Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Belahan Jiwa Al-Musthafa

Belahan Jiwa Al-Musthafa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
  • visibility 1.258
  • comment 0 komentar

Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis keturunan Rasulullah SAW hingga akhir zaman.

Namanya begitu harum dan mulia. Jika merindukan wangi semerbak surga, Rasulullah SAW akan mendatangi dan mencium putri tercintanya ini. Tak jarang para istri Rasul SAW sangat mencemburuinya.

Fatimah al-Zahra, istri dari Ali ibn Abi Thalib ini memiliki berbagai keistimewaan dibandingkan wanita lainnya, bahkan para istri Nabi sekalipun. Rasulullah SAW menegaskan bahwa Fatimah adalah pemimpin para wanita di surga kelak.

“Kabar gembira buat engkau, wahai putriku! Kelak engkau akan menjadi pemimpin wanita di surga.”

Fatimah bertanya kepada Rasulullah SAW bagaimana dengan para wanita utama seperti ibunya (Sayyidah Khadijah), Mariam binti Imran, dan Asiyah istri Fir’aun.

Rasulullah menjawab, “Mereka adalah pemimpin ahli surga di zamannya, sedangkan engkau pemimpin wanita di dunia dan akhirat.” ~Blurb

Para sejarawan berselisih paham dan tidak sepakat tentang kelahiran putri bungsu Rasulullah SAW, yakni Fatimah al-Zahra. Sebagian menuturkan bahwa Fatimah  dilahirkan pada hari Jumat di Makkah, pada 20 Jumadil Akhir, lima tahun sebelum diutusnya sang ayah tercinta, Muhammad ibn Abdullah, menjadi Rasul. Ini pendapat yang popular di kalangan Ahlussunnah. Sementara, kalangan Syiah berpendapat bahwa ia lahir pada 20 Jumadil Akhir lima tahun setelah ayahnya diangkat menjadi utusan Allah. Ada perbedaan jarak sepuluh tahun di antara dua pendapat di atas (hlm 1).

Barangkali, yang berpendapat bahwa kelahiran Fatimah pada tahun kelima setelah kerasulan ayahnya, berpegang pada hadis Aisyah riwayat Imam Hakim dalam Al-Mustadrak-nya (3:156), juga disebutkan dalam tafsir Al-Durr al-Mantsur karya Imam Jalaluddin al-Suyuthi ketika menafsirkan ayat pertama surat Al-Isra. Aisyah berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Ketika aku dalam perjalanan  ke langit (mi’raj), aku dimasukkan ke surga, lalu berhenti di sebuah pohon dari pohon-pohon surga. Aku melihat yang lebih indah dari pohon yang satu itu, daunnya paling putih, buahnya paling harum. Kemudian aku mendapatkan buahnya, lalu aku makan. Buah itu menjadi nuthfah di sulbiku. Setelah aku sampai di bumi, aku berhubungan dengan Khadijah, kemudian ia mengandung Fatimah. Setelah itu, setiap aku rindu aroma surga, aku mencium Fatimah.”

Hadis di atas berkenaan dengan Rasulullah SAW ketika melakukan Isra’ Mi’raj, seperti penjelasan Imam Al-Suyuthi, setelah beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Tentu saja, hal itu termasuk kejadian luar biasa yang harus diimani dengan sepenuh hati. Jadi, sebelum Khadijah mengandung Fatimah, didahului oleh peristiwa hebat sang suami yang punya dampak bagi kehamilan istri setelahnya. Adapun pendapat yang menegaskan bahwa Fatimah lahir lima tahun sebelum kerasulan sang ayah, juga berbarengan dengan peristiwa hebat lainnya, yaitu ketika Rasulullah SAW terpilih menjadi penengah kaum Quraisy yang sama-sama mengklaim berhak untuk meletakkan hajar aswad ke tempatnya semula. Jadi, baik pendapat pertama atau kedua, kelahiran Fatimah al-Zahra tetap didahului oleh peristiwa hebat dan penting dalam perjalanan kehidupan sang ayah, Muhammad SAW (hlm 2).

Maka, karena semua keistimewaan-keistimewaan itulah, Ali tidak diperkenankan menikahi wanita lain selama Fatimah masih hidup. Ali terlarang menikah lagi sebagai penghormatan kepada Rasulullah SAW sehingga tidak ada sesuatu pun yang meyakiti hatinya.

Rasulullah SAW besabda, “Fatimah adalah belahan jiwaku, menyakitinya berarti menyakitiku.” Ini adalah penegasan beliau tentang kedudukan putrinya, Fatimah, di dalam hati beliau (hlm 105).

Buku ini mengupas tentang sosok dan kehidupan Fatimah al-Zahra, putri tercinta Rasulullah SAW, mulai dari kelahirannya hingga wafatnya. Di dalamnya terdapat berbagai kisah inspiratif yang menakjubkan tentang Fatimah dan keluarganya.

Selain itu, sisi menarik di buku ini terletak pada tiga pilar utama, yaitu teori—praktik—informatif. Secara teori, penulis buku ini berpijak kepada sumber-sumber terpercaya, melalui riset yang mendalam, keotentikan serta kredibilitasnya tidak diragukan. Buku ini juga terintegrasi dengan praktik kehidupan di masa lalu sebagai bahan perenungan dan refleksi hidup. Dan informatif terhadap karya terbitan Indonesia bahkan dunia. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Fatimah: Pemimpin Wanita di Surga

Penulis             : Fuad Abdurrahman

Penerbit           : Republika Penerbit

Tahun Terbit   : Cetakan Desember 2019

Tebal Halaman: 196

ISBN               : 978-623-7458-33-3

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by ELG21

    Lihatlah Siapa yang Bertanya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Suatu hari, seorang anak muda yang baru menikah mendatangi Abdullah bin Abbas. Anak muda itu mengajukan pertanyaan, “’Wahai sepupu Rasulullah, bolehkah aku mencium istriku saat sedang berpuasa?” “’Tidak boleh!” jawab Abdullah bin Abbas dengan tegas. Pemuda itu tampak kecewa, karena jawabannya bukan yang diinginkannya. Ketika hendak bertanya kembali untuk mencari […]

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • PCNU-PATI

    Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada […]

  • Nilai Tersirat dari Film Disney . Photo by Jeremy Yap on Unsplash.

    Nilai Tersirat dari Film Disney

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun NajikahBeberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney. Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan […]

  • PCNU-PATI

    Syekh dari Yaman Kunjungi MTs Silahul Ulum

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-TRANGKIL – MTs Silahul Ulum kedatangab tamu Syekh dari Hadramaut, Yaman, Ahad (3/9/2023). Beliau adalah Syekh Muhammad Hasan Mudir di Ribath Bahrun-Nur Mukalla Hadramaut yang hadir di Indonesia untuk berkunjung di beberapa tempat.  Syekh Hasan hadir saat para siswa melaksanakan jamaah Shalat Dhuha. Kepala MTs Silahul Ulum, Hariri mengatakan, sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ada […]

  • Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Para tokoh dari berbagai Ormas tandatangani pernyataa sikap atas protes yang dilakukan forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) untuk penutupan lokalisasi dan karaoke PATI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bersama sejumlah ormas keagamaan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberantas tempat-tempat lokalisasi dan karaoke ilegal di Bumi Mina Tani. Dukungan tersebut dituangkan […]

expand_less