Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Macet

Macet

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat.

Perjalanan kami sangat melelahkan. Bukan sebab jarak yang kami tempuh, melainkan jalanan makin padat, makin merayap. Tak ada yang mau bersabar, semua ingin didahulukan, semua ingin menjadi yang terdepan. Saya hanya menggerutu dalam hati, jengkel, mangkel, dan seperangkatnya. Toh meskipun begitu kondisi macet tak dapat dirubah. Sebab sudah menjadi fitrah.

Seperti halnya kemarin malam, saya melihat salah satu dialog di televisi negeri dan swasta. Para tokoh dihadirkan, para pakar dimintai komentar, terkait kondisi ke mancetan di ruas ruas jalan kota besar, bahkan tak menuntut kemungkinan akan merambah ke kota kota kecil seperti kabupaten berlanjut ke kecamatan. Para ahli saling beradu alibi, para pakar saling membenarkan komentar. Semua tampak pintar meski tanpa solusi yang keluar.

Jadi, orang seperti saya, yang tak terlalu paham dengan bahasa njlimet dan dengan penuh basa basi berbusa. Sering kali gagal paham tentang para pakar yang memuncul ide perihal mengatasi kemacetan, ada yang bilang pemberlakuan ganjil dan genap, ada pengusaha berujar dengan penambahan jalan, salah satunya jalan tol. Maka kemacetan akan sedikit terurai dan lain bla bla.

Saya yang melihat dan mendengarkan debat kuda dan kusirnya jadi bingung sendiri, mereka sibuk membahas mengatasi soal kemacetan akan tetapi mereka melupa tak membatasi perusahaan pembuat montor dan mobil untuk membatasi produksinya disetiap tahunnya. Lha wong jalan itu tak berkembang dan bertambah di setiap tahunnya, kenapa malahan di bahas. Ironis.

Perihal soal kemacetan di ruas ruas jalan. Apabila di diskusikan saja tentu tak akan menemukan sebuah solusi. Akan tetapi harus berani mengambil sebuah tidakan cepat oleh pemerintah, tentang pembatasan pembelian montor atau mobil pribadi. Jangan sampai 20 tahun yang akan datang ladang-ladang kita akan berubah menjadi jalan-jalan tol yang tak berujung. ( Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

  • PCNU-PATI

    Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi.  Hadir sebagai pemantik acara bertajuk “Santri Milenial dan Tantangan Global” Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz.  Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua […]

  • PCNU-PATI

    Patungan, Siswa MI Gembong Ini Setor 4 Juta ke Lazisnu untuk Palestina

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Penggalangan donasi untuk membantu Warga Palestina masih terus dibuka. Salah satunya dilakukan oleh Lazisnu Pati. “Bulan Nopember ini kami buka gelombang ke dua untuk donasi bantuan bagi Palestina,” ungkap Ipul salah satu tenaga administrasi Lazisnu Pati. Senin (6/11) siang, Lazisnu Pati kedatangan tamu tak terduga. Anak-anak berseragam putih-merah menyerahkan bantuan dana senilai Rp […]

  • Musyawarah, Kumini Duduki Jabatan Ketua Muslimat NU Semirejo

    Musyawarah, Kumini Duduki Jabatan Ketua Muslimat NU Semirejo

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong mulai melakukan turba untuk membentuk pengurus-pengurus ranting. Upaya ini merupakan motto utama Muslimat NU Gembong yang berkeinginan untuk menjamiyyahkan jamaah. Dengan kata lain, membangun jamaah saja tidak cukup, namun harus dengan jam’iyyah atau organisasi. Kuniati, S.Pd.I. (gamis ungu) ketua terpilih dalam pemilihan pengurus Muslimat NU Ranting Semirejo, Gembong […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 2

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Nga-ngapunten, Bu Nyai. Maaf, ini santri baru, Bu Nyai. Tolong dimaafkan. Biar nanti saya yang beri hukuman,” ucap lelaki berkacamata terbata—santri senior yang bertugas sebagai pengawas kelompok. Jika tidak salah dengar tadi namanya Kang Awan. Ya, Kang Awan. Dari suaranya, kentara sekali jika dia sedang menahan ketakutan. Sangat berbanding terbalik dengan sikap […]

expand_less