Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
  • visibility 498
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, torehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka adalah Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif.

Lima siswa dari tim riset MA Salafiyah Kajen yang duduk di kelas XI dan XII itu baru saja menyabet medali emas dalam ajang Asean Innovative Science, Evironmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2024. Lomba ini diselenggarakan pada 2-5 Februari 2024 oleh Fakultas Tehnik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang yang berkolaborasi dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Ketua tim riset MA Salafiyah, Tsalisa Chulaili Sahri Nova mengatakan, lomba ini telah memberikan pengalaman berharga bagi timnya. Menurut dia, untuk mencapai titik ini, pihaknya harus melewati proses yang terjal.

Ia menjelaskan, dalam lomba tingkat internasional itu, timnya telah mengenalkan sebuah inovasi baru, yaitu alat untuk mengecek sel darah putih tanpa melalui jarum suntik. Alat ini mereka beri nama LeukoSense: Next-Gen Leukocyte Detection System. Cara kerja alat ini mirip dengan oxymeter. Namun yang dihitung bukanlah oksigen melainkan darah putih.

Untuk melakukan pengecekan, yakni dengan masukkan jari ke lubang yang telah disediakan. Nantinya alat ini akan membaca hasil data perhitungan sel darah putih dan akan secara otomatis terbaca di layar hand phone melalui aplikasi khusus yang telah di desain, yaitu Blynk iot.

Inovasi inilah yang menghantarkan tim riset MA Salafiyah menyabet medali emas dalam ajang AISEEF 2024.

“Lomba ini cukup memberikan banyak pelajaran, karena harus berusaha sekeras mungkin, berlatih setiap hari, dan tidak lupa berikhtar kepada Allah SWT. Kami juga tak lupa meminta doa restu kepada bapak ibu guru dan juga teman-teman agar diberikan hasil yang terbaik, serta mengirim hadrah dan wasilah kepada para asatidz asatidzah Salafiyah yang sudah mendahului kita,” kata Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Rabu (7/2/2024).

“Di sana kami tidak hanya sekedar mencari kemenangan, melainkan mempelajari apa arti dari sebuah proses. Untuk mencapai titik ini bukanlah suatu hal mudah bagi kami, kegagalan terus terulang berulang  kali dan juga melewati proses jatuh bangun, mendapat kata-kata yang kurang mengenakkan dan lain sebagainya. Tapi hal tersebut tidak membuat mental kami down melainkan menambah semangat kami agar semakin baik supaya mendapat hasil yang maksimal,” lanjut dia.

Adapun guru pembimbing tim riset MA Salafiyah adalah Isyarotuz Zakiyyah dan Moch. Chamdan Yuwafi.

Isyarotuz menjelaskan, anak didiknya mengambil judul Advancements in Non-Invasive Intelligent Technology for Leukocyte Detection, dalam perlombaan itu. Lomba ini diikuti oleh 462 tim dari 17 negara.

“Suatu tantangan tersendiri anak-anak mengikuti event ini, karena event ini diadakan langsung secara offline. Tentu persiapan yang panjang kami lakukan. Mulai buat projectnya sampai mendapatkan sebuah alat bantu kesehatan dan itu tidaklah mudah,” jelas dia.

Ia menuturkan, pihaknya membutuhkan waktu lima bulan untuk persiapan. Itu mulai menentukan ide hingga teori biologi medisnya.

“Persiapan butuh waktu yang panjang sekitar 5 bulan. Menentukan ide, sampai kolaborasi teori fisika kedokteran, teori smart teknologinya, dan teori Biologi medisnya. Jadi tidak hanya satu teori saja tapi perlu pencermatan di beberapa teori,” ungkap dia.

“Hal itu tentu dilakukan anak-anak sesuai arahan pembimbing, sampai anak bisa membuat alat dan bisa dioperasikan pakai HP. Berulang kali anak-anak mencoba pemasangan namun gagal dan akhirnya diulang lagi. Sampai akhirnya mendekati bulan Januari alat tersebut jadi. Proses panjang itu lah yang paling kami hargai melihat kegigihan anak-anak hingga akhirnya rasa lelah, rasa sempat putus asa, serasa terbayarkan dengan mendapatkan gold medal ini. Tentu rasa bahagia dan bangga pada anak-anak menjadi obat tersendiri buat kami karena berkali-kali gagal tapi tidak pernah patah semangatnya,” lanjut Isya. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid. Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. […]

  • PCNU-PATI

    Dapat Dua Penghargaan, Dr. Ibda Berkiprah Jadi Reviewer 19 Jurnal Scopus di 14 Negara

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah  (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mendapatkan dua penghargaan sebagai doktor dengan pencapaian RPL tanpa bebas ujian terbuka, dan dosen of the year dalam bidang publikasi ilmiah terbanyak. Hal itu terungkap pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies […]

  • Khutbah Jum’at : PESAN UNTUK PARA CALON KADES

    Khutbah Jum’at : PESAN UNTUK PARA CALON KADES

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

      الحمد لله, الذي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصالحاتُ, الصلاة والسلام على نبينا وحبيبنا محمد, الذي أَنْزَلَ الله عليه الأياتِ البَيِّنَاتِ, وعلى آله وصحبه ومَنِ اتَّبَعَهُ إلى آخر الساعات, امّا بعد, فيا أيها الناس, اتقوا الله وأطيعوه. واعلموا ان كلا منكم راع مسؤول عن رعيته. وأن الرعاية امانة الله لكم , فلا تغفلوا عن تلك الأمانة. فإنكم […]

  • KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2014
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pcnupati.online. Konferensi MWC NU Kec. Margoyoso Kab. Pati periode 2008-2013 baru saja dilaksanakan Hari Jum’at, 21 Nopember 2014 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Margoyoso Pati. Acara konferensi MWC NU Margoyoso yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Gedung MWC.NU Margoyoso yang baru jadi, tetapi mengingat masih terbatasnya fasilitas, maka dipindahkan ke pondok pesantren Darunnajah (Rumah KH. […]

  • Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

      Para pengurus MWC NU Dukuhseti berfoti bersama usai konferensi DUKUHSETI – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti sukses menggelar Konferensi XII. Agenda agung tersebut guna memilih Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2022-2026.  Kegiatan yang digelar di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti pada Minggu (9/1) ini, turut dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, […]

  • Ilustrasi Branding - PCNU PATI, Photo by Eva Elijas on Pexels

    Branding

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan. Apabila […]

expand_less