Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Belajar Merdeka

Belajar Merdeka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
  • visibility 462
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, jika itu di peruntukkan dengan usia manusia. Sudah matang dan sepuh. Namun ketika usia tersebut untuk sebuah kemerdekaan, belum usia matang, masih usia berkembang, melainkan masih kanak kanak. Saya beranggapan seperti itu dengan adanya setiap 17 san, perayaannya selalu bermain ala anak anak, tua muda berubah menjadi kanak kanak.  

Bisa jadi kemerdekaan sesungguhnya adalah di usia anak-anak, belum memikirkan segala kebutuhan hidup, mengerti masalah negara, bahkan tentang kenaikan-kenaikan bahan bahan pokok. Terlebih lagi tak mengetahui apabila di usia 77 tahun kemerdekaan negara kita. Indonesia masih hobi hutang dengan negara lain, inikah kemerdekaan itu?

Lari kelereng, balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, memasukkan paku ke botol, panjat pinang dan lain seterusnya, sabagainya. Itulah ciri khas kemerdekaan, ciri khas saya dan Anda ikut berpartisiapasi merayakan kemerdekaan dari penjajahan yang bertahun tahun menduduki bumi pertiwi.

Namanya juga merdeka, bebas ketawa, bebas bermain, bebas bahagia. Bebas apa saja, bahkan para koruptpr pun bisa bebas. Dan setiap bahagia satu orang dengan lainnya tak sama. Tak bisa di paksakan harus beriringan dan sama. Karena setiap orang memaknai sebuah kebahagiaan melalui sudut pandang beraneka ragam. Dengan lari kelereng, dengan panjat pinang, dengan makan kerupuk, saya dan Anda memaknai kemerdekaan. Sederhana sekali bukan?

Karena saking bahagianya,  kita telah tergiur dan lupa, bahkan tak menyadari apabila kita telah terjajah kembali dengan sadar dan sedadarnya. Kenapa bisa seperti itu, ambil contoh saja. Mulai bangun tidur hingga tidur lagi, apakah kita memakai produk asli buatan Bumi Pertiwi?

Saya mencoba kilas balik, jika dulu penjajahan adalah dengan adu jotos, adu perang, adu kekuatan. Nyawa di pertaruhkan, hidup dan mati menjadi pilihan. Akan tetapi untuk sekarang ini penjajahan adalah dengan ritme halus dengan skema, melalui irama, dan nada, sekiranya kita terjajah tak menyadarinya. Bisa jadi ada yang menyadarinya akan tetapi tak bisa berbuat apa-apa?

Saya dan Anda bisa jadi saat ini baru memulai belajar kemerdekaan, belajar bagaimana merdeka beropini, dan yang terpenting adalah belajar untuk merdeka terhadap diri sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dijadwalkan Hadiri Kongres XVIII Muslimat NU

    Prabowo Dijadwalkan Hadiri Kongres XVIII Muslimat NU

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Kongres XVIII Muslimat NU yang akan diselenggarakan di Jatim Expo, 12 Februari 2025 diperkirakan akan berlangsung meriah. Dalam Kongres organisasi ibu-ibu NU tersebut, rencananya akan dihadiri oleh Ketua PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf dan beberapa jajarannya. Tak hanya petinggi NU, Bahkan Presiden RI, Prabowo Subianto pun dijadwalkan akan hadir dalam agenda besar […]

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 697
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

      Sosok Rodhi, pemilik bengkel di kawasan LI yang membongkar sendiri bangunannnya (foto : modess) PATI – PCNU mengapresiasi positif para pemilik bangunan di kawasan Lorok Indah (LI) yang secara sukarela membongkar sendiri bangunan yang tersisa pasca pembongkaran yang dilakukan Pemda Pati tgl 3 Pebruari 2022 lalu. “Seperti yang dilakukan oleh Rondli pemilik bengkel yang […]

  • PCNU-PATI

    Margoyoso Susul Gembong Gelar UKT Pagar Nusa

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Pagar Nusa (PN) kembali dihelat. Kali ini giliran PAC Pagar Nusa Margoyoso yang menggelar agenda ini.  Jumat (30/12) pagi, sekitar seratusan peserta berpakaian hitam mendatangi Desa Purworejo, Margoyoso, Pati untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ketua panita, Abdul Aziz menegaskan bahwa agenda ini digelar oleh PAC PN Margoyoso […]

  • PCNU-PATI Photo by Boxed Water Is Better

    Love Is Stupid Part 7

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin ————- Dengan wajah serius lelaki itu menyusuri koridor rumah sakit Sultan Hasanudin. Sorot matanya tak lepas dari layar ponsel. Sesekali ia berhenti lalu menempelkan ponsel pada telinga, beralih mengirim pesan dan kembali melangkah. Berkali-kali pasang netranya mencocokkan nama bagian rumah sakit dengan isi chat di aplikasi hijaunya. Ia lega saat menemukan […]

  • IAIN Kudus PPL di PC Lazisnu Pati

    IAIN Kudus PPL di PC Lazisnu Pati

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati kembali menerima mahasiswa PPL (Praktik Profesi Lapangan) dari kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus pada rabu (10/07). Acara tersebut berlangsung di kantor PC Lazisnu Pati. Dalam pelaksanaan program profesu pengalaman lapangan (PPL) dimaksudkan untuk menciptakan mahasiswa yang unggul dalam bidangnya yaitu manajemen zakat dan wakaf. Dalam hal ini IAIN Kudus […]

expand_less