Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kandidat Ketua IPNU IPPNU Adu Visi-Misi

Kandidat Ketua IPNU IPPNU Adu Visi-Misi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
  • visibility 319
  • comment 0 komentar

 

Show Kandidat Calon Ketua PC IPNU IPPNU Pati.

SUKOLILO-Para kandidat calon Ketua Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Pati periode 2021-2022 menyampaikan visi dan misi masing-masing. Adu visi-misi ini dilaksanakan di Gedung Madrasah Tsanawiyah Sunan Prawoto, Minggu (22/8).

Agenda intelektual bertajuk ‘Show Kandidat Calon Ketua PC IPNU IPPNU Pati’ ini diselenggarakan untuk menghadapi Konfercab yang akan dihelat pada 28 hingga 29 Agustus 2021 mendatang. Karena pandemi, agenda yang seharusnya dilaksanakan luring penuh ini, terpaksa harus dilakukan secara daring via Zoom dan Youtube.

“Acara ini dirancang selain sebagai forum pemaparan visi misi para kandidat calon, tapi juga momen di mana para kader di bawah bisa melihat dan menentukan untuk memilih siapa nanti yang akan memimpin Pelajar NU Pati periode mendatang” Ungkap Abdul Ghofur, Ketua Komisi Penjaringan Calon Ketua Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati

Pemaparan visi dan misi ini mempertemukan dua kandidat ketua IPNU dan satu kandidat Ketua IPPNU. Ketiganya adalah Muhammad Rikza Hasballa dan Matsna Zakiyyatus Salwa sebagai acalon ketua IPNU serta Melisa Yusrina, satu-satunya bakal calon pemimpin IPPNU Pati.

Menurut Ketua Pelaksana Konfercab, Khoirul Anam mengungkapkan bahwa acara tersebut bertujuan untuk melaksanakan nilai-nilai demokratis dalam organisasi. Sebab, lanjutnya nilai-nilai luhur ini wajib ditanamkan sejak usia pelajar.

“Berlatih demokratis sangat perly. Salah satunya melalui program ini,” ungkapnya.

Selain penanaman nilai, Anam juga menuturkan bahwa program adu visi misi ini sangat diperlukan dalam sebuah organisasi. Menurutnya, para pelajar NU, khususnya di Kabupaten Pati harus mengetahui secara jelas ide dan program yang akan diusung oleh para calon pemimpin mereka.

“Karena ide, gagasan dan program memiliki peranan sebagai ruh dari kaderisasi serta perjuangan organisasi,” ungkapnya.

Rangkaian Acara

Agenda sakral ini dipandu oleh Irma Noviana dan Iqbal Al Havid, Youtuber kondang sekaligus kader IPNU Sukolilo. Acara tersebut dibagi menjadi tiga sesi. 

Sesi pertama yaitu, pemaparan visi, misi dan program. Kedua, sesi tanya-jawab antara peserta dan kandidat, serta sesi terakhir, pertanyaan dan tanggapan antar para kandidat.

“Semoga setelah acara berlangsung akan lahir gagasan-gagasan baru, rumusan dan strategi pengembangan IPNU IPPNU untuk periode mendatang,” harap Sulistiani ketua PC IPPNU Pati yang berhasil ditemui pxnupati.or.id usai acara.

Acara diakhiri dengan ziarah bersama ke makam almarhum Rekan Muhammad Mubarok. Ia merupakan Ketua PC IPNU Pati periode 2011-2013.(yar/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah.. Unsplash.

    Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jihad menurut syariat Islam adalah berjuang/usaha/ikhtiyar dengan sungguh-sungguh.Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan agama Allah atau menjaga agama tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para rasul dan Alquran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • PCNU-PATI

    NU, Nasionalisme dan Bernegara

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia,bahkan tersebar dunia merupakan salah satu ormas yang sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai ormas terbesar di dunia tentunya NU memiliki sumbangsih yang juga besar di masyarakat. Adapun bentuk sumbangsih yang […]

  • Tebasan padi

    Tebasan padi

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sering kita dengar praktek penjualan padi yang masih ada di sawah dengan sistem tebasan (borongan) pada saat musim panen tiba, hal itu dilakukan karena para petani tidak mau mengambil resiko ongkos panen yang cukup besar. Pertanyaan : Bolehkah praktek jual beli secara tebasan tersebut ? Jawaban : Tafsil : Ø Boleh bila belum mencapai nishob, Tidak boleh […]

  • PCNU-PATI Photo by Yehezkiel Gulo

    Embun yang Hinggap di Dedaunan

    • calendar_month Sen, 20 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Embun pagi dan rerumputan/Hijau daun dan warna bunga/Kicau burung yang hinggap di dahan/Matahari bersinar terang/Dan semua ini semakin kurasa/Sebagai nikmat yang telah Kauberikan/Takkan kulangkahkan kakiku lagi/Tanpa bimbinganmu Tuhan… Kata-kata di atas adalah lirik lagu yang disenandungkan Chrisye berjudul Hening. Ada rasa syahdu mendengarnya. Indah sekali. Terutama, di saat mendengarnya sambil […]

  • LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Devisi Litbang telah mengajarkan bagaimana berkebun di lahan sempit serta menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat media tanam. Hal ini di lakukan untuk mengurangi sampah.             “Seandainya semua rumah tangga mau menggunakan plastik bekas minyak goreng atau pun yang lainnya sebagai media tanam, maka tak perlu lagi membeli […]

expand_less