Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sejuta Tangan dalam Secangkir Kopi 

Sejuta Tangan dalam Secangkir Kopi 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin* 

Sekarang bayangkan! (Mungkin pembukaan ini cukup intimidatif, tapi lanjutkan saja!) Pagi buta bercampur gerimis yang dingin memang waktu yang baik untuk membuat secangkir kopi panas. 

Hidupkan kompor, seduh air hingga mendidih, lalu siapkan bubuk kopi dan gula. Setelah air matang, tunggu barang semenit, lalu tuangkan kedalam cangkir berisi kopi dan gula, aduk sampai rata. 

Sesimpel itu lah kebahagiaan, padahal nyatanya tidak. Salah besar jika kita menilai, membuat kopi di pagi hari sesederhana itu. 

Kalau tidak percaya, kita mulai dari kopinya. Mula-mula, petani melakukan pembeninan kopi, kemudian menyeleksi benih terbaik. Lalu, mereka menanamnya di lokasi yang pas, ketinggiannya pas, suhunya pas, tak terlalu hangat, tidak pula terlalu beku. 

Beberapa tahun kemudian pohon distek, jika perlu. Jangan lupa air juga pupuk. 

Singkat cerita, kita sampai pada proses panen. Kopi disortir berdasarkan warna, kopi lanang-kopi wedok dan lain sebagainya. Angkut menuju arena penjemuran, penggorengan dan penggilingan hingga tersaji bubuk kopi yang siap kita santap dalam dinginnya pagi (jangan lupakan pula pihak distributor). 

Soal seduh menyeduh pun tak kalah ribet. Kompor, panci plus gas LPG 3kg. Prosesnya begitu panjang. Produksi hingga distribusi sampai kita mendapatkan benda-benda itu di toko, panjang, rumit dan butuh banyak orang. 

Jika harus berterima kasih, maka kita harus mengucapkannya kepada puluhan atau ratusan petani kopi, pemilik lahan kopi yang mendapatkan hidayah untuk menanami lahan kopi. 

Belum lagi sopir pengangkut kopi, tukang giling, distributor, Pertamina yang bikin gas LPG dan BBM, bapak-bapak warung kelontong yang menjual kopi sehingga kopi bubuk sampai ke tangan kita. 

Termasuk para engeneer pabrik Mitsubishi yang menciptakan truk Canter sebagai moda angkutan, awak kapal yang membawa mesin-mesin truk, dari Jepang ke Indonesia, pabrik karoseri. Pemgrajin keramik yang membuat cangkir, petani tebu dan karyawan pabrik yang membuat gula, dan sebagainya dan sebagainya. 

Secangkir kopi pagi! satu aspek kecil dalam hidup yang kita kira sederhana ternyata membutuhkan ribuan tangan untuk merealisasikannya. Bagaimana dengan kebutuhan-kebutuhan lain? 

Tanpa sadar, kita hidup kita hingga detik ini terjadi berkat jutaan tangan tak terlihat. Jadi, masihkah layak bagi manusia untuk saling membenci? 

Bisa jadi, mas-mas yang kita pisuhi karena nyebrang sembarangan adalah sopir gas LPG yang membuat kita bisa menyeduh kopi pagi. Atau mungkin ibu-ibu yang kita acuhkan adalah karyawan Polytron, yang membuat TV, sehingga kita bisa mengakses informasi dari penjuru dunia.() 

*Penulis adalah pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PAC PN Gembong, Ketua: Jangan Terlibat yang Gaib-Gaib Dulu

    Pelantikan PAC PN Gembong, Ketua: Jangan Terlibat yang Gaib-Gaib Dulu

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Gembong menggelar Pelantikan dan Rakor. Kegiatan tersebut dilaksanakan Jumat (22/6) siang di Aula MANU Gembong. Selain menampilkan peragaan jurus lewat para pendekar andalan, dalan agenda tersebut juga menghadirkan unsur-unsur NU dan pemerintahan. “Saya kira undangan dari Pagar Nusa ini yang paling lengkap ya. Mulai dari pengurus MWC […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Sayman & Kartinah. Photo by Mayur Deshpande on Unsplash.

    Sayman & Kartinah

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga. Kartina selalu saja ribet […]

  • Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

      Pati– Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PWNU Jawa Tengah menggelar Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Sabtu (13/09/2025). Acara dikemas dalam forum diskusi, pelatihan jurnal ilmiah, serta pelatihan esai khusus bagi para pelajar NU. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh KH. Abdul Ghaffar […]

  • Siswa SMK Salafiyah Kajen Raih Juara 1 Lomba LKS Tingkat Kabupaten

    Siswa SMK Salafiyah Kajen Raih Juara 1 Lomba LKS Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ahmad Saiful, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, sabet juara 1 lomba IT Software Sollution for Business, pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten. Adapun perlombaan tersebut digelar di SMK Tunas Harapan pada tanggal 2-3 Maret 2024. Ahmad Saiful menyabet juara 1 lomba IT Software Sollution for Business, usai dirinya berhasil menciptakan […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

expand_less