Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perempuan itu Makhluk Bebas

Perempuan itu Makhluk Bebas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Des 2022
  • visibility 377
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, juga beberapa kali memberikan solusi terkait hal yang menjadi permasalahan mereka. Saya mendadak jadi tukang konsultannya mereka.

 Cerita mereka beragam. Salah satu kawan yang tinggal di pulau yang berbeda dengan saya, bercerita perihal permasalahannya dengan sang ibu. Ia menilai bahwa ibunya kolot alias tak modern. Dan disaat kami tengah melakukan panggilan video call, terdengar ia beradu argumen hebat dengan ibunya. Ia memperdebatkan keputusan ibunya yang tak memberinya izin pergi ke rumah salah satu rekan kerjanya untuk menghadiri sebuah perayaan besok lusa.

Ia menilai bahwa ibunya membatasi kebebasannya dalam bergaul. Menurutnya, ini sangatlah kontradiktif. Karena dulu saat ia memutuskan mengambil studi dilain provinsi, sang ibu dengan mudahnya memberinya izin. Mengapa untuk sekadar pergi menghadiri acara kantor, ia tak diizinkan. Meski keputusan ibunya tetap kokoh, ia pelan-pelan mencoba memahaminya meski dengan hati yang sedikit jengkel.

Saya sebelumnya pernah menuliskan bahwa seorang anak berapapun usianya, selamanya tetap dianggap anak bagi orang tuanya. Apalagi anak perempuan. Orang tua akan berusaha semaksimal mungkin memproteksinya dari segala sisi. Dengan masih kentalnya budaya patriarki, membuat para orang tua menjadi khawatir dan parno yang berlebihan terhadap anak perempuannya. Sehingga bagaimanapun aktivitasnya ia akan mendapat pantauan selama 25 jam.

 Anak perempuan tak boleh begini dan begitu. Ia harus terlihat sempurna dimata masyarakat, dengan tunduk pada aturan yang telah ditetapkan. Jika sedikit saja ia membantah atau melanggar aturan tersebut, maka ia akan mendapatkan label perempuan tak baik. Padahal menurut saya, perempuan itu bebas melakukan apa saja dan memilih apa saja sesuai dengan kehendaknya. Sama halnya dengan laki-laki. Pertanyaannya mengapa yang mendapat pengekangan hanyalah seorang perempuan, sedangkan hal itu tak berlaku untuk laki-laki? Bukankah keduanya sama-sama makhluknya Tuhan yang diberikan kebebasan dan tanggungjawab masing-masing untuk dirinya?

Saya sempat merasa agak gimana mendengarkan curhat teman saya ini. Sebelumnya  saya juga pernah mengalami hal yang sama. Dan hal yang saya lakukan adalah pelan-pelan memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa apa yang saya lakukan ini, masih masuk dalam kategori perbuatan yang baik. Selain itu, saya juga seringkali bercerita perihal kegiatan yang saya lakukan diluar rumah itu. Hingga sampai sekarang saat saya hendak meminta izin pergi kemanapun selalu diperbolehkan.

Bagaimanapun dan apapun pendapat orang tua, saya yakin mereka hanya ingin yang terbaik untuk anaknya. Hanya saja barangkali mereka yang belum tau cara yang baik untuk menyampaikannya. Seyogyanya kita yang muda sedikit mengalah untuk mereka, namun dengan catatan memberikan pemahaman secara baik. Semoga kita mampu menjadi orang tua dan pribadi yang baik dengan cara mampu memahami dan menerima perbedaan pandangan orang lain, tanpa ada sebuah paksaan. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19 GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini.  Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan […]

  • PCNU- PATI Photo by Bayu Syaits

    Karena Anak-anak, Saya Bahagia

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Modernisasi Bangsa

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan terbebesar di Indonesia, bahkan menurut Gus Dur NU adalah sebuah organisasi terbesar di dunia. Sedangkan enurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Karena karakteristik NU sebagai organisasi Islam tradisional adalah […]

  • Fix, Muktamar NU Dilaksanakan Akhir Oktober 2020

    Fix, Muktamar NU Dilaksanakan Akhir Oktober 2020

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    JAKARTA-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan pelaksanaan Muktamar NU 2020 mendatang. Berdasarkan rapat pengurus yang digelar di aula lantai 8 Gedung PBNU, Senin (4/11) kemarin, PB menegaskan bahwa Muktamar NU 2020 dilaksanakan di Lampung. Para pengurus PBNU (foto : NU Online)  “Muktamar akan dilaksanakan di Lampung pada 22 sampai 27 Oktober 2020” tandas Robikin […]

  • PCNU-PATI

    Pemuda Jateng Diajak Cegah Radikalisme

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id –  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah adakan Festival Aksi Musik Anak Bangsa (ASIK BANG), Rabu (22/11/2023) malam. Kegiatan ini dilaksanakan di Atap Langit Cofee n Eatery Tembalang Semarang, dan dibuka oleh Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda terlibat […]

  • Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-GEMBONG – Rentetan acara Perayaan Harlah Pagar Nusa ke-37 PC Pagar Nusa Pati di mulai Sabtu (28/1) pagi. Agenda tersebut dibuka dengan pelatihan Pasukan Inti (Pasti). Berlokasi di Aula MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong dan Eks Lapangan Gembong, pelatihan Pasti dijadwalkan akan selesai Ahad (29/1) esok. Dalam acar pembukaan tersebut, beberpa tokoh penting tampak hadir. […]

expand_less