Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 16.374
  • comment 0 komentar

‎YOGYAKARTA – Asrama Mahasiswa Dewantara (Asmadewa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar dan Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Kualitas, Meneliti dengan Integritas: Mewujudkan Karya Ilmiah yang Unggul dan Publikatif” ini dilaksanakan di Gedung Ki Sarino, UST, dan wajib diikuti oleh seluruh penghuni Asmadewa.

‎Dalam sambutannya, Pamong Asmadewa, Dr. Bherrio Dwi Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa penghuni asrama sejak dini. Pelatihan ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan dan dinamika yang kerap dihadapi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.

‎”Ini adalah pembekalan di awal dengan harapan mahasiswa bisa menulis tugas akhir yang baik. Bagaimanapun, semua mahasiswa nantinya pasti akan melewati fase menulis tugas akhir dan artikel ilmiah,” ujar Dr. Bherrio.

‎Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Kajian Tamansiswa (LPKT), Dr. Zainnur Wijayanto, M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran Asmadewa yang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, melainkan laboratorium pembentukan karakter. Menurutnya, ajaran Trilogi Ki Hadjar Dewantara dihadirkan secara utuh dan dalam satu paket di lingkungan Asmadewa.

‎”Asmadewa tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk istirahat, tetapi juga tempat untuk menuntut ilmu dan mengasah karakter demi menghadapi kehidupan yang lebih luas setelah lulus nanti,” tegas Dr. Zainnur.

‎Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Ibda menyampaikan sembilan poin krusial, mulai dari urgensi skripsi, bedah struktur tugas akhir dan artikel ilmiah UST, strategi submit jurnal, hingga etika dan tips penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan ilmiah.

‎Di hadapan para mahasiswa, Dr. Hamidulloh memaparkan esensi penting di balik kewajiban menyusun skripsi. Dalam paparannya, Ibda mengatakan skripsi bukan sekadar syarat kelulusan akademik untuk meraih gelar sarjana, melainkan instrumen penting untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu perkuliahan, sekaligus melatih kemampuan melakukan penelitian secara ilmiah dan sistematis. Selain itu, tugas akhir ini menjadi bukti kompetensi serta kemandirian akademik sebelum terjun ke dunia kerja atau studi lanjut, serta memberikan pengalaman berharga dalam mengolah, menganalisis, dan menyajikan data guna menghasilkan solusi atas permasalahan nyata yang diteliti.

‎Guna menghasilkan karya yang unggul, Dr. Hamidulloh juga mewanti-wanti mahasiswa agar menghindari sepuluh kesalahan fatal dalam menyusun tugas akhir. Menurut Ketua FKPT Jateng itu, terdapat beberapa kesalahan tersebut di antaranya adalah ketidakjelasan masalah, tema, atau judul yang kurang spesifik, serta rumusan masalah yang tidak sinkron dengan latar belakang. “Mahasiswa juga kerap terjebak menggunakan referensi jadul, menyajikan kajian pustaka yang hanya berupa ringkasan kliping, memilih metode riset yang tidak sesuai, serta melakukan analisis data secara dangkal. Lebih parah lagi, ia menekankan bahaya praktik kecurangan akademik seperti plagiasi, duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, penggunaan AI secara sembarangan, bahasa ilmiah yang berantakan, pembahasan yang tidak menjawab rumusan masalah, hingga penulisan yang tidak patuh pada buku pedoman resmi UST,” kata Ibda.

‎Lebih lanjut, Ibda membedah secara rinci sistematika penulisan tugas akhir yang berlaku di UST mulai dari bab pendahuluan hingga penutup. Pada bab pertama pendahuluan, mahasiswa harus memuat latar belakang masalah yang berisi urgensi topik, kesenjangan penelitian, serta ulasan literatur terdahulu, yang kemudian diikuti dengan identifikasi, pembatasan, rumusan masalah, tujuan, hingga manfaat penelitian. Memasuki bab kedua mengenai kajian pustaka, mahasiswa diwajibkan menyajikan perkembangan teori termutakhir yang mencakup kajian teori, penelitian relevan, kerangka alur pikir, dan hipotesis penelitian.

‎Selanjutnya pada bab ketiga metode penelitian, dipaparkan mengenai jenis dan desain penelitian, populasi, sampel, instrumen, serta teknik analisis data kuantitatif maupun kualitatif. Untuk bab keempat hasil penelitian dan pembahasan, fokus diarahkan pada deskripsi temuan berdasarkan rumusan masalah yang kemudian dikaitkan dengan teori serta kajian empirik terdahulu. Terakhir, bab kelima ditutup dengan simpulan berupa penafsiran hasil analisis, implikasi penelitian bagi kebijakan atau teori, serta saran konkret untuk tindak lanjut di lapangan.

‎Seluruh peserta yang hadir tampak antusias menyimak jalannya pelatihan dari awal hingga akhir. Kehadiran rektor sekaligus reviewer 37 jurnal terindeks Scopus ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa asrama agar mampu menulis dengan kualitas tinggi tanpa mengesampingkan integritas akademik. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, para penghuni Asmadewa yang menjadi peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi serta sertifikat sebagai penunjang portofolio akademik mereka. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • PCNU PATI - Hari Santri dan Bursa Jodoh. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Hari Santri dan Bursa Jodoh

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai […]

  • Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan […]

  • Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.566
    • 0Komentar

      Karnaval Nusantara menjadi puncak kemeriahan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Sako Pandu Ma’arif PBNU, Mujiburrahman. Peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Arak-arakan budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang memukau para […]

  • 5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Pati. Perayaan  Kirab Hari Santri Nasional di Pati tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena di sebabkan  diikuti ribuan warga lintas agama. Mereka mulai berjalan dari depan Markas Kodim 0718/Pati di Jalan P Sudirman menuju Alun-alun, Minggu, 22/10. Jamal Makmur mengatakan, Kirab Hari Santri Nasional di Pati diikuti sekitar 5.000 peserta. Mereka berasal dari santri, […]

expand_less