Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 8.311
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id. – Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama, Kader Pemggerak NU Pati menggelar temu kader di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA), Ahad (25/1) pagi. Agenda tersebut dihadiri sedikitnya oleh 400 kader penggerak NU.

KH. Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU), KH. Amir Ma’ruf, (Wasekjen PBNU) dan KH. Abdul Ghoffar Rozin (Ketua PWNU Jateng sekaligus Rektor IPMAFA) juga hadir sebagai pembicara. Selain itu, beberapa tokoh NU Kabupaten Pati juga turut serta dalam acara itu. Menurut KH. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, temu kader ini dilaksanakan sebagai media penguatan kader supaya terus bergerak dalam melayani warga.

“Sebagai penguatan agar kader penggerak NU terus bergerak melayani warga,” tutur dia.

Sedangkan KH. Abdul Ghoffar Rozin atau Gus Rozin menekankan pentingnya merangkul generasi muda, khususnya kalangan milineal dan alpha. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan NU kepad mereka dan meningkatkan semangat ber-NU di kalangan pemuda dan remaja.

Ungkapan ini disabut serius oleh KH. Ulil Abshar Abdalla yang menekankan pentingnya membangun paradigma dan mentalitas birokrasi di NU. Gus Ulil, sapaan akrab KH. Ulil Abshar, meminjam istilah Gus Yahya (Ketua Umum NU-red), adalah governing NU.

“Sehingga siapapun pemimpinnya, NU tetap berjalan melayani warga secara konsisten. Kolaborasi menjadi syarat kunci dengan membuang egoisme dan kesombongan yang menjadi sumber malapetaka,” ungkapnya.

Empat Program Utama

KH. Amir Ma’ruf, Wakil Sekretaris PBNU, yang juga Kordinator Instruktur Nasional Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak NU, dalam orasinya menekankan empat program prioritas yang harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh kader penggerak.

Pertama adalah pergerakan di bodang pendidikan. Menurutnya, pendidikan NU harus menjadi prioritas sebagai tempat kaderisasi.

“Pendidikan NU harus unggul dan berkualitas tinggi,” tandas dia.

Kedua, dakwah dengan menyebarkan paham Aswaja kepada masyarakat. Menurutnya, media-media syiar saat ini sudah sangat melimpah, seperti masjid, mushalla, pengajian umum, pesantren, dan media lain, baik offline maupun online.

Ketiga, lanjut Kiai amir, yang tidak kalah penting adalah menggerakkan ekonomi. Dalam konteks ini, Koin NU harus digalakkan dengan manajemen transparan dan akuntabel sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harus transparan dan akuntabel,” tegas dia.

Keempat adalah program di bidang kesehatan. Kiai Ma’ruf menilai, NU harus segera bergerak dalam melayani kesehatan warganya.

“(Program kesehatan) ini sangat penting dan urgent,” terang dia.

Keempat program ini, menurut Kiai Ma’ruf, harus dieksekusi dengan melibatkan seluruh elemen NU. Setelah terlaksana, barulah mencari networking relationship dengan pihak lain yang mampu mendukung.

“Semoga keempat program prioritas ini menjadikan NU selalu diharapkan kehadirannya oleh warga dan bangsa ini. Amiin,” pungkas dia.(jm/lut/LTN)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ramadhan Menggembirakan, LAZSINU Tayu Bagikan 750 Sembako

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tayu- Program NU Natura for Humanity, UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Tayu sukses menyalurkan 750 paket donasi sembako kepada dhuafa se-Kecamatan Tayu dalam rangkaian kegiatan “Ramadhan Menggembirakan”Ahad, 16 April 2023 kemarin. LAZISNU bersama Banom NU Kecamatan Tayu mengadakan kegiatan Ramadhan Menggembirakan, kegiatan ini merupakan program NU Natura for Humanity yang dirumuskan oleh NU Care […]

  • Follow Up Makesta, IPNU IPPNU Jetak Ziarahi Makam Tokoh Desa

    Follow Up Makesta, IPNU IPPNU Jetak Ziarahi Makam Tokoh Desa

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

      Para kader IPNU IPPNU Jetak berpose usai berziarah di salah satu makam tokoh desa  WEDARIJAKSA – Dalam rangka follow up Makesta ke 3, PR IPNU IPPNU Desa Jetak menggelar ziarah ke sejumlah makam tokoh desa, Jum’at (1/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh peserta Makesta IPNU IPPNU Desa Jetak. Selain itu Ketua PAC IPNU IPPNU […]

  • PCNU-PATI Photo by Chi Lok TSANG

    Urgensi Pendidikan di Pesantren

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren pada umumnya dikenal sebagai lembaga Pendidikan tertua di Pulau Jawa-Madura, dan Nusantara. Pondok pesantren berkemampuan tinggi dalam berswakarya dan berswakarsa dalam menyelenggarakan Pendidikan. Misi yang mulia selama ini lebih bercorak pada Pendidikan agama yang berorientasi pada pembentukan budi pikerti atau karakter santri, baik pada ranah agama maupun akhlak. Sehingga pesantren […]

  • Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Wonosobo — Ajang Lomba Cipta dan Baca Puisi Religi dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Wonosobo tak hanya menyajikan panggung ekspresi seni, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sastra. Hal ini ditegaskan oleh tim juri dari kalangan sastrawan Pati, yang memberikan catatan penting sebagai evaluasi bersama. […]

  • PCNU-PATI

    Dalam Mihrab Cinta

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Syamsul, pemuda 20 tahun-an yang bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren tersebut, ia bertemu dengan Zizi, putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya. Suatu ketika, Syamsul terusir dari pesantren karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri, Burhan. Keluarganya sendiri pun tidak mempercayainya. Hal ini membuat Syamsul akhirnya […]

  • Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Sebanyak 65 paket Sembako berhasil didistribusikan kepada kaum dhuafa. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu program Pengurus Ranting NU Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti. Kegiatan yang digalang bersama dengan Lazisnu dan beberapa Banom NU itu dilaksanakan pada Selasa (12/4) kemarin. Tujuannya, tak lain adalah untuk menyambung silaturrahim antara ulama dan ummat. “Selain itu juga […]

expand_less