Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 8.030
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id. – Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama, Kader Pemggerak NU Pati menggelar temu kader di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA), Ahad (25/1) pagi. Agenda tersebut dihadiri sedikitnya oleh 400 kader penggerak NU.

KH. Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU), KH. Amir Ma’ruf, (Wasekjen PBNU) dan KH. Abdul Ghoffar Rozin (Ketua PWNU Jateng sekaligus Rektor IPMAFA) juga hadir sebagai pembicara. Selain itu, beberapa tokoh NU Kabupaten Pati juga turut serta dalam acara itu. Menurut KH. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, temu kader ini dilaksanakan sebagai media penguatan kader supaya terus bergerak dalam melayani warga.

“Sebagai penguatan agar kader penggerak NU terus bergerak melayani warga,” tutur dia.

Sedangkan KH. Abdul Ghoffar Rozin atau Gus Rozin menekankan pentingnya merangkul generasi muda, khususnya kalangan milineal dan alpha. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan NU kepad mereka dan meningkatkan semangat ber-NU di kalangan pemuda dan remaja.

Ungkapan ini disabut serius oleh KH. Ulil Abshar Abdalla yang menekankan pentingnya membangun paradigma dan mentalitas birokrasi di NU. Gus Ulil, sapaan akrab KH. Ulil Abshar, meminjam istilah Gus Yahya (Ketua Umum NU-red), adalah governing NU.

“Sehingga siapapun pemimpinnya, NU tetap berjalan melayani warga secara konsisten. Kolaborasi menjadi syarat kunci dengan membuang egoisme dan kesombongan yang menjadi sumber malapetaka,” ungkapnya.

Empat Program Utama

KH. Amir Ma’ruf, Wakil Sekretaris PBNU, yang juga Kordinator Instruktur Nasional Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak NU, dalam orasinya menekankan empat program prioritas yang harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh kader penggerak.

Pertama adalah pergerakan di bodang pendidikan. Menurutnya, pendidikan NU harus menjadi prioritas sebagai tempat kaderisasi.

“Pendidikan NU harus unggul dan berkualitas tinggi,” tandas dia.

Kedua, dakwah dengan menyebarkan paham Aswaja kepada masyarakat. Menurutnya, media-media syiar saat ini sudah sangat melimpah, seperti masjid, mushalla, pengajian umum, pesantren, dan media lain, baik offline maupun online.

Ketiga, lanjut Kiai amir, yang tidak kalah penting adalah menggerakkan ekonomi. Dalam konteks ini, Koin NU harus digalakkan dengan manajemen transparan dan akuntabel sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harus transparan dan akuntabel,” tegas dia.

Keempat adalah program di bidang kesehatan. Kiai Ma’ruf menilai, NU harus segera bergerak dalam melayani kesehatan warganya.

“(Program kesehatan) ini sangat penting dan urgent,” terang dia.

Keempat program ini, menurut Kiai Ma’ruf, harus dieksekusi dengan melibatkan seluruh elemen NU. Setelah terlaksana, barulah mencari networking relationship dengan pihak lain yang mampu mendukung.

“Semoga keempat program prioritas ini menjadikan NU selalu diharapkan kehadirannya oleh warga dan bangsa ini. Amiin,” pungkas dia.(jm/lut/LTN)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Fragmen-fragmen Muktamar NU dari Era Kolonial hingga Milenial

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Muktamar secara rutin diagendakan selama lima tahun sekali, namun pada masa awal-awal NU berdiri, muktamar pertama sampai ketujuh diselenggarakan setiap tahun pada bulan Rabiuts Tsani. Ada periode ketika agenda muktamar tidak pasti, sampai kemudian sejak 1979, ketika Indonesia semakin stabil, penyelenggaraan muktamar semakin tertata. Pada masa lalu, untuk menyelenggarakan muktamar dibutuhkan perjuangan yang berat mengingat […]

  • Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

      KH MA Sahal Mahfudh (Mbah Sahal) dikenal berhasil dalam mengembangkan zakat, infaq serta sedekah yang berhasil membangun ekonomi warga Kajen, Pati dan sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pati, Jawa Tengah untuk menyelenggarakan pelatihan Madrasah Amil pada Ahad (1/11).     “Keberhasilan Mbah […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian I)

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.340
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Rekan saya kemarin turut membaca tulisan pada Mutiara Ramadan bertajuk Pendidikan Karakter Perspektif Ki Hajar Dewantara. Usai membaca, ia justru request tulisan khusus tentan sarung dan kiai. Dalam hati saya “Wah, dupeh arep bada, bahasane sarung”. Ya, ia adalah Sofyan Bachri (Direktur PT. Suave Health Medika), sahabat saya yang makin rajin ikut […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Pribadi Telaten KH. Muhammad Asmu’i Hasan

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh: Yumna Ulayya Ainun Nafidz KH. Muhammad Asmu’i Hasan merupakan salah satu ulama yang dikenal pandai dalam bidang kajian kitab kuning di desa Kajen Pati, menjadi sosok pemimpin setiap kali bahtsul masail diadakan. Garis nasab Kiai Asmu’i jika ditarik ke atas, segaris lurus akan bertemu dengan nasab Kiai Khumaidi, Pundenrejo Pule Tayu, Pati. KH. Muhammad […]

  • Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo. Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman […]

expand_less