Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Relasi Aman Tanpa Penundukan

Relasi Aman Tanpa Penundukan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Kembali menulis soal perempuan. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan dari pegiat dan aktivis gender ternama diakun sosial medianya. Ia menuliskan sebuah tanggapan atas sebuah cuitan seorang pria. Bukan cuitan, namun lebih tepatnya tentang curahan hati perihal hubungan dengan pasangannya.

Pria ini menuliskan sebuah kalimat unek-unek tentang dirinya yang tak dihargai oleh pasangannya. Dia menuliskan bahwa pasangannya ini memilih fokus pada studinya diluar negeri dibanding dengerin ucapannya. Ia tak memberi izin pada pilihan pasangannya tersebut. Karena hal itu pula maka rencana mereka menikah pun dipastikan mundur. Itu menurut versi cerita dia.

Dari curhatan yang dituliskan si laki-laki ini, akhirnya banyak menuai tanggapan dari warganet salah satunya aktivis gender yang saya kagumi. Sang aktivis memberikan tanggapan berupa ucapan doa agar pasangan ini bisa segera putus. Karena menurut pandangannya si laki-laki hanya ingin mendominasi dan berkuasa atas pasangannya.

Saya sepakat dengan apa yang disampaikan sang aktivis. Karena dengan si laki-laki berbuat seperti itu, ia telah membatasi gerak dan aktivitas pasangannya. Studinya, karirnya, dan bahkan lainnya itu harus sesuai dengan yang dia inginkan. Benar apa yang dikatakan sang aktivis, bahwa dengan begitu ia menunjukkan bahwa relasi menikah baginya adalah suatu penundukan untuk sang istri bukan atas dasar cinta.

Ternyata tak mudah menjadi perempuan kan. Sudah memiliki pasangan pun belum tentu hidupnya bisa bebas. Dan yang belum memiliki pasangan pun akan mendapat label sok jual mahal atau terlalu tinggi kriterianya. Sebegitu rumitnya menjalani hidup terlahir menjadi seorang perempuan kah? Atau ada yang salah dengan persepsi dalam memandang seorang perempuan di masyarakat kita?

Entahlah. Bagaimanapun itu setiap manusia terlahir disertai berbagai masalah yang berbeda satu dengan lainnya. Tinggal bagaimana sikap kita menghadapi atau malah memilih untuk menghindarinya. Semua pilihan ada ditangan kita. Dan yang terpenting adalah semua makhluk bebas untuk bahagia dan menentukan pilihannya sendiri tanpa terkecuali untuk para perempuan juga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    Setelah Punya 2 Unit MLU, NU Winong Targetkan Bangun Klinik

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    WINONG – MWC NU Winong memang sering menjadi sorotan bagi kaum Nahdliyyin di Kabupaten Pati. Hal itu karena preatasi yang ditorehkan oleh para pengurus MWC NU plus lembaga-lembaganya, terutama Lazisnu.  Pada Minggu (21/8) pagi, MWC NU Winong sukses menggelar Apel Kemerdekaan untuk memperingati HUT-RI ke-77. Kegiatan tersebut dihelat di Lapangan Olahraga Desa Pekalongan, Winong.  Sebelumnya, […]

  • Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

    Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati PATI – Memungkasi kalender masehi, selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas. Perayaan pergantian tahun, hampir pasti diiringi dengan kemeriahan.  Tahun ini, suasana kemeriahan tahun baru 2022 tampaknya akan sedikit redup. Pasalnya, seperti diketahui bersama, situasi pandemi di negeri ini masih belum menemui ujung.  Namun demikian, beberapa komunitas […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Reuni. Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash.

    Reuni

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sebenarnya saya adalah termasuk orang yang malas untuk menghadiri acara acara yang melibatkan banyak orang. Salah satunya reuni atau halal bihalal, dan lain sebagainya. Lha kemarin saya terpaksa mengikuti acara reuni, sebab suatu hal yang tak bisa saya jelaskan disini, kenapa saya harus menghadiri? Kenapa tak izin saja, toh masih banyak segudang alasan untuk tak […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

  • PCNU-PATI

    MTs Darun Najah Sukses Adakan Testing Kitab Kuning

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOYOSO-Kamis (2/3) kemarin, MTs Darun Najah, Ngemplak, Margoyoso sukses menyelesaikan agenda tahunan, Testing Kitab Kuning dan Baca Al Qur’an.  Testing tersebut merupakan program akhir tahun sebagai salah satu penentu kelulusan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.  “Ini adalah agenda tahunan yang rutin diadakan sejak madrasah ini didirikan,” terang Hasyim, Kepala MTs Darun Najah.  Meski sebelumnya sempat […]

  • Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.982
    • 0Komentar

    ‎ ‎Sidoarjo – Selain agenda akademik, rombongan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung juga melaksanakan ziarah ke makam para tokoh pendiri dan ulama besar Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan penguatan spiritualitas. ‎ ‎Ziarah dilakukan ke makam Makam Sunan Ampel (Raden Rahmat) di Surabaya, Makam Mbah Shonhaji (Mbah Bolong), dan Makam Mbah Soleh […]

expand_less