Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Des 2015
  • visibility 438
  • comment 0 komentar

Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius dari berkembangnya budaya pop khas Barat yang semakin diminati masyarakat karena dianggap lebih modern.
 Budaya konvensional yang menempatkan tepo seliro, toleransi, keramahtamahan, penghormatan pada yang lebih tua juga digempur oleh pergaulan bebas dan sikap individualistik yang dibawa oleh arus globalisasi. Dalam situasi demikian, kesalahan dalam merespon globalisasi bisa mengakibatkan lenyapnya budaya lokal. Kesalahan dalam merumuskan strategi mempertahankan eksistensi budaya lokal juga bisa mengakibatkan budaya sebagai bentuk kearifan lokal semakin ditinggalkan masyarakat seiring kegandrungannya pada budaya yang dibawa arus globalisasi.
Hingga kini masih sering kita saksikan banyaknya konflik kekerasan, mulai dari antar individu, antar elit, antar kelompok, antar kampung, hingga antar suku dan agama di tanah air yang disebabkan oleh persoalan tidak adanya pemahaman multikultural. Keragaman dan kemajemukan kultur (budaya) ketika bersinggungan dengan ranah keagamaan, memicu tumbuh suburnya paham radikal yang acapkali direspon dengan sikap dan perilaku monolog monokultur yang sarat dengan klaim kebenaran maupun klaim keselamatan.
 “Menyikapi hal tersebut, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai bagian dari Islam mainstream di Indonesia, dengan berangkat dari kultur budaya, mengedepankan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin dan ke-Indonesia-an, merasa terpanggil untuk turut serta berkontribusi menyelamatkan generasi muda Islam dari ancaman krisis kebudayaan, kekerasan dan pengaruh radikalisme serta memberikan pemahaman penuh arti demokrasi Indonesia”. ujar Rofi’atun Ketua IPPNU Pati
Strategi yang dijalankan di antaranya adalah pembangunan jati diri bangsa untuk memperkokoh identitas kebangsaan, pemahaman falsafah budaya, dan penguatan jaringan Pelajar Nahdlatul Ulama di daerah agar mampu mentransformasikan gagasan dan ide-ide kebangsaan dalam memperkokoh integritas pelajar bangsa, mendukung penerbitan peraturan daerah yang melindungi budaya lokal, serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam mengenalkan budaya lokal ke masyarakat dunia. Tujuan mulia ini diharapkan jadi buah manis di masa mendatang.
 Begitu pula kemajemukan warga-masyarakat Indonesia adalah ibarat sebuah pelangi dalam perbedaan; justru mampu melahirkan mozaik keserasian dan keterpaduan warna-warni karena disikapi dan dikelola dengan penuh kearifan. Dengan peran demikian, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) berharap mampu menjalankan amanatnya dengan baik untuk membangun pelajar berdasarkan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Manusia membutuhkan pengalaman hidup, begitu pula IPPNU butuh pengalaman untuk menyelesaikan tugas utamanya membangun pelajar Indonesia, tambah Rofi’atun
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Memang Asyik

    NU Memang Asyik

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Aku, sama sekali tidak pernah mengetahui kapan aku secara resmi menjadi warga NU. Yang jelas konon aku dilahirkan di satu kampung yang masyarakatnya kuat memegang tradisi ke-Nu-anya, walaupun mereka sendiri tidak tahu tentang apa itu NU secara pasti. NU diterima karena warisan leluhur mereka. Ayah, ibu, kakek, buyut dan semua keluargaku juga tidak begitu paham […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

  • Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    • calendar_month Sab, 16 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Minggu, 10/12/2023 Perkembangan dan berbagai aktivitas kegiatan sastra ke depan-terutama sambut tahun 2024 mendatang- akan dapat ‘ditularkan’ kepada generasi muda milenial, bahkan ke tingkat siswa dan siswi sekolah dasar (SD). Demikian permintaan langsung  H.Firmansyah, S.Pd,M.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta ketika membuka acara GEBYAR SENJA BERPUISI yang terakhir tahun 2023 […]

  • PCNU- PATI

    Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan […]

  • PC IPNU : Saatnya Hijaukan Pati Sejak Dini

    PC IPNU : Saatnya Hijaukan Pati Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati tak henti-henti melakukan sosialisasi ke-IPNU/IPPNU-an. Hal ini dilakukan secara masif untuk menggalakkan keaktifan pengurus di berbagai level. Mengingat, dari total 21 kecamatan di Kab. Pati, baru 19 yang memiliki Pengurus Anak Cabang (PAC). Proses sosialisasi IPNU/IPPNU Pati Kota “Masih kurang dua (PAC). Insya Allah dalam waktu dekat akan kita […]

  • MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.528
    • 0Komentar

    Pati, Jawa Tengah – Memasuki agenda nasional Gerakan Pramuka, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pati melalui tim pelatihnya menggelar Pelatihan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” ini dilaksanakan di Sanggar Kwarcab Pati, Jawa Tengah, pada Jumat-Sabtu, 22-23 mendatang. Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta […]

expand_less