Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 3 Kriteria Pemimpin

3 Kriteria Pemimpin

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
  • visibility 362
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Shalikhin*

“Jika tiga orang keluar untuk bepergian, maka hendaklah mereka mengangkat satu dari mereka sebagai pemimpin rombongan” (HR. Abu Dawud).

Hadits ini begitu menghujam dada, lantaran, penulis baru menyadari bahwa, ungkapan ini hanyalah satu pemantik. Sedangkan efek domino filolofisnya bisa begitu panjang.

Maksudnya, begini, Nabi menyabdakan hal remeh temeh itu, agar ummatnya berfikir, jika rombongan saja harus ada pemimpin, apalagi sebuah komunitas, organisasi, negara dan seterusnya. Setelah itu, muncullah pertanyaan, Bagaimana pemimpin yang baik? Apa saja yang harus dimiliki pemimpin? Ini domino effect filosofis pertama.

Kemudian muncul lagi sub-pertanyaan, bagaimana jika bawahannya bengini begitu? Apa yang dilakukan pemimpin dalam kondisi ini dan itu? Dan akan anda sub-sub pertanyaan yang terus menyambung dari pertanyaan sebelumnya.

Sebenarnya Nabi Muhammad sudah menyertakan manual book dalam urusan leadership, misalnya “berikan amanah kepada yang ekspert di bidangnya”, “sebaik-baik pemimpin adalah yang dicintai dan mencintai kalian” dan seterusnya.

Dari hadits pertama saja sudah jelas bahwa, leader yang baik seharusnya memiliki tiga kriteria wajib yang tidak boleh ditawar, yaitu: personality (kepribadian), capability (sesanggupan) dan ability (kemampuan) (Wahjosumudjo, 1987).

Pertama, kepribadian. Kepribadian seperti halnya emanasi. Sifat-sifat leader akan luntur dan mewarnai secara dominan kultur organisasi.

Bagaimana wajah organisasi, biasanya sinkron dengan kepribadian leader. Apakah dia humble, demokratis, oportunis, agresif, diktator atau bahkan penjilat, sebagian besar (untuk tidak mengatakan semua) elemen organisasi akan tertular kepribadian leader.

Ke dua, kesanggupan atau kapabilitas. Kriteria ini juga very very important untuk dimiliki seorang leader. Dengan menyanggupi sebuah jabatan, maka seseorang seharusnya bisa bertanggungjawab dengan apa yang dibebankan kepadanya.

Ke tiga, kemampuan. Yaps! Kriteria terakhir ini ancap kali diabaikan oleh kebanyakan kita, warga plus 62. Orang orang dengan Ability nol, bisa jadi detempatkan di pos-pos penting, hanya dengan modal kedekatan emosional, ABS (asal bapak suka) dan retorika ‘menjual diri’ yang indah mempesona.

Bisa juga mereka kokoh dalam kepribadian, sanggup menerima jabatan dan memiliki kemampuan yang bagus di satu bidang. Hanya saja, tidak ditempatkan sesuai dengan kemampuannya. Misalnya, pengusaha dari keluarga kaya raya yang disuruh mengurusi pendidikan di Indonesia.

Banyak komunitas, organisasi, lembaga, instansi atau badan yang ada di negara kita, melalaikan posisi ability sebagai salah satu kerangka membangun organ yang kokoh. Hasilnya, orang-orang dengan kemampuan Omdo (omong doang) ditempatkan di lokasi yang membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar retorika. Dengan demikian, tidak ada konektifitas antara ability yang dimiliki dengan jabatan yang diemban.

Endingnya, roda kepemimpinan melemah. Ditambah lagi, untuk terlihat keren dan berwibawa, orang-orang dengan ability rendah biasanya hanya bisa suruh ini-itu dan menyalahkan sana-sini tanpa bisa memberikan solusi.

Tentu pola semacam ini harus kita hindari. Sudah saatnya kita bangkit, era Ordal (orang dalam), Jastip (jasa titip) jabatan harus kita buang jauh-jauh demi terwujudnya Indonesia yang bukan hanya terlihat keren tapi juga memiliki nilai jual berkat kualitas bukan berkat provider Jastip.

*penulis merupakan Mudir di Ponpes Shofa Az Zahro Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Seribu anak yatim di Kabupaten Pati memadati Gedung Haji Pati, Selasa (26/3/2024). Mereka berbondong-bondong mengikuti santunan yang dibalut dengan buka bersama. Kegiatan ini dalam rangka Santunan 11 Ribu Anak Yatim oleh PT Sukun. Yang mana, di Kabupaten Pati ini PT Sukun bekerja sama dengan Lazismu dan Lazisnu untuk menyukseskan acara ini. Santunan ini […]

  • Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati – Himpunan Mahasiswa Alumni MA. Madarijul Huda (HIMAMADA) menggelar Expo Campus HIMAMADA 2025 di komplek MA. Madarijul Huda Kembang, Dukuhseti, Pati pada Sabtu (25/1/2025). Kegiatan diawali dengan pembukaan, dialog, dan Expo Campus yang menghadirkan 24 kampus di Indonesia. Dalam pembukaan, selain Kepala Yayasan Pengembangan Madarijul Huda KH. Fuad Abdillah, SE., hadir jajaran dewan […]

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • Dibuka Jokowi, Puluhan Ribu Warga NU Ikuti Jalan Sehat di Solo

    Dibuka Jokowi, Puluhan Ribu Warga NU Ikuti Jalan Sehat di Solo

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. SOLO – Puluhan Ribu warga Nahdlatul Ulama ikuti jalan sehat Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat Nasional 2023 di Surakarta. Kegiatan itu juga merupakan rangkaian acara menuju 1 Abad NU. Jalan sehat itu dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di depan Pura Mangkunegaran, Minggu (22/1/2023), pada pukul 06.00 WIB.  Kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

  • Tujuh Ranting Fatayat-Muslimat di Kecamatan Gembong Resmi Dilantik

    Tujuh Ranting Fatayat-Muslimat di Kecamatan Gembong Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Anak Cabang Fatayat dan Muslimat NU Kecamatan Gembong melakukan pelantikan untuk tujuh ranting tang ada di Kecamatan Gembong. Ketujuhnya adalah Gembong, Sitiluhur, Pohgading, Alastuwo, Bermi, Plukaran dan Kedungbulus. Acara berlangsung Minggu (8/9) pagi hingga jelang siang hari. Bertempat di aula Pondok Pesantren Shofa Az Zahro’ Sentul, Gembong ratusan anggota Fatayat dan Muslimat memadati Pesantren […]

expand_less