Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
  • visibility 493
  • comment 0 komentar

GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama.

Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro’fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada ulama

HUT IPPNU yang sedianya jatuh pada hari ini, Senin (2/3) sengaja disambut tadi malam oleh PAC Gembong. Hal ini sangat beralasan demi matangnya persiapan.

“Panitia kebanyakan pelajar yang libur hari Minggu, jadi persiapannya bisa lebih maksimal sehari penuh.” Tutur Mala Irviana, salah satu panitia.

Berlokasi di Aula Ponpes Shofa Azzahro (PPSA) Gembong, ratusan pelajar NU Kecamatan Gembong memadati gedung. Mereka berasal dari Pengurus Anak Cabang, Pengurus Ranting dan Komisariat IPNU-IPPNU.

Bukan hanya dari kalangan aktifis IPNU-IPPNU, para santri PPSA juga turut memeriahkan suasana. Beragam pamflet, umbul-umbul hingga photoboot dibuat sendiri oleh para santri dalam rangka menyambut HUT IPPNU ini. Mereka antusias mengikuti acara.

“Teman-teman menghias aula sampai jam 3 malam untuk memeriahkan agenda ini.” Ungkap Ahmad Sholihul Hadi, Santri PPSA yang juga mahasiswa IAIN Kudus saat ditemui di sela-sela acara.

Nihayatun Na’ma, ketua PAC IPPNU Gembong, melalui Ahmad Saifuddin (Ketua PAC IPNU) dalam sambutannya menegaskan ungkapan terimakasih kepada para pelajar dan santri yang telah membantu terselenggaranya agenda ini. Dirinya tidak menyangka acara yang berlangsung Minggu malam tersebut akan mendapatkan antusiasme tinggi dari pada peserta yang hadir.

“Saya sangat berterimakasih kepada pihak PPSA, terutama pengasuh, KH. Imam Shofwan, Gus Faiz yang sudah menemani dan mengisi acara ini, pembina serta semua rekan-rekanita yang hadir.” Tutur Saifuddin.

Masak Sendiri

Layaknya dalam beragam agenda selamatan, kegiatan yang digelar oleh para pelajar NU Gembong tersebut juga menyelipkan acara potong tumpeng.

Nihayatun Na’ma menjelaskan kepada pcnupati.or.id, bahwa prosesi pemotongan tumpeng tersebut bermakna simbolik. Menurutnya, nasi tumpeng dengan segala lauk pauknya melambangkan banyak hal.

“Ini simbol kemakmuran, serta simbol persatuan dalam kebhinekaan. Aktifis IPNU-IPPNU ini kan memiliki background yang berda-beda, tapi insya allah bisa bersatu dalam khidmat untuk bangsa melalui organisasi ini.” Ungkapnya.

Na’ma juga menandaskan bahwa tumpeng yang dihidangkan dalam acara itu merupakan hasil karya rekanita-rekanita IPPNU. Para pelajar putri tersebut membuat sendiri nasi tumpeng dengan lauk pauknya.

“Kita punya potensi dalam hal ini, lhoh. Pinter masak, mau berjuang dan calon menantu sholihah nantinya.” Lanjutnya sambil berkelakar.

Acara Inti

Tepat pukul 20.30 WIB. pembacaan Maulid Al Barzanji dimulai. Ini adalah awal acara inti HUT IPPNU. Maulid barzanji dipimpin langsung oleh Gus Faiz Aminuddin, Putra pengasuh PPSA, KH. Imam Shofwan.

Para pelajar NU Gembong antusias mengikuti sholawatan dalan rangka HUT IPPNU ke-65 di Ponpes Shofa Az Zahro, Gembong

Dengan diiringi rebana Shofa Az Zahro yangberkolaborasi dengan Tari Sufi IPNU Gembong, suasana kian semarak. Peserta diizinkan mengibarkan bendera Indonesia dan NU di dalam ruangan tersebut.

Paska pembacaan maulid, acara dialnjut mauidloh hasanah yang diisi oleh K. Ro’fat Hilmy, M.Pd. (Pembina IPNU Kecamatan Gembong) dan Gus Faiz Aminuddin, M.A..

K. Ro’fat menyampaikan semangat mencari ilmu dan mengamalkannya, sedangkan Gus Faiz mengingatkan tentang pentingnya menggunakan ilmu dalam berorganisasi. Para peserta yang mayoritas pelajar khusyu menyimak pemaparan dua materi dari dua ustadz muda ini hingga acara ditutup dengan doa oleh K. Ro’fat tepat pukul 22.30 WIB.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • Photo by fotoblend

    Perseteruan Menjelang Pernikahan

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, […]

  • Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.138
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai. Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju […]

  • PCNU-PATI

    Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Banyak sekali tokoh-tokoh agama kita yang sangat alergi dengan modernisasi karena dipelopori oleh orang-orang Barat. Cak Nur, dalam buku tersebut, membedakan kemodrenan dengan budaya yang datang dari Barat (Westenisasi). Baginya, kemodernan itu sesuatu yang harus diterima karena dia tidak bertentangan dengan Islam. Kemodernan adalah suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, di mana apabila kemajuan ini […]

  • Akademi Pendidikan Da’I  Nusantara

    Akademi Pendidikan Da’I Nusantara

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Pati (Pergunu) dalam waktu dekat akan mengadakan Akademi Pendidikan Da’i Nusantara hal tersebut dilakukan agar supaya menemukan Da’i-Da’i yang berbakat atau pun bakat menjadi Da’i belum terasah. Karena warga Nahliyin Pati khususnya  untuk saat ini telah kekurangan Da’i yang sesuai dengan faham ahlussunah waljamaah dan  fenomena sekarang yang terjadi sebagian Da’i […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Dari pak Siswoyo Bulumanis Pati Assalamualaikum Saya mau tanya pak, mengenai praktek solat istisqo kok tidak dilakukan di masjid saja, malah dilakukan di tempat terbuka seperti alun-alun atau lapangan, apa memang sunnahnya seperti itu? Mohon penjelasannya. Terima kasih Waalaikumsalam Terima kasih atas pertanyaannya. Sholat istisqo` adalah sholat yang  kita lakukan untuk meminta siraman kepada allah […]

expand_less