Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Buku yang Memilih Aku

Buku yang Memilih Aku

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
  • visibility 375
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman.

Maka dijebloskanlah si petinju itu ke dalam penjara. Selama bertahun-tahun dia menderita di dalamnya. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan hidupnya dari putus asa dan stres adalah menulis. Ya, dia menulis kisahnya. Kisah kehidupannya. Lumayan tebal. Tulisannya berhasil diterbitkan dan dibaca banyak orang. Waktu terus berjalan. Hingga masanya habis, buku itu pun masuk ke dalam keranjang buku-buku bekas. Buku-buku itu dijual murah.

Suatu ketika buku autobiografi itu dibeli oleh seorang calon mahasiswa. Dia membacanya. Lambat laun mulai tenggelam ke dalam isi buku itu. Dia terus membacanya dari halaman ke halaman. Dia keasyikan. Dia lalu menceritakan kepada teman-temannya. Mereka percaya bahwa si petinju itu harus ditolong. Pertama-tama,  si calon mahasiswa yang menjadi mahasiswa itu melakukan korespondensi dengan si petinju. Dia kirim-kiriman surat. Keduanya saling terharu satu sama lain.

Si mahasiswa itu kemudian menjenguk si petinju itu ke penjara. Mereka bertemu. Beberapa pertemuan dan obrolan serta surat-suratan yang intens, dari situ kemudian mereka menjadi akrab. Mahasiswa itu kemudian mengajak teman-temannya ke penjara, bertemu si petinju. Dari situ muncul pencerahan bahwa mereka harus menolong petinju yang tidak bersalah itu. Modal mereka adalah keyakinan bahwa petinju itu tidak salah. Si petinju juga sudah meyakinkannya.

Dari situ mereka mulai bergerilya untuk mencari informasi-informasi yang terkait dengan kasus si petinju. Pelbagai kesulitan mereka hadapi. Putus asa hampir menghinggapi semuanya. Tapi, Tuhan Maha Mendengar dan Kuasa. Akhirnya usaha mereka membuahkan hasil. Permohonan untuk banding dan diajukan ulang pengadilan diterima oleh mahkamah agung.

Adegan di sini begitu menentukan. Karena fokus tulisan bukan soal salah atau tidak, jadi aku ceritakan langsung hasil pengadilannya, bahwa mereka berhasil membebaskan si petinju itu keluar dari penjara. Perjuangan mereka sungguh luar biasa. Si petinju itu harus berterima kasih besar pada mereka.

Apa yang bisa kita tangkap dari kisah di atas? Menurutku, semua itu bermula dari sebuah buku. Buku itu semacam “makhluk hidup”. Ia mencari orang tepat yang dapat membaca “diri”nya. Contoh dalam kisah ini adalah si calon mahasiswa itu dianggap orang yang tepat.

Kisah nyata di atas kemudian diangkat menjadi sebuah film berjudul The Hurricane. Artinya, hal ini juga bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Aku sendiri sering mengalami hal ini. Misalnya kisahku dengan buku Atas Nama Tuhan karya Khaled M. Abou El-Fadl, The Geography of Genius karya Eric Weiner, What I Talk About When I Talk About Running karya Haruki Murakami, Krisis Peradaban Islam karya Ali A. Allawi, dll. 

“You know what, Les? Sometimes we don’t pick the books we read. They pick us,” ujar kawan si calon mahasiswa saat mendapatkan buku si petinju itu di buku loakan. Para pembaca yang budiman, apakah kalian pernah mengalaminya?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.933
    • 0Komentar

      ​Pcnupati or.id – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Pati Kota, Selasa (27/1/2026). Aksi sosial ini digelar dalam rangka menyongsong Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 31 Januari mendatang. ​Ketua LTNNU Pati, Angga Saputra, menjelaskan […]

  • Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi membatalkan kebijakan lima hari sekolah, Jumat (8/8/2025). Alasan pembatalan kebijakan yang telah berjalan sebulan ini pun terungkap saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati menyerahkan SK ke PCNU Pati. Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan (SK) perihal penyesuaian hari sekolah dan penguatan karakter anak melalui kegiatan […]

  • Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati menyatakan duka cita yang mendalam. Hal ini diungkapkan langsung oleh ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim Atas wafatnya KH. Ghozali Masruri. KH. Ghozali Masruri (kanan) saat didatangi Sekjend PBNU, Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) di kantor Lembaga Falakiyah, PBNU.  Ketua Lembaga Falakiyah (astronomi) PBNU ini meninggal dunia Rabu […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • Ngaji Rutinan Awal Bulan

    Ngaji Rutinan Awal Bulan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Demi menambah wawasan keilmuan keislaman berfaham ahlussunah waljamaah. Maka di tiap satu bulan sekali yaitu pada hari rabu di setiap awal bulan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan ngaji rutinan yang bertempat di kantor lantai pertama. “Ngaji bulanan ini di harapkan bisa menambah keilmuan bagi para Pengurus Nahdlatul Ulama, ada tiga Kiai yang bergantian untuk memberikan […]

  • Selamat Jalan Perpisahan

    Selamat Jalan Perpisahan

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan […]

expand_less