Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Serukan Idulfitri Bermakna, Utamakan Persaudaraan

Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Serukan Idulfitri Bermakna, Utamakan Persaudaraan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
  • visibility 10.504
  • comment 0 komentar

 

SEMARANG — Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Gus Rozin saat di Kantor PWNU Jateng, Jalan dr Cipto Nomor 180 Semarang, Jumat (20/3/2026). Dalam keterangannya, ia mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum kembali kepada kesucian serta mempererat persaudaraan.

“Ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin, taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim. Kami juga memohon maaf lahir dan batin, semoga Allah menerima amal ibadah kita serta mengampuni segala khilaf,” ujar Gus Rozin.

Ia menuturkan, bulan Ramadhan yang telah dilalui memberikan banyak pelajaran penting, mulai dari kesabaran, keikhlasan, hingga pengendalian diri dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Idulfitri, kata dia, hendaknya dimanfaatkan untuk mensucikan hati, mempererat silaturahmi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Lebih lanjut, Gus Rozin menekankan pentingnya kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi umat. Ia mengingatkan bahwa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, kebersamaan, dan solidaritas yang kuat. Mari kita saling tolong-menolong dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar Idulfitri dirayakan dengan penuh kesederhanaan, tanpa berlebihan. Menurutnya, esensi perayaan bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada kembalinya manusia kepada fitrah.

“Rayakan Idulfitri secara substantif, dengan kesederhanaan, memperkuat silaturahmi, dan mensyukuri apa yang kita miliki,” tambahnya.

Mengakhiri pesannya, Gus Rozin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berikhtiar menghadirkan kebaikan bersama serta senantiasa memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

“Semoga Allah senantiasa memperkuat persaudaraan dan persatuan kita semua sebagai anak bangsa,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • img-20220322-wa0000-jpg-2

    Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Para delegadi Fatayat NU Pati dalam acara Lokakarya nasional buah sinergi antara PP Fatayat NU dan Akatiga. BANDUNG – Akatiga bersama PP Farayat NU baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional di Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis (17/3) hingga Minggu (20/3) lalu ini diselenggarakan dengan target BPJS.  Kegiatan bertajuk Lokakarya Nasional Program […]

  • PCNU - PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Saya Bandingkan dengan Negara Lain (1)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    WINONG – Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim baru saja menunaikan ibadah haji tahun ini. Sepulang dari tananh suci, dirinya membeberkan banyak pengalaman menarik selama beribadah di sana.  Kepada pcnupati.or.id, ketua PCNU Pati dua periode tersebut, banyak berkisah seputar pelaksanaan haji 2022 ini. Memang cukup banyak yang diceritakan.  Apalagi, setelah Indonesia absen mengirim jama’ah haji selama […]

  • PCNU - PATI Ponpes Ganra

    Pesantren dan Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi […]

  • Lakpesdam NU Pati & LTN NU  Mengadakan Pelatihan Cyber

    Lakpesdam NU Pati & LTN NU Mengadakan Pelatihan Cyber

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut hari santri Nasional, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia  (LAKPESDAM) serta Lajnah Ta’lif Wa ‘ansr (LTNNU) Pati menyelenggarakan  pelatihan pembuatan Blog dengan tema Resolusi Jihad Cyber di SMK Cordova, Kajen Margoyoso Pati, Ahad (25/10). “Jika dulu seorang santri Jihadnya membawa bambu runcing dan mengusir penjajah. Namun dalam era digital seorang santri harus […]

  • MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala […]

  • PCNU - PATI . (Unsplash/Markus Spiske)

    Detik-Detik Kecelakaan di Kamar Hotel

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Ruangan dengan puluhan lampu gantung bernuansa remang-remang dan eksotis itu sebenarnya sangat cocok untuk sepasang sejoli yang sedang dimabuk cinta. Namun sayang, seringkali hanya sebagai tempat membuang penat dan pelampiasan stress. Seperti gadis yang saat ini duduk bersama lelaki di sudut bar lounge dekat bartender. Sepintas mereka seperti sepasang kekasih, tapi […]

expand_less