Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Kunci Sukses Meraih Ridha-Nya?

Kunci Sukses Meraih Ridha-Nya?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Des 2022
  • visibility 542
  • comment 0 komentar

Belajar memahami Islam menjadi modal dalam memilah dan memilih jalan untuk mencapai hidup sukses dan mulia. Pemahaman yang benar akan menjaga kita dari kesesatan dan kerugian. Merasa sudah ada di jalan yang akan menghantarkan pada kesuksesan dan kemuliaan, ternyata akhir yang didapat tidak sesuai dengan yang diharap.

Pemahaman yang benar tentang Islam akan menuntun setiap kita masuk di jalan yang benar dan terus menjaga tetap berada di dalamnya hingga maut memisahkan. Dengan menghadirkan banyak kisah dan penjelasan yang mudah, buku ini akan memandu Muslim muda belajar memahami Islam. Mulai dari masalah iman hingga persoalan ibadah. Kehadiran Muslim muda dengan aqidah yang kuat dan taat beribadah akan memastikan tegaknya Islam di muka bumi.

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. adz-Dzariyat [51]: 56). Keimanan kepada Allah Swt. adalah syarat utama menjadi seorang muslim. Kita hanya dapat beriman kepada Tuhan dengan mengenal-Nya, mempelajari segala sesuatu tentang-Nya, dan beriman kepada-Nya sesuai dengan cara yang telah dijelaskan oleh Allah dalam Al-Qur’an. Untuk menjadi seorang mukmin sejati, membaca dan merenungkan kitab yang telah diturunkan oleh-Nya adalah hal yang sangat penting, karena di dalamnya Dia telah menyampaikan pesan-pesan-Nya, memperkenalkan diri-Nya serta memberitahu kita tentang perintah dan larangan-Nya.

Mengenal dan mencintai Allah bukanlah hal yang mustahil jika kita mencoba belajar mengenai segala sesuatu tentang-Nya (hlm 11). Maka dari itu, Allah mengajak setiap jiwa untuk memikirkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Agar hidup tidak keluar atau menyimpang dari fitrahnya, dan bersyukur itulah kuncinya.

Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di berkata; dalam kitab Fathur Rahiimil Malikil ‘Allaam bahwa “Allah mengajak hamba-hamba-Nya untuk mencintai-Nya dengan berbagai macam nikmat dan karunia-Nya yang agung, yang dengan itu Allah menciptakan, menghidupkan, memperbaiki keadaan dan menyempurnakan semua urusan mereka. Bahkan dengan itu Allah menyempurnakan (pemenuhan) kebutuhan-kebutuhan pokok, memudahkan urusan-urusan, menghilangkan semua kesulitan dan kesusahan, menetapkan hukum-hukum syariat dan memudahkan mereka menjalankannya, serta menunjukkan jalan yang lurus kepada mereka…

Maka semua yang ada di dunia dari hal-hal yang dicintai oleh hati dan jiwa manusia, yang lahir maupun batin, adalah (bersumber) dari kebaikan dan kedermawanan-Nya, untuk mengajak hamba-hamba-Nya agar mencintai-Nya.

Sungguh hati manusia secara fitrah akan mencintai pihak yang (selalu) berbuat baik kepadanya. Maka kebaikan apa  yang lebih agung dari kebaikan (yang Allah Ta’ala limpahkan kepada hamba-hamba-Nya)? Kebaikan ini tidak sanggup untuk dihitung jenis dan macamnya, apalagi satuan-satuannya. Padahal setiap nikmat (dari Allah Ta’ala) mengharuskan bagi hamba untuk hati mereka dipenuhi dengan kecintaan, rasa syukur, pujian dan sanjungan kepada-Nya.”

Sekarang mari kita pertimbangkan berkah dari Pencipta kita, yang telah menciptakan kita sebagai makhluk yang paling mulia di muka bumi, yang melimpahkan rezekinya bagi kita. Bayangkan semua keindahan yang telah diciptakan oleh Allah yang Mahakuasa untuk kita.

Akankah kamu menukar otakmu untuk apapun? Seberapa penting mata bagi kita? Tangan, kaki, mulut dan hidung kita…

Bagimana dengan alam? Matahari, tumbuhan, berbagai jenis buah-buahan, gunung-gunung dan lautan…

Lebah yang menghasilkan madu, ternak yang memberikan susu, dan awan yang menurunkan hujan… Berkah-berkah yang dilimpahkan Allah Swt. kepada kita tidak terhitung.

Kita menilai penting untuk berterima kasih pada teman kita yang melakukan kebaikan kecil kepada kita. Jadi, tidakkah kita perlu untuk bersyukur kepada Sang Pencipta kita yang melimpahkan kita berkah yang tak terhingga? Kita akan menganggap sesuatu sebagai sebuah kesalahan serius jika kita tidak berterima kasih kepada orang yang melakukan kebaikan kepada kita. Bukankah suatu kesalahan besar jika kita tidak berterima kasih kepada Allah Swt. untuk semua yang telah Dia limpahkan kepada kita? Yang seharusnya kita lakukan sebagai balasan untuk pemberian Allah kepada kita adalah berterima kasih kepada-Nya dengan beribadah kepada-Nya. Ibadah adalah ketika mematuhi perintah Allah hanya untuk membuat-Nya senang dan mendapatkan Ridha-Nya (hlm 140). Allahu a’lam bish-shawab.

Catatan: Meskipun judulnya “Panduan Belajar Muslim Muda Memahami Islam”, tetapi buku ini cocok untuk semua umur. Banyak pelajaran yang bisa kita petik di dalamnya, yang mungkin kita anggap sepele selama ini, padahal itu akan berakibat fatal jika kita abaikan. Membacanya sangat mengasyikkan, penulis berhasil membuat formula yang sangat inspiratif; cerita, perumpamaan, puisi, nasihat, quote—membuat pembaca candu disetiap lembarnya.

Judul               : Panduan Belajar Muslim Muda Memahami Islam

Penulis            : Asli Kaplan

Penerbit         : Republika Penerbit

Tahun Terbit : Cetakan Kesatu September 2019

Tebal Halaman: viii + 240

ISBN                : 978-602-5734-99-1

Peresensi       : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Terobosan Baru dari Manager Fundrising

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Manager Fundrising PC Lazisnu Pati melaksanakan tugasnya hari ini (07/12) untuk mengambil isi kotak koin yang dititipkan pada toko-toko di sekitar Kantor PCNU Pati. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan meningkatkan pergerakan Fundrising koin NU agar semakin baik. Syaiful Huda selaku Manager Fundrising PC Lazisnu Pati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan follow up […]

  • brown wooden 9-piece office table and chairs

    Jabatan dan dampak positif keberlanjutan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.277
    • 0Komentar

      Karir Jabatan sering kali menjadi sebuah kontestasi yang bikin hiruk piruk dunia, baik dunia media sosial danbriin kehidupanya, Ketika seseorang berhasil meraih jabatan tertentu, muncul rasa bangga, baik dari dirinya sendiri maupun dari orang-orang di sekitarnya. Jabatan menawarkan kekuasaan, tanggung jawab, dan peluang untuk membuat perubahan. Namun, di balik itu semua, ada tekanan besar […]

  • Selamat Jalan Perpisahan

    Selamat Jalan Perpisahan

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan […]

  • PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Warta LP Ma’arif. Minggu 31 Mei 2015, Kontingen Porsema Pati telah membawa 8 mendali emas terdiri dari MTQ Putra (MI), Bulu Tangkis Tunggal Putra(Mts),Tenis Meja Putri(Mts),Pencak Silat Wiraloka Putra(Mts), Pencak Silat Wiraloka Putri(Mts), Olimpiade Matimatika(MA), Olimpiade Kimia(MA), Olimpiade Ke-Nu-an (MA) Dan membawa 4 mendali perak meliputi; Debat Bahasa Inggris (MA),Olimpiade Matimatika (MI), Olimpiade IPA (MI)dan […]

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) sebagaimana yang kita ketahui merupakan organisasi sosial kemasyarakatan keagamaan terbebesar di Indonesia. Bahkan, ada yang mengatakan organisasi terbesar di dunia. Menurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Selain sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU juga ikut bertanggungjawab untuk memberikan […]

expand_less