugerahan PCNU Pati Award. Penghargaan ini merupakan apresiasi kinerja MWC-NU (kepengurusan NU di tingkat kecamatan-red) oleh […]

  • Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.149
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai. Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh […]

  • Remaja Cerdas Halau Radikalisme di Zaman Digital

    Remaja Cerdas Halau Radikalisme di Zaman Digital

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

     Pada tanggal 30 Januari nanti, bertempat di Gedung Lantai 2 Pon Pes Shofa Az-Zahro Gembong Pati. LTN NU akan mengadakan Road Show ke pesantren dan sekolah-sekolah perihal Jihad Cyber.             “ Di Pon Pes Az-Zahro ini merupakan putaran ke- 3, berhubung ini bertepatan dengan Harlah NU ke 90 LTN NU ikut serta memeriahkan dengan memberikan […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • PCNU-PATI

    Irmas Baitul Mukminin Hadirkan Gus Muwwafiq

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Baitul Mukminin Desa Margomulyo adakan pengajian akbar, 16 Maret yang akan datang. Pengajian tersebut diselenggarakan dalam rangka nisfu sya’ban sekaligus sebagai peringatan satu abad Nahdlatul Ulama dan haul para masyayikh.  Dwi Prasetyo selaku ketua Irmas mengatakan bahwa kegiatan ini telah rutin diadakan setiap tahunnya. “Pengajian seperti ini biasanya rutin satu […]

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

expand_less