Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf.
            Al-Asy’ari menjadi symbol Aswaja karena dua hal: Pertama, kepercayaan besar umat Islam, khususnya para ulama dari berbagai kalangan kepada Imam Abu hasan al-Asy’ari yang wara’, zuhud, ahli ibadah dan berakhlak mulia. Kedua, kreatifitas dan intensitas para ulama dalam menyebarluaskan madzab Al-Asy’ari.(hal xiv)
            Aswaja mempunyai cirri yang utama yaitu tawassuth (moderasi) antara wahyu dan akal, teks dan konteks vertical dan horizontal, sacral dan profan. Moderasi membutuhkan keterbukaan (iftitah) toleransi (tasamuh) keseimbangan (tawazun) dan tegak lurus memegang dan memperjuangkan prinsip (I’tidal). Cirri-ciri ini melekar dalam pemikiran dan aksi lapangan golongan Aswaja.
            Buku yang bertajuk Ahlussunah Wal-Jama’ah memncoba menjabarkan tentang studi komprehensif atas teoleogi al-Asy’ari dan Al-Maturidi yang memiliki sedikit perbedaan dalam beberapa permasalahan. Meskipun demikian al-Asy’ari dan Al-Maturidi  keduanya bertemu pada titik yang sama yakni mengintegrasikan antara dalil naqli dan a’qli secara bersamaan. Penggunaan dalil akal tidak menjauhkan kelompok ini dari dalil al-Quran, justru menguatkan dan memudahkan umat untuk menyerap dengan mudah pemahaman tentang Ahlussunah. Dari sinilah tampak bahwa Ahlussunah adalah firqoh yang moderat (tawassuth), berada diantara golongan mu’tazilah yang selalu mengedepankan akal dan golongan musyabihah dan mujassimah yang selalu terikat dengan dzahir dari nash.(hal 33)
            Terlepas dari semua itu, penulis sudah mampu mengutarakan tentang pemikirannya terhadap pemahaman Ahlussunah wal jamaah melalui studi komprehensif atas teoleogi al-Asy’ari dan Al-Maturidi; penulis membuktikan kebenaran teologi al-Asy’ari dan Al-Maturidi melalui biografi Abu al-Hasan-al Asy’ari yaitu sebagai ulama yang pernah mengangkat biografinnya adalah al-Hafidz Abu- al-Qosim Ibn Asakir (dalam kitabnya Tabyin kadzibi al-Muftary) dan Tajuddin as-Subky (ath-thabaqot). (hal 79)
            Sebelum melepaskan diri dari muktazilah ia sempat belajar ilmu kalam dari Muhammad bin Abdul Wahab al-Jubbai, tokoh Muktazilah di zamannya. Kemudian masuk kota Baghdad, di kota tersebut ia belajar berbagai disiplin ilmu. Ilmu hadist dari Zakariya bin Yahya al-Siji, ilmu fiqih dari Abu Ishaq al-Marwazy, Muhamad bin Yaqub al-Muqri dan sanad keilmuannya sampai kepada Imam Syafi’i.
            Selanjutnya adalah biografi Imam Abu Manshur al-Maturidi, yang di juluki sebagai Imam al-Huda, meninggal  pada tahun 333 H di Samarkand. Sebagai ulama dari kalangan hanafiyyah yang mengangkat biografinya adalah Imam Majduddin Abu al Nada Isma’il in Ibrahim al-Hanafi dalam kitab al-Ansor. Dan berhasil melahirkan karya yang fenomenal yaitu, kitab al-tauhid, kitab takwilat al-Qur’an kitab Maqolat. (hal 83)
            Penulis mampu memberikan gambaran-gambaran sekilas tentang pemikirannya. Hal ini di tandai dengan penguasaan materinya. Terlebih lagi buku ini layak menjadi konsumsi bagi siapa saja yang ingin memahami Ahlussunah wal Jamaah. Tabik. (Penulis Bergiat di Tadarus Buku)  
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Buku Saku AD & ART Nahdlatul Ulama Ke 34

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulamasebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selamaini, banyak warga Nahdlatul Ulama yanghanya memosisikan diri sebagai jamaah,belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kitajam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadapAD/ART merupakan pintu gerbang dalamproses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut

  • PCNU-PATI

    Puluhan Pelajar Dukung Palestina dengan Ikut Lomba Gambar Semangka

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Konflik Palestina dan Israel menimbulkan beragam reaksi. Di Indonesia sendiri, aksi pro Palestine diwujudkan dalam berbagai bentuk.  Salah satunya adalah yang dilakukan oleh siswa-siswa MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong pada Senin (6/11). Mereka melakukan aksi protes dalam bentuk seni rupa.  Kompetisi Menggambar semangka yang diadakan oleh pihak madrasah, memperoleh antusiasme tinggi dari para […]

  • Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PATI – KKN MDR IPMAFA Gembira mengadakan Webinar (12/09). Kegiatan bertajuk ‘Literasi Digital Kaum Milenial’ ini dilaksanakan untuk melancarkan program kerja yang telah dicanangkan oleh kelompok KKN Gembira.  Diisi oleh Narasumber Dr. Abdullah Hamid, M. Pd. dan Ning Dhomirotun Fidaus, M. Pd. Webinar ini membahas tentang strategi dan teknik bermedia sosial , perempuan dan literasi […]

  • PAC Muslimat NU Batangan Punyai Ketua Baru

    PAC Muslimat NU Batangan Punyai Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    BATANGAN-PAC Muslimat NU Batangan menggelar Konferensi Anak Cabang, Minggu (6/10). Belokasi di Desa Lengkong, tepatnya di RA Tarbiyatuk Isalamiyah, agenda teraebut menjadi tanda berakhirnya masa kepemimpinan Malikhatin, ketua PAC Muslimat NU Batangan periode 2014-2019. Istiqomah, S.Pd. (ketua terpilih PAC Muslimat NU Batangan) bersama dengan rekan-rekannya Dalam konferensi itu, Pengurus cabang mendelegasikan tiga orang untuk memandu […]

  • Mahasiswa KKN Dermaya IPMAFA Gelar Pelatihan Ecoprint Bersama Ibu-ibu PKK di Desa Dermolo

    Mahasiswa KKN Dermaya IPMAFA Gelar Pelatihan Ecoprint Bersama Ibu-ibu PKK di Desa Dermolo

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jepara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dermaya IPMAFA melaksanakan program kerja berupa pelatihan ecoprint bersama Ibu PKK Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025, bertempat di Balai Desa Dermolo mulai pukul 14.00 WIB. Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja unggulan KKN Dermaya IPMAFA yang bertujuan memberikan […]

  • PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kantor PCNU Pati PATI-Surat edaran Bupati Pati Nomor 451.4/1679 bertanggal 20 Juli 2020 menuai beragam reaksi. Edaran tersebut merupakan permohonan Bupati Pati yang ditujukan kepada Kepala Kementerian Agama Pati. Surat yang dilayangkan Bupati melalui Setda Pati ini berisi permintaan Bupati agar Kemenag mengintruksikan segenap penyelenggara Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Pati agar […]

expand_less