Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • visibility 529
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025).

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan situasi yang memprihatinkan. Demo berkali-kali, bahkan merusak fasilitas publik. Mengutip Ibnu Khaldun (1332–1406 M) dalam kitab Muqaddimah, menjelaskan bahwa kekuasaan yang dibangun atas dasar kekerasan (mulk al-qahr) tidak bertahan lama. Kekerasan dibalas kekerasan hanya menciptakan siklus dendam dan keruntuhan sosial. Jadi kekerasan, tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan. Api tak bisa dipadamkan dengan api,” kata dia.

Ibda juga mengatakan, bahwa filsuf muslim Al-Farabi (872–951 M) dalam karyanya Ara’ Ahl al-Madinah al-Fadilah (Pandangan Penduduk Kota Utama) menekankan bahwa masyarakat ideal dibangun dengan hikmah (kebijaksanaan), bukan kekerasan. Menurutnya, pemimpin yang bijak tidak menggunakan kekerasan untuk melawan kekerasan, karena hal itu hanya memperpanjang konflik. “Ia mengibaratkan pemimpin sebagai tabib yang mengobati masyarakat dengan ilmu dan akhlak, bukan dengan pedang,” lanjut Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut.

Ibda juga mengutip Martin Luther King Jr. (1929–1968) mengatakan ‘kegelapan tidak dapat mengusir kegelapan: hanya cahaya yang bisa melakukannya. Kebencian tidak dapat mengusir kebencian, hanya cinta yang bisa melakukannya.’

Ibda melaporkan, bahwa FKPT Jawa Tengah telah melaksanakan program mandatori, mulai dari Pitutur Cinta, Survei IRT dan IPR, dan hari ini adalah Rembuk Merah Putih. “Kegiatan non-mandatori kita adalah survei pendidikan damai, lomba karya tulis ilmiah, dan lomba cipta puisi menolak radikalisme,” papar dia.

Sementara itu, Gubernur Jateng yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Pradhana Agung Nugraha, menyampaikan di Jawa Tengah untuk mencegah radikalisme dan terorisme telah melibatkan 381 mitra. “Ini tersebar pada enam wilayah karesidenan,” kata dia.

Di Jawa Tengah, kata dia, juga ada program Jogo Tonggo. “Jogo Tonggo ini sudah ada mulai dari tingkat RT untuk menjaga kondusivitas daerah masing-masing,” lanjut dia.

Agenda ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, akademisi, pemuda, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan.

Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rembuk Merah Putih menjadi forum dialog strategis untuk membangun kesadaran kolektif dalam mencegah radikalisme, intoleransi, dan potensi terorisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Dalam kesempatan itu, pihaknya secara resmi membuka kegiatan.

Dalam kesempatan itu, keynote speaker Anggota DPR RI Komisi XIII dr. Raja Faisal Manganju Sitorus mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan melahirkan pemuda yang cerdas, kritis, dan cinta tanah air. “Radikalisme bisa lahir karena distorsi informasi, pemelintiran informasi, dan propaganda atas nama agama,” kata dia.

Ia juga menyoroti radikalisme yang tidak bisa lepas dari ideologi, digitalisasi dan psikologi. Pihaknya mengajak peserta yang hadir untuk berkomitmen menjaga NKRI dalam kondisi apapun untuk memperkokoh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama bangsa Indonesia.

Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan Rembuk Merah Putih bertajuk “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” diisi dengan diskusi panel oleh narasumber Direktur Pencegahan BNPT RI Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., penulis skenario nasional Swastika Nohara S.Psi, M.A., Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng Ermy Sri Ardhyanti, S.Sos., yang dimoderatori Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI Kolonel (Sus) Dr. Harianto, S.Pd., M.Pd, dengan sesi terakhir adalah lomba penulisan feature. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    CLUWAK-Sebanyak 67 anggota IPNU-IPPNU Ranting Desa Sumur, Cluwak  mengikuti kegiatan Makesta (masa kesetiaan anggota), Senin 12 Agustus sampai Selasa 13 Agustus 2019.  Acara yang diadakan di gedung muslimat NU desa Sumur ini menghadirkan instruktur dari IPNU-IPPNU cabang Pati. Pembukaan Makesta IPNU-IPPNU Desa Sumur Kecamatan Cluwak Dalam acara pembukaan, hadir pengurus ranting NU, muslimat, fatayat dan […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

  • Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id GEMBONG – Peringatan Hari Santri 2022 masih belum usai. Pada hari ini, Minggu (23/10), MWC-NU Gembong menggelar perayaan tahunan bagi kaum santri tersebut. Kegiatan bertajuk Apel Hari Santri dan Jalan Sehat Sholawat ini diikuti sedikitnya 1000 orang. Mereka terdiri dari pengurus MWC NU, Pengurus Ranting NU, pengurus Banom-Banom NU serta jama’ah yasin dan tahlil […]

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

  • Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.239
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – PAUD Terpadu Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam Lomba Praktik Baik Guru jenjang Kelompok Bermain (KB) yang diselenggarakan oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Margoyoso pada 29 April 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Pati pada Minggu (3/5/2026). Perwakilan dari KB […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri di Kayen Gelar Apel dan Kirab

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id  – Peringatan Hari Santri Nasional 2022 yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati berlangsung meriah. Kegiatan itu diisi dengan acara kirab.   Ketua panitia kegiatan, Rasmo mengatakan, peringatan Hari Santri tahun ini memang sengaja diperingati dengan meriah. Hal itu bertujuan untuk mengenalkan HSN kepada seluruh lapisan masyarakat.  Sebelum […]

expand_less