Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Muru’ah

Muru’ah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
  • visibility 619
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Malam ahad kemarin saya mengikuti acara suluk maleman untuk pertama kalinya di Rumah Adab Indonesia Mulia. Malam itu adalah edisi ke 149 dengan menghadirkan Mbah Mus atau Kyai Ahmad Musthofa Bisri, KH. Nawawie Kholil, Budi Maryono, dan tentu saja Habib Anis Sholeh Baasyin. Episode kali ini adalah tentang menjaga muru’ah. Acaranya begitu sederhana yaitu dengan mendengarkan nasihat-nasihat dari orang-orang alim yang dihadirkan serta diiringi oleh musik sampak gusuran. Genre musik yang berbeda dengan lainnya.

Pada penyampaian pertama oleh Bib Anis saya mendapat garis besar bahwa muru’ah adalah kehormatan, harga diri. Harga diri erat kaitannya dengan malu. Setiap manusia memiliki malu yang diciptakan Tuhan. Namun meski begitu masing-masing individu diberikan kebebasan dalam menjaga dan mengontrol malu tersebut. Menurut pandangan orang-orang zaman dahulu laki-laki dan perempuan itu kehormatannya berbeda. Laki-laki kehormatannya ada pada ucapannya, sedangkan perempuan ada pada kemaluannya.

Selain menyampaikan kata pengantar tentang arti muru’ah agar dapat mudah dipahami oleh yang mendengarkan, Bib Anis juga menambahkan beberapa contoh kasus yang berkaitan dengan muru’ah atau harga diri. Salah satu contohnya yang masih saya ingat adalah banyaknya orang yang tanpa malu menampakkan wajahnya dibeberapa titik dengan ditambah kalimat “saya orang yang amanah”. Kalimat pembenaran atas sesuatu yang mungkin saja berbeda dengan keseharian seperti itu tampak “diwajarkan” dalam urusan politik. (kalimat ini adalah tambahan dari curahan hati saya)

Kemudian Mbah Nawawi menambahkan dengan bercerita bahwa setiap manusia sejak kecil sudah dilatih dengan muru’ah. Pemberian nama dari orang tua adalah muru’ah itu sendiri. Mbah Nawawi menyampaikan dengan menceritakan pengalamannya saat mengisi acara di Jakarta. Ketika itu saat Mbah Nawawi istirahat di hotel, tiba-tiba ada yang mengirimkan pesan berisi penawaran tukang pijat lengkap dengan kenikmatan duniawinya. Proses menjaga muru’ah ini kemudian diterapkan Mbah Nawawi dengan menolak tawaran itu. Karena menurut Mbah Nawawi jika ia menerima tawaran tersebut, maka yang akan menanggung malu bukan hanya beliau tetapi juga orang tua yang sudah memberinya sebuah nama juga gurunya.

Dari sini kita bisa menemukan titik kesamaan dari apa yang disampaikan oleh Bib Anis juga Mbah Nawawi yaitu muru’ah erat kaitannya dengan malu. Mengutip arti sebuah Hadist bahwa malu itu sebagian dari iman. Tentu dengan begitu kita memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindunginya. Dan menurut saya salah satu jalan dalam menjaga harga diri adalah dengan membiasakan berbicara dan bertindak yang jujur.

Saya hanya bisa menjabarkan beberapa dari banyak hal yang saya dapatkan dalam mengikuti kegiatan Suluk Maleman waktu itu. Apalagi nasihat yang disampaikan Mbah Mus, sungguh kamu harus mendengarkannya sendiri. Selengkapnya bisa kamu lihat pada tayangan ulangnya di youtube suluk maleman. Jika ditanya apakah saya mendapat sesuatu setelah mengikuti acara tersebut, jawabannya iya. Saya kembali diingatkan dan belajar lagi tentang banyak hal.

Intinya yang mampu dan bisa menjaga harga diri adalah kita sendiri. Tuhan juga sudah membekali dengan logika dan ilmu yang disebarkan pada seluruh penjuru bumi ini. Tinggal bagaimana sikap yang akan kita pilih.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asah Potensi Diri, Pelajar NU Ikuti Pelatihan Pembuatan Roti

    Asah Potensi Diri, Pelajar NU Ikuti Pelatihan Pembuatan Roti

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Tiga pelajar NU yang mengikuti pelatihan pembuatan roti demi asah potensi diri PATI-Tiga kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) ikuti pelatihan pembuatan roti di BLKK Balai Komunitas Al Ikhlas Kabupaten Pati. Tiga kader tersebut diantaranya Abdul Ghofur, Kader IPNU Pati, Maulana, Kader IPNU Kudus, dan Andi yang juga berasal dari IPNU Kudus. Kegiatan tersebut mereka […]

  • MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala […]

  • IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.047
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Pati menggelar acara Halalbihalal sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII dengan khidmat. Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Peran Kader PMII untuk Indonesia Tangguh di Era Global”, kegiatan ini dipusatkan di TPQ Al Ittihad Jatiroto, Kecamatan Kayen, pada Ahad (12/4/2026). ​Acara […]

  • Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.416
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, KH Abdul Ghafar Rozin memberikan sambutannya pada Wisuda Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab 2025 yang diselenggarakan pada di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/25). Dalam sambutannya, Gus Rozin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa wisuda tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang pemberian ijazah tanpa makna yang mendalam. […]

  • Membongkar Rahasia Perdukunan

    Membongkar Rahasia Perdukunan

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari […]

  • Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengadakan seminar terkait ideologi Radikal, acra bertempat di gedung NU lantai 3 dengan menghadirkan pemateri Dr. Jamal Makmur Asmani, 21/5 kemarin. Dr. Jamal menjelaskan, Kader kader muda NU harus diselamatkan dari bahaya ideologi radikal yang terus menyerang kader bangsa. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, Pertama, mengokohkan paham Aswaja Annahdliyyah […]

expand_less