Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 696
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, mendirikan klinik rawat inap. Rencananya, para pasien yang berobat di klinik ini bakal digratiskan.

Klinik ini dibangun menggunakan dana dari program infak Rp 5 ribu per bulannya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim serta Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, turut hadir pada peletakan batu pertama pembangunan klinik tersebut, Selasa (4/6/2024) kemarin.

KH Yusuf Hasyim menceritakan perjuangan MWC NU Kecamatan Winong dalam membangun klinik tersebut.

Awalnya, mereka berusaha membeli mobil layanan umat melalui program Koin NU yang hingga sekarang bakal membangun Klinik Pratama Rawat Inap menggunakan dana infak Rp 5 ribu perbulan.

Ia berharap, program MWC NU Kecamatan Winong bisa menjadi contoh MWC NU kecamatan lain.

“Kalau 21 MWC persis seperti MWC Winong, kita akan mengalahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, kita punya Anggaran Pendapatan Belanja Nahdlatul Ulama (APBNU) sendiri,” kata dia.

Untuk diketahui, pada 2023 kemarin, PCNU Kabupaten Pati melalui Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) berhasil mengelola dana mencapai Rp 38 miliar. Total dana tersebut di antaranya berasal dari MNC NU Winong.

Melihat perjuangan MWC NU Kecamatan Winong ini, KH Yusuf Hasyim berharap Klinik Pratama Rawat Inap bakal serupa dengan program terdahulunya yakni mobil layanan umat.

Yusuf menyebut, saat ini PCNU Kabupaten Pati mempunyai mobil layanan umat sebanyak 37 unit. Tetapi untuk rumah sakit, PCNU Pati belum memiliki.

“Kalau punya mobil layanan umat mengantarkan pasien gratis, tapi berobatnya ke tetangga sebelah, ya terus kita kan punya beban. Maka kita mulai berpikir ini waktunya membuat rumah sakit sendiri dari NU. Caranya di Winong buat klinik dulu, nanti di PCNU dibuat rumah sakit,” tutur dia.

Ketua PWNU Jateng, KH. Abdul Ghaffar Rozin berharap, program yang dijalankan MWC NU Kecamatan Winong dapat menjadi contoh bagi MWC NU lainnya.

“Munculnya klinik di MWC NU Kecamatan Winong menjadi pionir di daerah lain. Tidak hanya memberikan layanan NU saja, tapi bagian jihad untuk memberi layanan kepada kelompok lain,” ucap dia. (angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAATNYA WARGA NU BERGABUNG  DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    SAATNYA WARGA NU BERGABUNG DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 881
    • 0Komentar

    Warta NU, Pengurus Cabang Nahdlatul  Ulama Kab. Pati pada hari Ahad, 4 Oktober 2015 bertempat di Aula PCNU Kab. Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tentang Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Undangan yang hadir dalam acara  tersebut antara lain dari unsur Ketua-Ketua Yayasan, Kepala-Kepala Madrasah atau Sekolah yang didirikan oleh warga NU. ada sekitar 100 […]

  • Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.284
    • 0Komentar

      Pati – Alumni Madrasah TBS Kudus dari Kabupaten Pati atau Ikatan Siswa Abiturien Tasywiquth Thullab Salafiyah (IKSAB) Pati ikut memperingati satu abad madrasah tersebut. Mereka pun menggelar doa bersama dan memilih ketua baru. Kegiatan yang digelar di Ponpes Darul Hidayah, Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ini berjalan dengan khidmat, Sabtu (1/11/2025) […]

  • Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

    Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Hariati (kanan) bersama keluarga kecilnya sedang mengamalkan ijazah dari PCNU Pati untuk menangkal covid 19 PATI-Ribuan Keluarga NU di Pati serentak membaca sholawat nariyah malam ini, Sabtu (4/4). Hal ini sejalan dengan intruksi PCNU Pati terkait usaha lahiriyah melawan covid 19 yang kini sedang merebak. Tujuannya bukan hanya membebaskan corona dari Kabupaten Pati, namun juga […]

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Puisi Ahmad Amiruddin

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Hijrah Burung Burung [kutilang] yang dulu hanya ada didesa ini, sempat menjadi makanan pelor-pelor anak desa ini, kini mulai bertelur diperbatasan desa, anak-anak itu tak sadar bahwa burung yang biasa melompat menerobos cahaya melewati carang-carang daun tiba-tiba hilang. Burung itu merajut sarangnya diantara carang-carang yang belukar, agar kelak anak yang ada dalam telur ini bisa […]

  • Jeng Yah

    Jeng Yah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di tengah kepulan asap kretek yang menyatu dengan aroma masa, Gadis Kretek, sebuah karya Ratih Kumala, melukiskan narasi sejarah rokok di Indonesia. Terbit perdana pada tahun 2012, dan kini novel ini telah lahir versi filmnya. Hal ini tentu saja memberikan dimensi baru pada ceritanya yang telah melekat di hati pembaca. […]

expand_less