Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
  • visibility 349
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id –  Bupati Pati, Sudewo, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dirangkaikan dengan Halalbihalal dan pelepasan calon jamaah haji Pengurus Cabang Muslimat NU, Perangkat MNU, dan PAC Muslimat NU se-Kabupaten Pati, yang digelar pada Minggu (4/5) di Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an (PPTQ) “Al Kahfi”, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kedekatannya dengan Muslimat NU bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen tulus untuk merespons setiap aspirasi yang berkembang dari akar rumput.

“Saya selalu berada di hatinya Muslimat NU Kabupaten Pati. Jika kangen karena pertemuan, maka kangen itu harus ditebus dengan kerja nyata dalam merespons masukan dan harapan masyarakat,” ucap Sudewo.

Bupati Pati menyampaikan sederet kebijakan strategis yang dinilai revolusioner, terutama di sektor infrastruktur dan pendidikan. Ia menyebutkan bahwa sebelum ia dilantik, anggaran untuk perbaikan jalan hanya Rp40 miliar. Namun dalam waktu singkat, dirinya berhasil mengubah angka tersebut menjadi Rp330 miliar.

“Tadi saya lewat Glonggong, jalannya rusak. Saya langsung telepon kepala dinas untuk segera diperbaiki,” tegasnya.

Tidak hanya desa, penataan juga menyasar kawasan kota. Masjid Agung Baitunnur akan direnovasi dengan anggaran Rp 15 miliar mulai awal Juli. Revitalisasi trotoar dan alun-alun juga menjadi prioritas.

Di bidang pendidikan, Sudewo menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menggaungkan dua pilar utama, yakni adab dan mutu pendidikan. Salah satu langkah konkretnya adalah kebijakan wajib belajar malam dan ngaji dari Magrib hingga pukul 21.00.

“Saya sudah buat surat edaran agar anak-anak belajar dan ngaji malam. Jangan biarkan anak main gadget terus. Saya minta orang tua jangan ajak anak bekerja, biarkan mereka belajar agar bisa memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengumumkan pemberian beasiswa untuk 230-an anak dari keluarga tidak mampu yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi dan UTBK.

Sudewo juga berjanji akan menindak tegas praktek pendidikan palsu yang hanya mengejar nilai tanpa kompetensi. “Jika ada nilai tinggi tapi ilmunya tidak sebanding, kepala sekolah dan gurunya akan saya beri sanksi,” tegasnya.

Acara ini, lanjut Sudewo, menjadi bukti nyata hubungan sinergis antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun Kabupaten Pati yang lebih maju, berdaya, dan BerAKHLAK. (*/LTN)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • white and blue paper on pink surface

    Kirim Doa Sebuah Emot Icon: Antara Simbol dan Makna

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

      Perkembangan teknologi dalam era komunikasi digital yang serba cepat, pesan-pesan singkat, simbol, dan emoticon menjadi bagian tak terpisahkan dari cara manusia berinteraksi. Salah satu fenomena menarik yang berkembang belakangan ini adalah penggunaan ikon doa seperti contoh seringkali disertai tulisan “Al-Fatihah” atau emoji tangan berdoa — sebagai bentuk simpati dan empati di WhatsApp, terutama saat […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Minggu, 26/3 kemarin. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban […]

  • PCNU-PATI

    Maqashidus Syariah Lin Nisa’

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani Kamis, 16 Februari 2023 di Aula IPMAFA Lantai 2 dikaji terminologi baru dalam kajian ushul fiqh, yaitu; Maqashidus Syariah Lin-Nisa’. Penulis mendapat pencerahan dari Prof. Abdul Mustaqim dari UIN Suka Yogyakarta, Bu Nyai Umdatul Baroroh, Gus Jamaluddin, Mas Rolan, dan Mas Hilmi. Ada beberapa point penting yang disampaikan para […]

  • PCNU-PATI Photo by Andrei Slobtsov

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 4

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Salmaaan … come on. Kamu ngapain sih?” Fix, suara itu semakin membuat Salman ge-er. Ditambah provokasi dari sana sini membuatnya ingin mengangkat pantat dan memenuhi panggilan itu sesegera mungkin. Tapi ia sempat ragu saat meneliti ekspresi wajah para pengurus bagian keamanan, Kang Frans, Kang Husni, dan Kang Rif’al. Ada senyum berbau […]

  • Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

    Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

      Jika berbicara hobi, pasti semua orang mempunyai hobi.Akan tetapi jarang sekali orang yang mau menjadikan hobinya itu untuk memperkaya diri. Padahal apabila kita memulai sebuah bisnis berdasarkan dari hobi tentunya di dalam menjalankannya dengan sepenuh hati. Sebab pekerjaan yang kita jalani berdasarkan kehendak hati.             Sering kali kita tidak menyadari bahwa apa yang sering […]

expand_less