Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
  • visibility 368
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri.

Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung oleh kiainya. Di mana kiai di dalam ponpes sebagai figur dan panutan para santri. Sehingga secara tidak langsung semua tindakan dan arahan dari sang kiai akan diterapkan dan dicontoh oleh semua santri.

Oleh karena itu, peranan sang kiai di dalam ponpes sangat urgent dalam membentuk karakter santri. Adapun karakter santri terbentuk pada umumnya mengikuti tindak laku kiai dan lingkungan ponpes. Maka dalam hal ini pola asuh atau parenting pesantren tidak lepas dari peran kiai.

Peranan kiai dalam ponpes sangat dominan, sebagaimana dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofier “kiai merupakan elemen yang paling esensial dari suati ponpes. Ia bahkan disebut sebagai orang yang mendirikan pesantren, memilikinya, dan menguasai pengetahuan agama. Ia secara konsisten menjalankan ajaran-ajaran agama. Maka, sudah sewajarnya kalau tumbuh dan kembangnya suatu ponpes diukur dari kiainya.”

Selain itu, sebagai lembaga pendidikan yang berumur sangat tua, ponpes dikenal sebagai center of parenting santri yang menampung seluruh jenis strata santri dari berbagai latar belakang tanpa adanya pembatas. Baik dari kalangan darah biru, ningrat, pengusaha, maupun rakyat kecil.

Karena di dalam ponpes semua dinilai sama antara satu dengan lainnya. Hal ini diterapkan untuk menghindari bentuk-bentuk kecemburuan sosial dan deskriminasi. Oleh karena itu, bentuk parenting yang diberikan oleh kiai di pesantren terhadap santri tidak lain adalah memberikan rasa nyaman santri, kebutuhan tempat tinggal, makanan, pendidikan, dan bentuk pendampingan terhadap santri.

Sebagaimana juga dijelaskan oleh Kiai Sahal Mahfud, bahwa “parenting merupakan metode atau cara kiai selanjutnya disebut (pengasuh) untuk mendidik, membimbing, mendampingi, dan mengarahkan santri dengan cara tersistematis.”

Metode yang ditawarkan oleh Kiai Sahal tidak lain adalah untuk mengarahkan santri ke ranah karakter (akhlak) santri. Di mana cermin sukses santri di ponpes dilihat dari karakter selama terjun di lingkungan masyarakat.

Karakter ini bisa terbentuk dipengaruhi banyak hal, mulai dari kiai, lingkungan ponpes, dan terjalinnya interaksi sosial. Hal ini senada dalam teori Bronfenbrenner tentang sistem perkembangan manusia secara umum digambarkan bahwa perkembangan manusia, khususnya anak (santri), dipengaruhi oleh sistem interaksi yang kompleks dalam berbagai lingkungan berdasarkan pada tempat tinggal santi.

Dengan demikian, untuk membentuk karakter santri yang berprilaku baik salah satu alternatif adalah pesantren. Hal ini sudah bisa dilihat dari banyaknya alumni yang melahirkan tokoh bangsa  antara lain adalah KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hazbullah, KH. Bisyri Syamsuri, KH. Wahid Hasyim, KH. Saifuddin Zuhri, KH. Abdurrahman Wahid, KH. Sahal Mahfudh, KH. Maimoen Zubair, KH. Mustafa Bisri dan lain sebagainya.

Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat masih meyakini bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan atau parenting yang baik tidak hanya memberikan pelayanan dalam pendidikan relegius melainkan juga pendidikan umum. Sehingga pola pendidikan atau parenting ponpes yang membedakan pendidikan umum dengan pendidikan pesantren.

Oleh karena itu, pesantren bisa tetap bertahan di tengah-tengah arus globalisasi yang begitu pesat perkembangannya, tidak lain karena ponpes mampu beradaptasi dan peka akan arus globalisasi tersebut. Hal ini tidak lepas dari adanya kaidah “Al-Muhafadhatu alal qasimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah” yang artinya konsisten mempertahankan budaya lama yang masih relevan dan aktif mengadopsi budaya baru yang lebih baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

      Nur Khoiriyah (berdiri), alumni SKPP Pati sekaligus aktifis PMII menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan SKPP ke depan PATI – Jajaran Alumni SKPP (Sekolah Kader Pengawas Parsipatif) Pati mengadakan Kordar ke dua. Agenda ini berlokasi di Kantor Bawaslu Pati, Jumat (3/12) kemarin. Nur Khoiriyah, salah satu alumni SKPP mengemukakan bahwa SKPP akan mampu memberikan dampak signifikan […]

  • Total 20 Medali Diborong MTs Banin dalam Ajang Tingkat Nasional

    Total 20 Medali Diborong MTs Banin dalam Ajang Tingkat Nasional

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Para peserta didik MTs Tarbiyatul Banin yang sukses membawa pulang medali dalam ajang KSPI PATI – Para punggawa MTs Tarbiyatul Banin, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati kembali torehkan prestasi. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 20 medali berhasil diborong dalam satu kompetisi tingkat Nasional.  “Prestasi yang kami peroleh di bidang Sains ini menambah perolehan medali tingkat nasional dalam Kompetisi […]

  • Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2020, Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro dan LDNU Kabupaten Pati menggelar pelatihan praktisi di Pesantren Al-Fakhry Hadiwijaya Kajen, Margoyoso, Pati. Pelatihan itu ditujukan mencetak praktisi ruqyah yang akan berkhidmat di tengah masyarakat. Pati, (23/10/2020) “Sebanyak 160-an peserta putra-putri yang mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari Demak, Jepara, Grobogan, […]

  • Banser Pati Buka Posko Mudik di Juwana

    Banser Pati Buka Posko Mudik di Juwana

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Sejumlah fasilitas dan layanan diberikan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati kepada pemudik dan pengguna jalan menjelang Lebaran. Layanan, mulai penyediaan tempat istirahat, minuman, hingga pijat dan obat-obatan disediakan di Posko Mudik Banser yang berada di samping Masjid Besar Al Mukarromah Juwana. “Posko Ansor-Banser ini rutin kami buka menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hanya, untuk […]

  • PCNU-PATI

    Prestis! Rutinan Fatayat NU Margorejo Dihadiri Dua Pengasuh Pondok

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO –   Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. masih berlangsung. Salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Margorejo.  Sabtu (4/3) lalu, para pemudi NU tersebut menyelenggarakan peringatan Isro’ Mi’roj sekaligus rutinan Fatayat NU di Desa Sukobubuk. Bahkan, dalam agenda tersebut dihadiri salah seorang pengasuh Ponpes Roudlotul Falah, Bermi, Gembong, Kiai Ali Nur […]

  • PCNU-PATI

    Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak cara atau tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari plagiasi maupun similarity dalam proses penulisan artikel ilmiah, maupun tugas akhir seperti skripsi, tesis maupun disertasi. Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda dalam Tadarus Literasi […]

expand_less