Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
  • visibility 434
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri.

Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung oleh kiainya. Di mana kiai di dalam ponpes sebagai figur dan panutan para santri. Sehingga secara tidak langsung semua tindakan dan arahan dari sang kiai akan diterapkan dan dicontoh oleh semua santri.

Oleh karena itu, peranan sang kiai di dalam ponpes sangat urgent dalam membentuk karakter santri. Adapun karakter santri terbentuk pada umumnya mengikuti tindak laku kiai dan lingkungan ponpes. Maka dalam hal ini pola asuh atau parenting pesantren tidak lepas dari peran kiai.

Peranan kiai dalam ponpes sangat dominan, sebagaimana dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofier “kiai merupakan elemen yang paling esensial dari suati ponpes. Ia bahkan disebut sebagai orang yang mendirikan pesantren, memilikinya, dan menguasai pengetahuan agama. Ia secara konsisten menjalankan ajaran-ajaran agama. Maka, sudah sewajarnya kalau tumbuh dan kembangnya suatu ponpes diukur dari kiainya.”

Selain itu, sebagai lembaga pendidikan yang berumur sangat tua, ponpes dikenal sebagai center of parenting santri yang menampung seluruh jenis strata santri dari berbagai latar belakang tanpa adanya pembatas. Baik dari kalangan darah biru, ningrat, pengusaha, maupun rakyat kecil.

Karena di dalam ponpes semua dinilai sama antara satu dengan lainnya. Hal ini diterapkan untuk menghindari bentuk-bentuk kecemburuan sosial dan deskriminasi. Oleh karena itu, bentuk parenting yang diberikan oleh kiai di pesantren terhadap santri tidak lain adalah memberikan rasa nyaman santri, kebutuhan tempat tinggal, makanan, pendidikan, dan bentuk pendampingan terhadap santri.

Sebagaimana juga dijelaskan oleh Kiai Sahal Mahfud, bahwa “parenting merupakan metode atau cara kiai selanjutnya disebut (pengasuh) untuk mendidik, membimbing, mendampingi, dan mengarahkan santri dengan cara tersistematis.”

Metode yang ditawarkan oleh Kiai Sahal tidak lain adalah untuk mengarahkan santri ke ranah karakter (akhlak) santri. Di mana cermin sukses santri di ponpes dilihat dari karakter selama terjun di lingkungan masyarakat.

Karakter ini bisa terbentuk dipengaruhi banyak hal, mulai dari kiai, lingkungan ponpes, dan terjalinnya interaksi sosial. Hal ini senada dalam teori Bronfenbrenner tentang sistem perkembangan manusia secara umum digambarkan bahwa perkembangan manusia, khususnya anak (santri), dipengaruhi oleh sistem interaksi yang kompleks dalam berbagai lingkungan berdasarkan pada tempat tinggal santi.

Dengan demikian, untuk membentuk karakter santri yang berprilaku baik salah satu alternatif adalah pesantren. Hal ini sudah bisa dilihat dari banyaknya alumni yang melahirkan tokoh bangsa  antara lain adalah KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hazbullah, KH. Bisyri Syamsuri, KH. Wahid Hasyim, KH. Saifuddin Zuhri, KH. Abdurrahman Wahid, KH. Sahal Mahfudh, KH. Maimoen Zubair, KH. Mustafa Bisri dan lain sebagainya.

Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat masih meyakini bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan atau parenting yang baik tidak hanya memberikan pelayanan dalam pendidikan relegius melainkan juga pendidikan umum. Sehingga pola pendidikan atau parenting ponpes yang membedakan pendidikan umum dengan pendidikan pesantren.

Oleh karena itu, pesantren bisa tetap bertahan di tengah-tengah arus globalisasi yang begitu pesat perkembangannya, tidak lain karena ponpes mampu beradaptasi dan peka akan arus globalisasi tersebut. Hal ini tidak lepas dari adanya kaidah “Al-Muhafadhatu alal qasimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah” yang artinya konsisten mempertahankan budaya lama yang masih relevan dan aktif mengadopsi budaya baru yang lebih baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati menyelenggarakan program pelatihan persidangan untuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pati. Wakil Ketua I PC IPNU Pati, Ahmad Khoirul Anam menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) ini bermula dari banyaknya kader-kader dari PAC yang belum mengetahui tentang teknis persidangan, terkhusus pada saat Konferensi Anak Cabang (Konferancab) […]

  • Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Ustadz Hanan Attaki menyatakan resmi menjadi warga NU di bawah baiat Ketua PW NU Jawa Timur, KH. Marzuqi Mustamar. Kejadian yang cukup menghebohkan dunia maya tersebut berlangsung pada Kamis (11/5) di Ponpes Sabilurrosyad, Malang. Proses baiat ini disaksikan ribuan santri Sabilurrosyad dan juga beberapa kiai yang hadir, seperti Gus Nadirsyah Hosen dan KH. Anwar Zahid. […]

  • PERSYARATAN PENGAJUAN  BHPNU

    PERSYARATAN PENGAJUAN BHPNU

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

        1.     Surat Pengajuan SK di tanda tangani oleh Pengurus Ta’mir dan Ranting NU atau MWC NU     a)      Mushola/ Ta’mir masjid di tunjukan kepada Ketua Lembaga Ta’mir masjid NU Cabang Pati.    b)      Madrasah/Sekolah, TPQ, Madin di tunjukan kepada Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Pati.   c)      Pondok Pesantren di tunjukan kepada Ketua […]

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

  • Meriahnya Hari Santri 2026 di Dukuhseti: Puluhan Mobil Konvoi, Warga Pulang Bawa Kambing

    Meriahnya Hari Santri 2026 di Dukuhseti: Puluhan Mobil Konvoi, Warga Pulang Bawa Kambing

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.507
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 di wilayah Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, berlangsung meriah. Acara kirab atau pawai yang digelar pada Kamis, 22 Oktober 2026 ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari warga Nahdliyin serta masyarakat setempat. Berdasarkan pantauan dan keterangan dari Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti, KH […]

  • Sukses menyelenggarakan Kegiatan PESANTREN RAMADHAN GP Ansor Ranting Pagerharjo & PR IPNU IPPNU PAGERHARJO

    Sukses menyelenggarakan Kegiatan PESANTREN RAMADHAN GP Ansor Ranting Pagerharjo & PR IPNU IPPNU PAGERHARJO

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sukses menyelenggarakan Kegiatan PESANTREN RAMADHAN GP Ansor Ranting Pagerharjo & PR IPNU IPPNU PAGERHARJO Sukses menyelenggarakan Kegiatan dibulan suci ramadhan yang bertajuk PESANTREN RAMADHAN atas kerjasama GP Ansor Ranting Pagerharjo & PR IPNU IPPNU PAGERHARJO, Kegiatan PESANTREN RAMADHAN yang dilaksanakan selama 3 hari yakni mulai hari (kamis s.d sabtu, 6-8 Mei 2021)  Tepatnya diOmah Dolanan […]

expand_less